| Edisi Minggu ke 31: Selasa 4 Agustus 2020
Reportase Webinar Pelayanan PCR Mandiri di Rumah Sakit sebagai Salah Satu Inovasi Pelayanan Terpadu 6 Agustus 2020
Webinar kali ini merupakan pertemuan lanjutan pembahasan mengenai PCR kerjasama PKMK FK-KMK UGM dengan National Hospital. Prof Dr. Aryati, dr. MS. Sp.PK(K) dan Prof Dr. Jusak Nugraha, dr. MS. Sp.PK(K) selaku pembicara pada pertemuan webinar kali ini. Prof Jusak sebagai pembicara pertama menyampaikan mengenai pengalaman implementasi multiplex PCR di rumah sakit dan studi kasus di National Hospital. Tantangan yang Dihadapi Tenaga Kesehatan Wanita pada Pandemi Covid-19 Community of Practice for Health Equity
|
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Menjaga Keberlangsungan Pelayanan Kesehatan Seksual Reproduksi Maternal Neonatal Anak dan Remaja (SRMNCAH) Selama Pandemi COVID-19 |
||
Tantangan yang Dihadapi Tenaga Kesehatan Wanita pada Pandemi Covid-19
Kurangnya kapasitas tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor kesenjangan pelayanan kesehatan selama COVID-19. Menurut data dari International Labour Organization, banyak negara telah mengalami kekurangan tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19 karena jam kerja panjang, upah yang rendah, dan kendala keselamatan kerja dan risiko yang tinggi di lapangan.1 Terlebih lagi, faktor – faktor tersebut memiliki dampak yang lebih besar bagi wanita. Secara global, wanita menempati 70% dari tenaga kesehatan profesional.2 Adapun di Indonesia, daerah – daerah pedesaan dan pelosok sangat bergantung pada pelayanan kesehatan yang diberikan oleh para bidan. Seorang bidan di daerah rural umumnya sangat dipercayai oleh masyarakat dan seringkali memberikan pemeriksaan dasar dan konseling kesehatan sebelum masyarakat pergi ke puskesmas atau fasilitas kesehatan yang lebih tinggi.3 Wanita juga seringkali terlibat dalam pelayanan kesehatan masyarakat sebagai sukarelawan dan pekerja sosial. Lantas, apa yang membedakan besarnya beban dan risiko yang dihadapi tenaga kesehatan wanita dan pria, terutama selama pandemi COVID-19?
RSUD Andi Makkasau Terima Bantuan dari Media Televisi Swasta Nasional
PAREPARE – Rumah Sakit Umum (RSU) Andi Makkasau Kota Parepare, menerima bantuan peralatan kesehatan penanganan Covid-19, dari salah satu media televisi swasta nasional.
Bantuan diterima oleh Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSU Andi Makkasau, Ibrahim Kasim, di Gedung Barugae, rumah jabatan Wali Kota Parepare, Selasa (4/7/2020).
Jumlah Kasus Covid-19 Naik, Ruang Rawat Inap di RSUD Aceh Barat Daya Tutup
Meningkatnya jumlah warga yang positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Barat Daya Provinsi Aceh membuat ruang rawat inap RSUD Teungku Pekan terpaksa ditutup hingga dua pekan.
Selain warga, tenaga medis di rumah sakit tersebut juga dikabarkan positif terpapar Covid-19.
Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim meminta agar warga tidak panik. Dia mengemukakan, penutupan tersebut dilakukan lantaran pertimbangan teknis.
Sekjen Kemenkes Serahkan Bantuan Ventilator dan Oksigen untuk RSUD di Kalbar
Hi!Pontianak – Kalimantan Barat menjadi daerah yang memiliki tingkat kesembuhan COVID-19 yang tertinggi se-Indonesia. Karena itu, Sekjen Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, mengunjungi beberapa rumah sakit di Kalbar, serta memberikan sejumlah peralatan medis.
