Natuna (ANTARA) – Tiga rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, diperkuat dokter spesialis dan peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, dikonfirmasi dari Batam, Kamis, mengatakan tiga RSUD yang dimaksud Tarempa, Palmatak, dan Jemaja.
RSUD Tarempa, kata dia, memiliki tiga dokter spesialis berstatus pegawai negeri sipil (PNS), yakni spesialis obstetri dan ginekologi, patologi klinik, dan penyakit dalam. Selain itu, RSUD Tarempa juga memiliki empat dokter residen pada program anestesiologi dan terapi intensif, obstetri dan ginekologi, bedah, serta penyakit dalam.
Sementara itu, RSUD Palmatak memiliki tiga dokter spesialis yang terdiri atas dua PNS dan satu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), masing-masing pada bidang bedah, patologi anatomi, dan anak.
Rumah sakit ini juga menjadi tempat pendidikan tiga dokter residen pada program obstetri dan ginekologi, penyakit dalam, serta anestesiologi dan terapi intensif.
“Adapun RSUD Jemaja memiliki dua dokter spesialis berstatus PNS, yakni spesialis obstetri dan ginekologi serta anak. Rumah sakit ini juga diperkuat dua dokter Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS) Kementerian Kesehatan pada bidang anestesi dan bedah,” ucapnya.
Secara keseluruhan, lanjut dia, terdapat tujuh dokter residen yang menjalani pendidikan spesialis di RSUD Tarempa dan RSUD Palmatak. Mereka berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) dan Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri).
Ia berharap keberadaan peserta pendidikan spesialis tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di daerah kepulauan.
“Jika dua dokter PGDS Kemenkes tersebut juga dihitung sebagai peserta pendidikan spesialis, totalnya menjadi sembilan orang,” ujar dia.
Sumber: kepri.antaranews.com







