manajemenrumahsakit.net :: KUDUS
Pengembang Pun Berlomba Bangun Rumah Sakit
manajemenrumahsakit.net :: SURABAYA – Tak hanya hunian, pusat belanja, atau perkantoran, namun pengembang juga semakin terpacu membangun rumah sakit. Beberapa nama besar pengembang di antaranya Lippo Karawaci, Ciputra Group, Sinar Mas Land Group, dan Intiland Development,
Edisi Minggu ini: 11 – 17 Nopember 2014
|
Halo Pengunjung website, ![]() Penyerahan piagam penghargaan oleh gubernur kepada para achievers bidang kesehatan di NTT. Dok: PEA/PKMK FK UGM Program Sister Hospital dan Performance Management and Leadership yang terselenggara di Provinsi NTT sejak tahun 2011-2012 telah mulai menampakkan hasil. RS-RS di 11 kabupaten di NTT yang terlibat telah secara cukup konsisten mampu memberikan pelayanan khususnya PONEK pada masyarakat, atas dukungan sembilan RS besar. Mendekati masa akhir pelaksanaan program ini, AIPMNH sebagai penyandang dana berinisiatif untuk membagikan pengalaman ini ke level yang lebih luas melalui acara Lokakarya Best Practices yang diselenggarakan pada 3-4 November lalu, di Hotel Aston, Kupang. Acara yang juga sempat dihadiri oleh Gubernur NTT ini menyuguhkan materi yang dikemas dalam bentuk talk show dan diskusi dalam kelompok-kelompok paralel. ![]() Pintu masuk RSUD Ruteng kadang kala dipenuhi kendaraan umum yang mencari penumpang secara tidak tertib. Dok: PEA/PKMK FK UGM Program Sister Hospital dan PML di NTT kini telah memasuki fase Monitoring dan Evaluasi (M&E) ke-X. Tim yang terdiri dari PKMK FK UGM, P2K3 FK Undana, POGI, IDAI dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT mengunjungi sebelas RSUD di NTT yang terlibat dalam program ini. M&E dilakukan pada 3 hingga 11 November. Salah satu kunjungan yang cukup menarik adalah kunjungan Tim M&E ke RSUD Ruteng. Silakan klik disini untuk membaca laporannya. + Artikel Penelitian Alberta Health Services, 10301 Southport Lane SW, Calgary, AB T2W 1S7, Sudah umum diketahui bahwa lingkungan kerja dapat mempengaruhi hasil kerja. Penelitian ini mengeksplorasi secara lebih spesifik bagaimana pengaruh tata kelola (governance) pada sistem kesehatan dengan output dari tenaga kesehatan, melalui systematic review. Ada lebih dari 4000 abstrak penelitian yang diperoleh di database yang membahas hal ini. Hasilnya menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang jelas berkontribusi positif terhadap output kerja, yaitu shared governance, Magnet accreditation dan professional development initiative. Selengkapnya, silakan simak artikelnya yang dapat diakses secara gratis di sini. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Seminar Tahunan Patient Safety dan Hospital Expo |
|
Development and impact of the Iranian hospital performance measurement program |
Aher: Kabupaten/Kota Minimal Memiliki 2 Rumah Sakit
manajemenrumahsakit.net :: BANDUNG–Pemprov Jawa Barat meminta pemerintah Kabupaten Kota di Jawa Barat melakukan penambahan jumlah rumah sakit.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan permintaan tersebut mengingat makin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah sakit. “Perlu ada tambahan untuk rumah sakit, terutama di daerah,” katanya di Bandung, Minggu (9/11/2014).
Menurutnya saat ini di kabupaten/kota rata-rata hanya memiliki satu rumah sakit. Pihaknya menghitung setidaknya di daerah harus ada minimal 2 rumah sakit. “Sehingga masyarakat pun bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.
Penambahan rumah sakit juga terkait jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan pun terus meningkat.”Penambahan rumah sakit sangat penting, dan itu harus menjadi prioritas dari pemerintah kabupaten kota,” katanya.
Selama ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri terus melakukan perbaikan di sektor kesehata. Baik itu puskesmas maupun rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah provinsi. Pihaknya dalam waktu dekat berencana membicarakan hal ini dengan para kepala daerah.
Sumber: bisnis.com
4 RS Awal Bros Raih JCI, Tak Semata Karena Alat Canggih
manajemenrumahsakit.net :: Jakarta – Empat dari delapan rumah sakit (RS) Awal Bros Hospital Group, pada 2014 telah terakreditasi Joint Commission International (JCI) yang berpusat di Amerika Serikat. RS Awal Bros yang berlokasi di Bekasi, Tangerang, Batam, dan Pekanbaru itu kini setara dengan 450 rumah sakit di dunia dan 15 rumah sakit terakreditasi internasional di Indonesia.