Pada kunjungannya, Kamis (30/7), Oscar menyerahkan langsung bantuan berupa 1 unit ventilator ke RSUD Soedarso, 1 unit oksigen ke RSUD Soedarso, dan 1 unit oksigen ke RSUD Kota Pontianak.
Kebijakan Harga Rapid Test di RSUD Wangaya, Berikut Nominalnya
DENPASAR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya mengatur ulang harga rapid test sesuai yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan RI maksimal Rp 150 ribu.
Harga rapid test diselaraskan karena tidak ingin memberatkan rakyat, terlebih prekonomian rakyat Indonesia yang anjlok di masa pandemik.
Mulanya harga rapid test di RSUD Wangaya sebesar Rp 360 ribu, dan sekarang sudah menyelaraskan dengan kebijakan Kemenkes menjadi Rp 147 ribu.
Namun, kata Sutikayasa itu merupakan harga di luar pelayanan, ia menambahkan jika harga pelayanan sebesar Rp 28 ribu.
8 Nakes Positif Covid-19, Poliklinik Rawat Jalan RSUD Sanjiwani Ditutup
GIANYAR. Sejumlah pelayanan di RSUD Sanjiwani Gianyar ditutup sementara mulai Rabu (29/7). Penutupan tersebut diumumkan melalui akun medsos.
Sejumlah ruangan pelayanan di RSUD Sanjiwani telah dipasangi stiker pengumuman, yang bertuliskan “Pengumuman sehubungan dengan pelaksanaan disinfektan dan sterilisasi UV seluruh ruangan gedung poliklinik dan pendaftaran selama 3 hari. Untuk itu, pelayanan Poli Rawat Jalan sementara tutup, untuk pasien yang memerlukan pelayanan darurat akan dilayani di IGD. Poli buka kembali 1 Agustus 2020”. Pengumuman ini tertera dibuat oleh Humas RSUD Sanjiwani.
RS Darurat Covid-19 Standar Internasional di RSUD NTB Beroperasi Bulan Depan
Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB membangun Rumah Sakit (RS) Darurat khusus untuk penanganan pasien Covid-19 berstandar internasional di kompleks RSUD NTB. Pembangunan RS Darurat Covid-19 tersebut dikebut selama tiga bulan dan ditargetkan beroperasi pada 17 Agustus mendatang.
‘’Ini rumah sakit darurat (Covid-19). Alhamdulillah ternyata bisa juga cepat pembangunannya. Bisa tiga bulan jadi, ini luar biasa. Pada saat kita sedang peak-peak-nya (puncaknya), banyak pasien Covid,’’ kata Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd dikonfirmasi usai melakukan peninjauan, Rabu, 29 Juli 2020.
Layanan Operasi RSUD Prof dr Soekandar Ditutup Akibat Covid
MOJOKERTO — Tempat layanan operasi di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ditutup sementara hingga pekan depan. Kebijakan itu diambil menyusul adanya 14 orang tenaga kesehatan (nakes) bagian layanan operasi yang positif terpapar virus corona jenis baru penyebab Covid-19.
Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub mengatakan bahwa kasus 14 nakes positif itu ditemukan usai pihaknya melaksanakan uji usap kepada 36 nakes di bagian layanan operasi pada Jumat (24/7). Hasilnya keluar Ahad (26/7) dan Senin (27/7).
14 Tenaga Kesehatan di Ruang Operasi RSUD Soekandar Mojokerto Positif Corona
MOJOKERTO – Tempat layanan operasi di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditutup sementara hingga pekan depan menyusul temuan 14 orang tenaga kesehatan bagian layanan operasi yang positif terpapar Virus Corona jenis baru penyebab Covid-19.
Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Djalu Naskutub, Selasa (28/7/2020), mengatakan bahwa kasus 14 orang tenaga kesehatan positif Covid-19 itu ditemukan setelah tes usap terhadap 36 petugas di bagian layanan operasi pada Jumat (24/7/2020).









