NusaBali – Ternyata atap gedung ini sudah bocor hingga air hujan menggenangi lantai. Kondisi itu menjadi sorotan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat berkunjung ke RSUD Klungkung, Minggu (9/2). Bupati langsung menugaskan Dirut RSUD Klungkung dr Nyoman Kesuma untuk segera mengatasi kebocoran tersebut. Dia diminta berkoordinasi dengan pihak rekanan untuk menindaklanjuti. “Isi tanda pada bagian yang mengalami kebocoran, agar nantinya ketika pihak rekanan datang, kebocoran bisa segera ditangani,’’ tegas bupati.
RSUD Munyang Kute Bener Meriah Miliki Gedung IGD Baru, Ini Fasilitasnya
REDELONG – Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi yang di wakilli Asisten II Ekonomi dan Pembangunan, Abdul Muis ST MT meresmikan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute Kabupaten Bener Meriah, Senin (10/2/2020).
Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru saja selesai direnovasi dengan meningkatkan berbagai fasilitas diantaranya, Kamar Operasi Darurat, Ruang Dekontaminasi, Ruang Airbone Disease, dan Ruang Persalinan Darurat.
Karyawan RSUD Brebes Demo, Pasien Poliklinik Telantar hingga 2 Jam
Brebes, Jawa Tengah, telantar lebih dari dua jam menyusul ratusan karyawan rumah sakit berpelat merah tersebut menggelar aksi unjuk rasa menuntut keadilan terkait pembagian jasa medis, Senin (10/2/2020).
Poliklinik yang harusnya memberikan pelayanan sejak pukul 07.00 WIB, baru dibuka setelah pukul 09.00 WIB.
Kondisi demikian dikeluhkan pasien, salah satunya Diana, warga Desa Pemaron, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.
Edisi Minggu ke 6: Selasa 11 Februari 2020
| Edisi Minggu ke 6: Selasa 11 Februari 2020
Reportase Webinar Sistem Rujukan Pasca Terbitnya PMK Nomor 3 Tahun 2020 : Bagaimana Sistem Rujukan Pasien BPJS Dan Peran Dinas Kesehatan Provinsi?
Melanjutkan webinar diskusi PMK Nomor 3 Tahun 2020 dari perspektif pengelola rumah sakit pada 6 Februari 2020, Divisi Manajemen Rumah Sakit PKMK bekerja sama dengan Minat Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan dan MMR FK – KMK UGM menyelenggarakan Seminar Outlook Arah Kebijakan Sistem Rujukan di Indonesia terkait dengan pasca terbitnya PMK No 3 Tahun 2020 pada 13 Februari 2020. Prof. Laksono memaparkan dengan membuka pertanyaan apakah PMK No. 3 / 2020 akan berdampak pada rujukan ? Apakah rujukan berjenjang akan terus dipertahankan oleh BPJS atau menjadi situasi bebas merdeka dalam hal rujukan ? Untuk reportase lengkap silakan klik tautan berikut ini. Diskusi dan Webinar Outlook Arah Kebijakan RS di Era JKN Apa Dampak PMK No. 3/2020 terhadap Tarif INA-CBG? Bagaimana Kemungkinan Adanya Tarif Tunggal? Rabu, 19 Februari 2020 Pada 2020 Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan PMK No. 3/2020 yang mengatur Klasifikasi dan Perizinan RS. PMK ini sekaligus membatalkan berlakunya PMK 30/2019. Dipandang dari segi proses kebijakan, terbitnya PMK No. 3/2020 menarik untuk dikaji karena ada pro dan kontra. Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004
Hingga saat ini, pengelolaan limbah medis masih sering menjadi permasalahan bagi beberapa rumah sakit. Beberapa masalah yang ditemui dapat berupa perijinan hingga kelalaian pihak manajemen untuk memperhatikan permasalahan dalam pembuangan limbah medis. Dikutip dari antaranews.com, rumah sakit – rumah sakit yang berada di Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masih mengalami kendala perijinan pembuangan limbah rumah sakit karena hingga saat ini sebagian besar rumah sakit tersebut hanya mengantongi ijin pembuangan limbah sementara yang harus diperpanjang dalam satu tahun dimana hal ini merepotkan rumah sakit. Namun, pemerintah DLH Kabupaten Sleman menyatakan bahwa memang pemberian ijin tetap pembuangan limbah rumah sakit tidak bisa sembarangan diberikan kepada rumah sakit yang ada di Sleman karena letak rumah sakit. Hingga saat ini hanya ada beberapa rumah sakit yang mengantongi ijin tetap pembuangan limbah medis, hal ini dikarenakan letak rumah sakit yang ada di