
Tenaga kesehatan, terutama yang bekerja di rumah sakit, menghadapi berbagai bahaya dan paparan yang kompleks. Salah satu aspek penting dalam mengurangi risiko dan bahaya adalah manajemen risiko yang efektif. Studi ini menggunakan pendekatan cross-sectional untuk mensurvei implementasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen risiko rumah sakit di Indonesia. Metode sampling purposif digunakan untuk memilih 90 rumah sakit yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia.








