manajemenrumahsakit.net – Pengiklan bukanlah satu-satunya pihak yang tertarik pada pola kebiasaan pengeluaran Anda, rumah sakit dan perusahaan asuransi joke turut memperhatikan hal ini juga. Carolina HealthCare yang mengoperasikan ratusan fasilitas kesehatan dari rumah sakit sampai rumah jompo dan pusat-pusat perawatan di seluruh Amerika Utara dan Selatan Carolina, membeli information transaksi pembelian dan informasi lainnya yang dilakukan oleh para pasien, menurut Bloomberg Businessweek.
Data, termasuk sejarah pembelian dan informasi seperti kredit mobil, dimasukkan melalui suatu algoritma yang memberikan skor risiko untuk pasien. Informasi yang didapat dalam bentuk skor kemudian dapat dibagikan kepada para dokter. Data seperti informasi keanggotaan gym pasien atau seberapa sering mereka membeli rokok digunakan dalam perhitungan skor.
Perusahaan asuransi dan rumah sakit tertarik menggunakan information konsumen dengan cara ini untuk membantu memotong biaya dan memprediksi penyakit yang akan diderita oleh seseorang. Sementara perusahaan asuransi di AS tidak lagi diperbolehkan untuk meningkatkan premi, perusahaan dapat menghemat uang dengan mencoba untuk secara proaktif mencegah kondisi kesehatan berdasarkan data. Atau, rumah sakit dapat mengidentifikasi pasien yang cenderung sangat bergantung pada ruang gawat darurat, dan secara proaktif menyediakan sumber daya untuk membantu mengurangi biaya ER yang mahal. Ini merupakan salah satu aplikasi terbaru dari kolaborasi bidang medis dan teknologi secara bersamaan.
Sumber: rumahberita.com

manajemenrumahsakit.net Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meresmikan Rumah Singgah RSUP Dr. Kariadi pada hari Senin, 7 Juli 2014. Rumah singgah yang dikelola Dharma Wanita Persatuan RSUP Dr. Kariadi ini diperuntukkan sebagai tempat tinggal sementara bagi pasien luar kota yang memerlukan tempat untuk menginap namun tidak mempunyai biaya.
Minggu ini kami sajikan tips bagaimana mengelola RS secara efektif dan bagaimana agar sustainabilitasnya terjaga. Tips ini berasal dari berbagai pengalaman yang diintisarikan ke dalam satu tulisan dan pernah dimuat oleh Becker’s Hospital Review dan Hospital Finance News, dua media online besar di USA. Salah satu langkah untuk menjaga efektifitas adalah dengan outsource. Secara finansial outsourcing ini sebaiknya mengutamakan mitra lokal agar menghemat biaya distribusi material yang pada akhirnya dapat menekan biaya satuan pelayanan di RS. Ikuti tips lainnya 


Laura Miller, Editor in Chief, ASC Review & Becker’s Review in Spine pernah menulis mengenai bagaimana kiat agar RS bisa dijalankan secara efektif. Tulisannya ini dimuat pada Becker’s Hospital Review edisi Desember 2011 lalu. Menurutnya ada enam kiat yang bisa dipakai oleh para manajer RS yang tampaknya bisa diterapkan di RS swasta maupun RS pemerintah.
Sementara itu, Kelsey Brimmer, seorang associate editor di Healthcare Finance News membagikan kiat bagi keberlangsungan RS khususnya dari sisi keuangan. Kiat-kiat ini diambil dari laporan khusus yang mengeksplorasi ide terkait dengan pengadaan di RS. Keith Sutter adalah salah satu kontributor pada laporan tersebut yang kebetulan juga adalah sustainable brand marketing di perusahaan Johnson & Johnson. Bersama dengan Joanne Spigonardo (senior associate director sebuah lembaga inisiatif kepemimpinan), Shutter menuliskan kiatnya kepada HFN sebagai berikut.
manajemenrumahsakit.net – RENGAT – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat akan menambah tenaga dokter spesialis penyakit dalam. Pasalnya, di RSUD Indrasari Rengat hanya memiliki satu dokter spesialis penyakit dalam dan tidak lagi mampu melayani banyaknya pasien yang datang tiap hari.





