
Keterbatasan finansial di industri rumah sakit berpotensi memperparah ketimpangan layanan kesehatan, menghambat investasi dalam perawatan medis mutakhir, serta memengaruhi hasil perawatan pasien. Hubungan saling ketergantungan antara kondisi ekonomi rumah sakit dan kesejahteraan masyarakat secara umum menyoroti pentingnya pengawasan keuangan yang cermat dan kebijakan layanan kesehatan yang inovatif. Kolaborasi yang efektif antara pembuat kebijakan, administrator layanan kesehatan, dan pemangku kepentingan sangat penting dalam pengembangan model ekonomi berkelanjutan yang memberikan bobot yang sama terhadap kehati-hatian fiskal dan hasil yang optimal bagi pasien.
















