Reportase
Workshop Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan RS
Pemanfaatan Informasi Unit Cost Rumah Sakit untuk Berbagai Pengambilan Keputusan di Era JKN
Yogyakarta, 29-31 Juli 2026

PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Workshop Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan Rumah Sakit Batch 11. Workshop dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Khas Malioboro Yogyakarta dan diikuti oleh 12 peserta secara luring. Peserta berasal dari berbagai instansi seperti rumah sakit daerah dan rumah sakit swasta. Latar belakang pendidikan para peserta juga beragam, diantaranya dari ekonomi, tenaga medis, dan tenaga kesehatan.

Kegiatan dibuka dengan materi Pentingnya Rumah Sakit Mampu Mengelola Informasi Unit Cost di Era JKN oleh Yos Hendra, SE., MM., Ak.,CA., M.Ec.Dev. selaku pemateri dan fasilitator. Yos menyampaikan bahwa perubahan lingkungan rumah sakit di era JKN menimbulkan konsekuensi yang dihadapi oleh rumah sakit, baik rumah sakit yang memberikan pelayanan pasien JKN ataupun non-JKN. Yos juga menegaskan pentingnya hubungan antara produk layanan dengan biaya rumah sakit sebagai kendali mutu dan kendali biaya. Ilmu akuntansi sangat diperlukan untuk analisis biaya unit cost rumah sakit yang rumit karena banyaknya produk, aktivitas, dan sumber daya agar menjadi valid.

Sesi selanjutnya disampaikan oleh Arief Surya Irawan, S.E., M.Com. Ak., CA. yang membahas akuntansi biaya dan manajemen rumah sakit. Arief menyampaikan bahwa rumah dakit adalah organisasi pelayanan kesehatan dengan tantangan pengelolaan biaya yang kompleks. Adanya akuntansi biaya akan membantu rumah akit untuk mengukur, mengendalikan, dan menginformasikan biaya untuk berbagai pengambilan keputusan secara tepat.

Sesi terakhir di hari pertama ditutup dengan materi persiapan collecting data template unit cost yang disampaikan oleh Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA. Dalam sesi ini, para peserta memperoleh pembekalan untuk persiapan melakukan simulasi pengumpulan data, dimulai dari identifikasi kebutuhan serta sumber data, metode collecting data, hingga prinsip-prinsip collecting data. Barkah menegaskan bahwa collecting data adalah tahapan yang paling krusial, karena kualitas data nantinya akan sangat menentukan pada akurasi hasil.

Hari kedua workshop dibuka dengan materi simulasi collecting dan analisis unit cost yang dipandu oleh Husniawan Prasetyo, S.E selaku pemateri dan fasilitator. Dalam sesi simulasi tersebut, para peserta menggunakan Microsoft Excel sebagai tools pengolahan unit cost dengan template yang telah disediakan. Husniawan menjelaskan bahwa tools unit cost tersebut dapat diterapkan di berbagai jenis rumah sakit, mulai dari rumah sakit dengan layanan sederhana hingga yang lebih kompleks. Para peserta tampak sangat antusias dalam mengikuti praktik simulasi tersebut. Mulai dari pengumpulan data biaya berdasarkan unit dan jenisnya, lalu dilanjutkan dengan melakukan analisis penghitungan hingga menghasilkan output unit cost pada masing-masing layanan.

Selanjutnya pada hari ketiga atau hari terakhir workshop, Barkah Wahyu P., S.E., Ak., CA. selaku pemateri dan fasilitator memberikan materi tentang Simulasi Analisis Data Unit Cost dan Simulasi Penyusunan Tarif berdasarkan pada Unit Cost. Dalam kesempatan tersebut, Barkah menjelaskan bahwa hasil penghitungan unit cost nantinya dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan evaluasi pembiayaan oleh manajemen rumah sakit, baik untuk pelayanan pada pasien JKN maupun pada tarif rumah sakit secara menyeluruh. Pada sesi penutup, para peserta dipaparkan dan diberikan kesempatan untuk melakukan experience pada software penghitungan unit cost yang saat ini sedang dikembangkan oleh PKMK FK-KMK UGM.
Reporter: Husniawan Prasetyo