Dalam situs resminya awalbros.com, pengelola RS menegaskan, kecanggihan teknologi dan kepiawaian dokter bukan penentu utama kualitas layanan. Komunikasi efektif antara pasien dan pemberi layanan kesehatan pun tak kalah besar.
dr. Ferdy Tiwow MS, Direktur Corporate RS Awal Bros Hospital Group menegaskan, pihaknya memiliki tiga komitmen dalam bidang komunikasi, terutama terkait pasien rawat inap.
Pertama, pasien bisa melakukan konsultasi dengan dokter dan tim sesuai jadwal, minimal sekali sehari.
Kedua, dalam setiap tindakan, selalu akan diminta persetujuan pasien atau keluarga dalam bentuk penandatanganan lembar persetujuan atau informed consent.
Ketiga, menyediakan saluran-saluran informasi, termasuk di Facebook, Twitter, blog, dan Youtube.
(IZN – pdpersi.co.id)
Sumber: pdpersi.co.id
Metro | DPRD Usulkan Perluasan RSUD
manajemenrumahsakit.net :: Metro – DPRD Kota Metro mengusulkan agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani dilakukan perluasan, mengingat RS tersebut menjadi salah satu RS rujukan bagi pasien dari daerah lain.
Anggota Komisi II DPRD Kota Metro, Ridwan Sorry Ma`un Ali menjelaskan, RSUAY merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Metro yang dibangun sejak 1957 lalu.
“Rumah sakit yang telah berubah menjadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) itu, juga menjadi rujukan rumah sakit dari Lampung Tengah dan Lampung Timur,” ujar Ridwan, Rabu (5/11).
Karenanya, tambah dia, ruangan rawat inap yang ada di rumah sakit tersebut selain tidak mampu lagi menampung pasien, juga area parkir yang ada tidak mampu menampung kendaraan pengunjung.
“Makanya, Komisi II mengusulkan perluasan RSUAY dengan menggunakan lahan dan bangunan eks Kantor Kesbangpol, Kantor PMI dan perumahan dokter. Selain itu, lahan untuk perluasan tersebut juga berada di Jalan Achmad Yani tepatnya berada di sebelah Selatan RSUAY,” katanya.
Disampaikan, dengan adanya perluasan, maka ke depan RSUAY dapat menjadi rumah sakit termegah di Provinsi Lampung.
Mengenai anggaran perluasannya, dapat mengunakan dana APBD dengan sistem multi years (lebih dari satu tahun anggaran) atau menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang bersumber dari APBN. (Han)
Sumber: kupastuntas.co
Australia Akan Kelola Rumah Sakit Ebola di Sierra Leone
manajemenrumahsakit.net :: Australia mengubah sikapnya karena Inggris berjanji untuk menjamin pengobatan petugas medis Australia yang tertular Ebola.
PM Australia Tony Abbott mengatakan hari Rabu (5/11), pemerintahannya berencana mengelola sebuah rumah sakit Ebola yang dibangun Inggris di Sierra Leone, menjelang akhir bulan ini.
Hal itu dilakukan setelah dicapainya persetujuan dengan Inggris tentang pengobatan para petugas medis Australia yang mungkin tertular penyakit maut itu.
Selama berminggu-minggu, Australia telah menolak permintaan AS dan Inggris untuk mengirim tim-tim medis ke Afrika Barat guna memerangi Ebola, yang telah membunuh hampir lima ribu orang, sebagian besar di negeri-negeri yang dilanda paling parah, yaitu Sierra Leone, Liberia dan Guinea.
Tetapi PM Tony Abbott mengutarakan hari Rabu (5/11), sementara pemerintahannya tidak mewajibkan para petugas kesehatan negara itu ke Afrika, Australia kini siap menyeponsori tim dokter dan juru rawat yang secara sukarela berangkat ke sana. Abbott mengatakan, Australia mengubah sikapnya karena Inggris berjanji untuk menjamin pengobatan petugas medis Australia yang tertular Ebola.
Menurut Abbott, warga Australia adalah di antara 240 orang yang dibutuhkan untuk mengoperasikan rumah sakit berkapasitas seratus tempat tidur itu, tetapi kebanyakan pekerjanya dari Sierra Leone.
Sumber: voaindonesia.com






manajemenrumahsakit.net :: Jakarta:





