| Edisi Minggu ke 5: Selasa 4 Februari 2020
Reportase Webinar Diskusi PMK Nomor 3 Tahun 2020 dari Perspektif Pengelola Rumah Sakit
Diskusi ini dimoderatori oleh Putu Eka Andayani, SKM, MKes dengan narasumber tunggal Dr. dr. Beni Satria, S.Ked., M.Kes., SH, MHKes. Dr. Beni seorang pakar dan praktisi muda dari kota Medan yang sangat aktif dalam pembahasan kebijakan dan manajemen RS di Indonesia. Forum ini juga bagian dari program FK-KMK UGM untuk memberi kesempatan para pemikir muda kebijakan dan manajemen kesehatan Indonesia untuk memaparkan buah pikirannya. Reportase: Prince Mahidol Award Conference (PMAC) 2020
Health inequity is an intractable problem and requires multi-sectoral action. This session is to support a UHC movement that engages structures with a deep sensitivity to the experiences of the community. We would like to see UHC from the bottom-up, from the lens and experiences of communities, looking through the lenses of vulnerable populations whose hurdles to universal health coverage overlap with risks to life and limb. Update N-CoV 2019: Teknologi Sebagai Strategi
Hingga Senin (3/2/2020) siang, jumlah kasus infeksi N-CoV 2019, atau lebih dikenal sebagai Novel Coronavirus, yang terkonfirmasi kian bertambah. Di Amerika sendiri sebanyak 11 kasus telah terkonfirmasi. Sejak kasus pertama yang terkonfirmasi dan dirawat di sebuah RS Washington, teknologi sudah digunakan sebagai strategi untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari infeksi menular ini. Pengaruh Virus Corona Pada Sektor Ekonomi
Saat ini virus corona menjadi perhatian dunia termasuk Indonesia. Penyebaran virus ini sangat cepat, tercatat pertama ditemukan pada Desember 2019 hingga 2 Februari 2020 korban mencapai 305 meninggal dunia dan 14.568 terinfeksi di seluruh dunia, dengan korban terbanyak di Cina (Kompas.com). Dampak dari wabah corona tidak hanya terbatas pada aspek kesehatan saja, namun aspek keuangan juga sangat dipengaruhi dengan adanya wabah corona. Kepemimpinan untuk Inovasi dalam Layanan Kesehatan
Meskipun kepemimpinan telah dipelajari secara luas, sebagian besar penelitian telah berfokus pada bidang politik dan militer. Pekerjaan yang lebih baru juga meneliti peran kepemimpinan di sektor-sektor seperti manufaktur dan teknologi, kedua bidang dimana penting untuk mendorong dan memelihara inovasi. Namun, di sektor kesehatan, dimana inovasi sekarang menjadi agenda kebijakan di banyak negara, ada sedikit penelitian tentang bagaimana kepemimpinan dapat menumbuhkan budaya inovasi. Dalam perspektif ini, ditulis untuk mereka yang ingin mendorong inovasi di sektor kesehatan, peneliti menawarkan pendekatan sintesis naratif dari delapan teori dan konsep yang telah ditunjukkan secara empiris untuk mendukung inovasi melalui semua fase proses inovasi. Artikel ini dipublikasikan pada 2018 di International Journal of Health Policy and Management Seminar Outlook Arah Kebijakan Sistem Rujukan di Indonesia Sistem Rujukan pasca terbitnya PMK 3/2020: Bagaimana sistem rujukan pasien BPJS dan Peran Dinas Kesehatan Provinsi? Kamis, 13 Februari 2020 Pada 2014 telah diterbitkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.02.02/MENKES/390/2014 tentang Pedoman Penetapan Rumah Sakit Rujukan Nasional. Permenkes ini membahas adanya rumah sakit rujukan nasional, rujukan provinsi , dan rujukan regional. Strategi pelaksanaan rumah sakit rujukan pada 2017 dengan melakukan pemetaan rumah sakit rujukan nasional, propinsi, regional dengan penguatan sistem telematika. Webinar Bagaimana Faktor Sosial Ekonomi dan Ketidaksetaraan Mempengaruhi Stunting di Indonesia Kamis, 27 Februari 2020 Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup kuat dalam dekade terakhir, kesenjangan dalam bidang gizi masih tinggi. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan penurunan prevalensi Stunting di tingkat nasional sebesar 6,4% selama periode 5 tahun, yaitu dari 37,2% (2013) menjadi 30,8% (2018). Global Nutrition Report 2016 mencatat bahwa prevalensi stunting di Indonesia berada pada peringkat 108 dari 132 negara. Dalam laporan sebelumnya, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 17 negara yang mengalami beban ganda gizi, baik kelebihan maupun kekurangan gizi. Di kawasan Asia Tenggara, prevalensi stunting di Indonesia merupakan tertinggi kedua, setelah Cambodia. Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) Kursus Internal Penyusunan Proposal Rencana Strategis RS Rujukan Kementerian Kesehatan telah menetapkan 130 rumah sakit sebagai pusat rujukan provinsi dan regional. Setelah berjalan selama kurang lebih empat tahun, sistem ini belum berjalan dengan optimal. Terdapat banyak aspek yang berpengaruh, salah satunya adalah belum terintegrasinya perencanaan di rumah sakit rujukan dengan yang ada di dinas kesehatan sebagai leading sector yang merancang sistem sampai dengan mengawasi pelaksanaannya. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Reportase: Prince Mahidol Award Conference (PMAC) 2020 Side Meeting SE012– The Equity Initiative |
|
Permenkes No.3 Th. 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit |
|
|
2019 Novel Coronavirus, Duka Dunia Di Awal 2020 |
|
Ketidaksetaraan Terkait Pendapatan Dalam Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Indonesia 1993 – 2014 |
Pengaruh Virus Corona Pada Sektor Ekonomi

Saat ini virus corona menjadi perhatian dunia termasuk Indonesia. Penyebaran virus ini sangat cepat, tercatat pertama ditemukan pada Desember 2019 hingga 2 Februari 2020 korban mencapai 305 meninggal dunia dan 14.568 terinfeksi di seluruh dunia, dengan korban terbanyak di Cina (Kompas.com). Dampak dari wabah corona tidak hanya terbatas pada aspek kesehatan saja, namun aspek keuangan juga sangat dipengaruhi dengan adanya wabah corona.