pinggir sungai sehingga mempermudah rumah sakit dalam melakukan upaya pengelolaan limbah medis cair dari rumah sakit. Evaluating Epidemics by Assessing Health Inequality Currently coronavirus outbreak that sweep city of Wuhan on December 2019 and continuously spread had become the center of attention of the world. This novel coronavirus without an official name, often referred as 2019-nCoV, had taken thousands of victims across mainland of China and dozen in some other countries as well. It is an epidemic that could possibly become pandemic if no precautions are taken. Reportase Webinar Diskusi PMK Nomor 3 Tahun 2020 dari Perspektif Pengelola Rumah Sakit
Diskusi ini dimoderatori oleh Putu Eka Andayani, SKM, MKes dengan narasumber tunggal Dr. dr. Beni Satria, S.Ked., M.Kes., SH, MHKes. Dr. Beni seorang pakar dan praktisi muda dari kota Medan yang sangat aktif dalam pembahasan kebijakan dan manajemen RS di Indonesia. Forum ini juga bagian dari program FK-KMK UGM untuk memberi kesempatan para pemikir muda kebijakan dan manajemen kesehatan Indonesia untuk memaparkan buah pikirannya. Webinar Bagaimana Faktor Sosial Ekonomi dan Ketidaksetaraan Mempengaruhi Stunting di Indonesia Kamis, 27 Februari 2020 Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup kuat dalam dekade terakhir, kesenjangan dalam bidang gizi masih tinggi. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan penurunan prevalensi Stunting di tingkat nasional sebesar 6,4% selama periode 5 tahun, yaitu dari 37,2% (2013) menjadi 30,8% (2018). Global Nutrition Report 2016 mencatat bahwa prevalensi stunting di Indonesia berada pada peringkat 108 dari 132 negara. Dalam laporan sebelumnya, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 17 negara yang mengalami beban ganda gizi, baik kelebihan maupun kekurangan gizi. Di kawasan Asia Tenggara, prevalensi stunting di Indonesia merupakan tertinggi kedua, setelah Cambodia. Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) Kursus Internal Penyusunan Proposal Rencana Strategis RS Rujukan Kementerian Kesehatan telah menetapkan 130 rumah sakit sebagai pusat rujukan provinsi dan regional. Setelah berjalan selama kurang lebih empat tahun, sistem ini belum berjalan dengan optimal. Terdapat banyak aspek yang berpengaruh, salah satunya adalah belum terintegrasinya perencanaan di rumah sakit rujukan dengan yang ada di dinas kesehatan sebagai leading sector yang merancang sistem sampai dengan mengawasi pelaksanaannya. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Reportase: Prince Mahidol Award Conference (PMAC) 2020 |
|
Update N-CoV 2019: Teknologi Sebagai Strategi |
|
|
Pengaruh Virus Corona Pada Sektor Ekonomi |
|
Kepemimpinan untuk Inovasi dalam Layanan Kesehatan |
Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004
Pengelolaan Limbah Rumah Sakit
Berdasarkan
Kepmenkes RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004

Hingga saat ini, pengelolaan limbah medis masih sering menjadi permasalahan bagi beberapa rumah sakit. Beberapa masalah yang ditemui dapat berupa perijinan hingga kelalaian pihak manajemen untuk memperhatikan permasalahan dalam pembuangan limbah medis. Dikutip dari antaranews.com, rumah sakit – rumah sakit yang berada di Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masih mengalami kendala perijinan pembuangan limbah rumah sakit karena hingga saat ini sebagian besar rumah sakit tersebut hanya mengantongi ijin pembuangan limbah sementara yang harus diperpanjang dalam satu tahun dimana hal ini merepotkan rumah sakit. Namun, pemerintah DLH Kabupaten Sleman menyatakan bahwa memang pemberian ijin tetap pembuangan limbah rumah sakit tidak bisa sembarangan diberikan kepada rumah sakit yang ada di Sleman karena letak rumah sakit. Hingga saat ini hanya ada beberapa rumah sakit yang mengantongi ijin tetap pembuangan limbah medis, hal ini dikarenakan letak rumah sakit yang ada di pinggir sungai sehingga mempermudah rumah sakit dalam melakukan upaya pengelolaan limbah medis cair dari rumah sakit.
