|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 9 Agustus 2022 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut: Keamanan Data Layanan Kesehatan
Tahun 2020 dan 2021 ditandai sebagai tahun – tahun ketika kesehatan menjadi pusat kepedulian. Namun, ketika melihat ke dalam ekosistem ini, keamanan data kesehatan terlihat luas, berbelit – belit, jaringan yang sering redundan, dan tidak efisien. Setiap pemain dalam ekosistem kesehatan – perusahaan asuransi, penyedia data, rumah sakit, laboratorium, farmasi, perusahaan teknologi kesehatan, dan pasien, memiliki prioritas berbeda. Dalam mengelola perbedaan ini, keamanan data kesehatan mulai dilontarkan. Ini merupakan waktu untuk menyadari dan mengatasi problem keamanan data kesehatan. Webinar Peluncuran Indonesia Health Services (IHS) “Reportase Peran Persi dalam turut Serta Mendorong Kesiapan RS di Indonesia terkait Integrasi Data ke Platform Indonesia Health Services Satu Sehat Kemenkes RI”
Webinar ini dilaksanakan oleh Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai Platform Satu Sehat dalam rangka peluncuran Indonesia Health Services (IHS) di Indonesia. Webinar ini dibuka oleh pengantar dari Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Salah satu narasumber yang hadir dalam webinar tersebut adalah dr. R. Koesmedi Priharto, Sp.OT.FICS,FAPOA, M.Kes. Business Continuity Plan: Menyelamatkan Kelangsungan Bisnis RS Pasca Kejadian Bencana
Pandemi COVID-19 sepertinya belum akan berakhir. Beberapa negara bahkan kembali mengalami lonjakan kasus. Peta hot-spots kasus COVID-19 di seluruh dunia yang dirilis New York Times per 30 Juli 2022 menunjukkan beberapa negara di Eropa, Australia, dan Jepang mengalami lonjakan kasus tertinggi. Sebagian besar Asia termasuk Indonesia masih berada pada zona aman, namun kenaikan kasus harian juga mulai terjadi sejak pertengahan Juni, dimana pada 30 Juli lalu telah terjadi lebih dari 5.300 kasus baru, dengan total kasus aktif sebanyak 49 ribu kasus (covid19.go.id). Potensi Rencana Strategis COVID-19 di Rumah Sakit
Pandemi COVID-19 berdampak negatif bagi rumah sakit. Rumah sakit harus bertahan dan membuat berbagai modifikasi dalam upaya beradaptasi dengan kondisi yang tidak menentu, bahkan mengubah strategi rumah sakit rencana yang telah dibuat sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kembali berbagai rencana strategis rumah sakit dan mengevaluasi aspek – aspek yang sering berubah selama pandemi, serta menentukan potensi strategis perencanaan yang dapat digunakan. Pemasaran Holistik
Pemasaran adalah bidang yang sangat sarat dengan berbagai macam persoalan ketika kita hendak menentukan pilihan strategi mana yang akan diterapkan dalam mengelola bisnis. Sebagai gambaran saja ketika kita meminta saran pada lima ahli pemasar berbeda untuk memberi tahu pendekatan pemasaran terbaik, ada kemungkinan besar kita akan mendapatkan lima jawaban berbeda. Sehingga terkadang kita malah jadi bingung sendiri untuk memilih mana saran yang tepat bagi kita. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Pentingnya Lean Hospital dalam Siklus Pendapatan Rumah Sakit |
|
Perselisihan Medis dan Kepuasan Pasien: Bagaimana Manajemen Rumah Sakit Penting? |
Keamanan Data Layanan Kesehatan

Sumber : https://www.freepik.com/
Tahun 2020 dan 2021 ditandai sebagai tahun – tahun ketika kesehatan menjadi pusat kepedulian. Namun, ketika melihat ke dalam ekosistem ini, keamanan data kesehatan terlihat luas, berbelit – belit, jaringan yang sering redundan, dan tidak efisien. Setiap pemain dalam ekosistem kesehatan – perusahaan asuransi, penyedia data, rumah sakit, laboratorium, farmasi, perusahaan teknologi kesehatan, dan pasien, memiliki prioritas berbeda. Dalam mengelola perbedaan ini, keamanan data kesehatan mulai dilontarkan. Ini merupakan waktu untuk menyadari dan mengatasi problem keamanan data kesehatan.
Eniyati Mulai Bergerak Perbaiki Persoalan di RSUD Berkah Pandeglang yang Kotor dan Jutek
Pandeglang – Dirktur RSUD Berkah, Eniyati mulai membenahi rumah sakit plat merah yang dipimpinnya. Pembenahan itu mulai dari pelayanan, kebersihan hingga tata kelola parkir yang dinilai berantakan.