Ini Prestasi dr Taufiq Hidayat Saat Menjadi Direktur RSUD Genteng Banyuwangi
BANYUWANGI – Bagi ratusan ribu masyarakat Banyuwangi, khususnya yang tinggal di wilayah selatan, nama RSUD Genteng, tentu sudah sangat familiar. Karena fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah ini adalah salah satu jujugan utama ketika hendak berobat atau rawat inap.
Tapi siapa sangka, sejak berdiri tahun 1981, penghargaan bergengsi dalam hal pelayanan, baru diraih pada tahun 2019. Baru tahu bukan?.
Ya, sejarah baru tersebut terukir setelah RSUD Genteng, berada dibawah komando dr Taufiq Hidayat, MKes, SpAnd (K). dan itu tercipta dalam waktu yang lumayan singkat. Karena dr Taufiq baru menjabat Direktur RSUD Genteng, tercatat sejak 25 Januari 2019.
Kemenkes Tetapkan RSUD TC Hillers Maumere Rujukan Isolasi Virus Corona
MAUMERE–Merebaknya penderita virus corona ke berbagai belahan negara di dunia termasuk ke Indonesia mendorong penyiapan sumber daya dan fasilitas rumah sakit.
Meski belum ditemukan pasien tertular virus corona di NTT, antisipasi sudah dilakukan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menetapkan RSUD dr.TC.Hillers Maumere di Pulau Flores menjadi rujukan pasien virus corona.
KARS Kembali Verifikasi RSUD dr Slamet Garut
BUPATI Garut H. Rudy Gunawan, menerima dr. Nieke Resmiati Saleh, MARS selaku Ketua Bidang Manajemen pada Tim Surveyor Verifikasi Akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) RSUD dr.Slamet Garut, di Aula Kantor Direktur RSUD dr.slamet Garut, Senin (3/2/2020).
Menurut Direktur RSU dr. Slamet Garut, dr. H.Husodo Dewo Adi, kedatang tim surveyor untuk verifikasi tahap kedua terhadap perencanaan perbaikan strategis yang menjadi rekomendasi tim verifikasi kepada pihak RSUD dr.Slamet. Tim ini menilai kekurangan yang akan menjadi bahan perbaikan bagi pihak RSUD dr.Slamet.
3 Bulan Tak Bisa Bayar Jaspel Pegawai, RSUD Klungkung Pinjam dana
Klungkung– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung menunggak pembayaran jasa pelayanan (Jaspel) pegawainya selama tiga bulan, dengan nilai mencapai Rp6 miliar. RSUD Klungkung tidak memiliki cukup uang, karena pembayaran klaim dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang kerap terlambat. Untuk mengatasi masalah ini, RSUD Klungkung berencana meminjam dana talangan dengan jaminan klaim BPJS.
Memahami PMK No. 3/2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit dari Perspektif Pengelola RS
Kerangka Acuan Kegiatan
Divisi Manajemen Rumah Sakit PKMK FK – KMK UGM bekerjasama dengan Minat Manajemen Rumah Sakit FK – KMK UGM menyelenggarakan
Diskusi melalui webinar mengenai:
“Memahami PMK No. 3/2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit dari Perspektif Pengelola RS”
Kamis, 6 Februari 2020
Pengantar
Setelah PMK Nomor 30 Tahun 2019 yang merupakan pengganti PMK Nomor 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit sempat ditunda pelaksanaannya, kini Kementerian Kesehatan RI akhirnya mengeluarkan PMK Nomor 3 Tahun 2020 yang mengatur hal tersebut. PMK ini sekaligus membatalkan berlakunya PMK Nomor 30 Tahun 2019.