Evaluating Epidemics by Assessing Health Inequality
Currently coronavirus outbreak that sweep city of Wuhan on December 2019 and continuously spread had become the center of attention of the world. This novel coronavirus without an official name, often referred as 2019-nCoV, had taken thousands of victims across mainland of China and dozen in some other countries as well. It is an epidemic that could possibly become pandemic if no precautions are taken.
Present situation had shown us the scale of threat an outbreak can be. Sign and symptom as well as management of patient already infected with a disease are usually already extensively studied, possibly because it affects a person directly. However, it is of an equal importance to learn about the prevention of a disease, in this case more specifically on outbreak, in order to decrease the number of people fall ill to the disease in the future.
RSUD Ulin Banjarmasin gelar seminar kekerdilan dirangkaian hari HPN
Banjarmasin – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menggelar seminar kekerdilan (stunting) dalam rangkaian puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2020.
“Permasalahan gizi merupakan isu yang cukup besar di dunia dan penurunan kekerdilan juga masih dinilai lambat,” ucap Gubernur Kalsel H Sahbirin Nor di Banjarmasin, Sabtu.
Kekerdilan adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.
Tangani TKA Tiongkok, Dinkes Terbitkan Suket setelah Inkubasi 14 Hari
JEPARA, Radar Kudus – Tiga Tenaga Kerja Asing (TKA) yang baru tiba dari Tiongkok diperiksa kesehatannya kemarin. Ketiganya merupakan pekerja di PT Jiale Indonesia Textile. Dinas Kesehatan (Dinkes) akan menerbitkan surat keterangan hasil pemeriksaan. Setelah masa inkubasi 14 hari.
Pemeriksaan kemarin disaksikan oleh petugas Dinkes Jepara bersama dengan Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat. Mereka melihat secara langsung pemeriksaan petugas medis Puskesmas Pecangaan.
Ketiga TKA yang diperiksa terdiri dari Lu Hui (Shanghai), Lien Fengjuan (Shandong), Wu Dalow (Jiangsu). Mereka dalam kondisi sehat dan tidak terindikasi tanda-tanda virus korona. Dengan kembalinya tiga orang tersebut, berarti saat ini 28 TKA yang bekerja di PT Jiale yang sebelumnya pulang ke Tiongkok sudah tiba seluruhnya di Kota Ukir.
KARS Tetapkan RSUD Sekayu Peraih Akreditasi Tingkat Paripurna
Pelayanan prima yang dicanangkan RSUD Sekayu berbuah manis. Pasalnya Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah resmi menetapkan RSUD Sekayu, sebagai peraih akreditasi bintang lima atau tingkat paripurna.
Peraihan tersebut tentu sangat setara dengan pelayanan yang dijalankan RSUD Sekayu. Betapa tidak, sejak dua tahun belakangan ini terobosan-terobosan program terus digencarkan sesuai dengan visi dan misi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang komitmen menciptakan pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas.
Belum Jadi Rujukan, RSUD Wonogiri Tetap Berlatih Tangani Pasien Suspect Corona
WONOGIRI — Petugas medis RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri melatih kemampuan maupun peralatan penanganan pasien suspect Corona lewat simulasi, Kamis (6/2/2020).
Simulasi dibagi menjadi empat adegan yang diperagakan termasuk rujukan pasien dari Puskesmas, rumah sakit, dan masyarakat sendiri yang datang ke rumah sakit. Pantauan Solopos.com, simulasi itu dimulai ketika terdengar suara sirene ambulans dari Puskesmas Wonogiri II memasuki parkir ruang ICU.
Seseorang terlihat terbaring lemah di ranjang ambulans. Ada 3-4 orang berpakaian putih-putih mendekati ambulans dan bergegas membawanya ke ruang isolasi.