“Saya benahi itu yang tidak menggunakan biaya dulu. Pas saya pertama masuk, duh acak-acakan banget, pelayanan kurang ramah, kotor dan parkir juga berantakan,” kata Eniyati, Kamis 4 Agustus 2022.
Limbah Cair RSUD Rohul Kini Bisa Diolah Jadi Air Bersih Dengan AOP
MEDIA CENTER ROHUL – Pengolahan limbah Medis menjadi sebuah keniscayaan yang harus dilakukan sebaik mungkin oleh Rumah Sakit. manajemen pengolahan limbah yang buruk, dapat berdampak terhadap tercemarnya lingkungan.
Menyadari pentingnya memiliki sistem pengolahan limbah yang baik, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu, melakukan upgrade sistem pengolahan limbah cair dengan menerapkan teknologi terbaru agar pengolahan limbah dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Anies Ganti Nama RSUD Jadi ‘Rumah Sehat’, Kemenkes Jelaskan Aturannya
Jakarta – Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dr Siti Khalimah menyebut pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah berunding dengan Kemenkes RI membahas pergantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DKI Jakarta. Seperti diberitakan sebelumnya, Anies disebut berencana mengganti 31 RSUD Jakarta menjadi Rumah Sehat.
Menurut dr Siti, Dinkes DKI ingin melakukan branding agar muncul semangat pola hidup sehat di masyarakat. Sementara mengacu pada UU No 44 tahun 2019, hingga Permenkes No 14 tahun 2021, nama institusi rumah sakit harus memperhatikan hal kepemilikan dan kekhususan.
Pelayanan di RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar Kian Membaik
BATUSANGKAR – Kinerja petugas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Ali Hanafiah Batusangkar kian membaik.
Bupati Eka Putra saat berkunjung ke rumah sakit ini kemarin malam menyampaikan apresiasi atas membaiknya pelayanan diberikan pada pasien.
RSUD Mataram Kembali Rawat Pasien Covid-19
REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram kembali merawat satu pasien Covid-19 dan sembilan pasien Covid-19 lainnya dirawat di rumah sakit swasta dan Rumah Sakit Provinsi (RSUP) Nusa Tenggara Barat. Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Mataram Eka Nurhayati mengatakan, pasien Covid-19 yang dirawat saat ini berasal dari Jati Sela, Kabupaten Lombok Barat.
“Pasien itu menjadi pasien pertama kita yang dirawat sejak penyebaran Covid-19 mulai melandai pada awal tahun, karena temuan kasus setiap hari nol,” katanya.
IGD RSUD Syamsudin Sukabumi Membludak
Sukabumi – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH dipenuhi pasien yang akan berobat ke berbagai poli. Kondisi tersebut sudah terjadi pasca kasus COVID-19 terkendali di Kota Sukabumi.
Hal itu diungkapkan Plt Direktur Utama RSUD Syamsudin Yanyan Rusyandi. Menurutnya, ada beberapa faktor yang mendasari meningkatnya jumlah pasien di IGD hingga membludak.
Reportase Peran Persi dalam turut Serta Mendorong Kesiapan RS di Indonesia terkait Integrasi Data ke Platform Indonesia Health Services Satu Sehat Kemenkes RI
Webinar Peluncuran Indonesia Health Services (IHS)
“Reportase Peran Persi dalam turut Serta Mendorong Kesiapan RS di Indonesia terkait Integrasi Data ke Platform Indonesia Health Services Satu Sehat Kemenkes RI”
Selasa, 26 Juli 2022
Webinar ini dilaksanakan oleh Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai Platform Satu Sehat dalam rangka peluncuran Indonesia Health Services (IHS) di Indonesia. Webinar ini dibuka oleh pengantar dari Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Salah satu narasumber yang hadir dalam webinar tersebut adalah dr. R. Koesmedi Priharto, Sp.OT.FICS,FAPOA, M.Kes.
RSUD Karanganyar Bangun Ruang ICU, ICCU dan NICU Senilai Rp 8,4 Miliar
Karanganyar — RSUD Kabupaten Karanganyar membangun ruang perawatan ICU, ICCU dan NICU senilai Rp 8,4 miliar. Penanganan pasien yang kurang maksimal melatarbelakangi pembangunan ruang intensif itu.
“Adanya ICU, ICCU dan NiCU ini untuk mengantisipasi rujukan yang butuh waktu. Biasanya saat RSUD Karanganyar merujuk ke RSUD dr Moewardi, harus butuh jawaban dari sana. Dan itu harus ngoyo supaya pasien segera ditangani. Padahal selama waktu tersebut, kondisi pasien semakin memburuk. Minimal, mereka bisa menunggu dengan kontrol yang lebih baik di ICU, ICCU dan NICU,” kata Dirut RSUD Karanganyar, Iwan Setiawan Adji kepada Timlo.net, Senin (1/8).