Ada banyak hal yang berbeda pada PMK Nomor 3 Tahun2020 ini dibandingkan dengan dua PMK pendahulunya. Berbagai perubahan ini akan mempengaruhi implementasi kebijakan JKN, rujukan berjenjang, sampai ke distribusi tenaga dan fasilitas kesehatan. Banyak RS akan naik kelas karena kapasitas tempat tidurnya memenuhi syarat. Tarif yang menjadi dasar pengajuan klaim ke BPJS juga akan berbeda. Dari sisi supply, peluang bagi dokter spesialis untuk bekerja di kota besar makin terbuka lebar dengan banyaknya RS Kelas C dan Kelas D yang bisa menjadi tempat praktik. Lalu bagaimana pemerintah menjamin RS – RS di kota kecil dan DTPK tetap terisi oleh dokter spesialis?
Berbagai isu di atas akan mempengaruhi cara – cara pengelolaan rumah sakit di masa depan. Hal ini menjadi concern Divisi Manajemen Rumah Sakit PKMK FK – KMK UGM dan para pengelola Minat Manajemen Rumah Sakit, yang melatarbelakangi dilaksanakannya diskusi ini.
Tujuan
Diskusi ini bertujuan untuk:
- Membedah PMK Nomor 3 Tahun 2020 dan membahas perubahan – perubahan peraturan mengenai klasifikasi dan perizinan rumah sakit;
- Mendiskusikan apa saja konsekuensi perubahan peraturan pada rumah sakit dan sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan;
- Mengusulkan rekomendasi mengenai strategi untuk menjamin ketersediaan pelayanan di daerah non-kota besar dan DTPK.
Agenda Kegiatan
Hari, Tanggal : Kamis, 6 Februari 2020
Waktu : 09.00 – 12.00 WIB
Tempat : Auditorium Lt.1 Gedung Pascasarjana Tahir Foundation FK – KMK UGM
Link Webinar : https://attendee.gotowebinar.com/register/5067807826671455491
Webinar ID : 687 – 580 – 771
Target Peserta
- Direktorat Pelayanan Rujukan Kementerian Kesehatan
- Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota
- Perhimpunan dan Asosiasi RS (PERSI, ARSADA, ARSSI, ARSPTN, ARSVI, dan lain – lain)
- Pemilik dan Pengelola Rumah Sakit
- Peneliti dan Konsultan Manajemen Rumah Sakit
- Dosen dan Mahasiswa S2 khususnya Minat Manajemen Rumah Sakit/Administrasi Rumah Sakit
Narasumber dan Moderator
Narasumber:
Dr. dr. Beni Satria, S.Ked, M.Kes, SH, M.H.Kes.
Moderator:
Putu Eka Andayani, SKM, M.Kes.
Detail Susunan Acara
| Waktu | Topik | Narasumber |
| 09.00 – 09.05 | Pembukaan | Moderator |
| 09.05 – 10.30 |
Memahami PMK No 3/2020 dari Perspektif Pengelola RS |
Dr. dr. Beni Satria, S.Ked, M.Kes, SH, M.H.Kes. MEMAHAMI Perbedaan Permenkes No 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit |
| 10.30 – 11.45 | Diskusi | Moderator |
| 11.45 – 12.00 | Penutup dan Kesimpulan (Rekomendasi) | Moderator |
Referensi
- PMK Nomor 30 Tahun 2019
- PMK Nomor 56 Tahun 2014
- Paparan Kemenkes RI tentang Klasifikasi dan Perizinan RS
Informasi
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK), FK – KMK UGM
Narahubung kepesertaan :
Maria Lelyana
Email : [email protected]
Kontak : 0811 101 9077
Telp/Fax : 0274 549425 (hunting)
Narahubung konten:
Putu Eka Andayani, SKM, M.Kes.
Email : [email protected]
Kontak : 081 234 576 582
Sempat Mogok, Dokter RSUD Dumai Kembali Bekerja
DUMAI – Setelah sempat melakukan mogok kerja para dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai kembali bekerja seperti biasa.
“Hari ini seluruh dokter sudah mulai bekerja seperti biasa,” kata Sekretaris Daerah Kota Dumai, Herdi Salioso Rabu (29/1/2020).
Sekda berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Mudah-mudahan kejadian serupa tidak terulang lagi. Kasihan masyarakat yang ingin berobat,” ungkap Sekda.
Diduga Ada Pelanggaran Permenkes di RSUD Karawang
Karawang – Direktur Utama RSUD Kabupaten Karawang Diduga melanggar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 56 tahun 2014, karena telah mengangkat Kepala Instalasi Forensik RSUD dari gelar akademik yang bukan berasal dari ahli medis.
Entah karena faktor politik atau ekonomi, Kepala Instalasi Forensik sebelumnya bahkan dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh orang lain dengan gelar akademik Sarjana Agama (S.Ag).
RSUD Benteng Sudah Layani Operasi Katarak
Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di daerah itu sudah bisa melayani seperti operasi katarak.
Selain operasi Katarak, RSUD Benteng juga sudah bisa melayani operasi sesar. Dirut RSUD Benteng dr Listikasari Hillen mengungkapkan, bahwa hal tersebut dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.















