TERM OF REFERENCE (TOR)
Pre-Conference Webinar — Asia Pacific Hospital at Home Congress Taipei 2026: Peluang dan Tantangan Implementasi Hospital at Home (HaH) di Indonesia
Latar Belakang
Pergeseran paradigma pelayanan kesehatan pasca-pandemi menuntut rumah sakit untuk lebih gesit dan inovatif dalam mendekatkan layanan kepada pasien. Model Hospital at Home (HaH) muncul sebagai solusi strategis untuk mengurangi kepadatan bangsal (bed occupancy rate), menekan risiko infeksi nosokomial, dan meningkatkan kenyamanan pasien tanpa mengorbankan kualitas asuhan klinis akut.
Meskipun demand (permintaan) nyata dari masyarakat terhadap layanan kesehatan berbasis rumah yang komprehensif semakin meningkat, supply (ketersediaan) dari fasilitas kesehatan masih menghadapi berbagai kendala. Salah satu tantangan terbesar adalah kejelasan payung hukum dan regulasi yang secara spesifik mengatur standar pelayanan, pembiayaan, serta pertanggungjawaban hukum terkait HaH di Indonesia.
Di lapangan, beberapa rumah sakit seperti RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro dan RS Kasih Ibu Group Bali telah mengambil inisiatif dengan mengembangkan produk layanan yang menyerupai model HaH. Praktik baik (best practices) dari lapangan ini perlu dipertemukan dengan pemangku kebijakan di tingkat pusat untuk membedah sejauh mana regulasi yang tersedia saat ini mampu mengakomodasi inovasi tersebut. Oleh karena itu, diskusi komprehensif yang menjembatani antara praktik klinis operasional dan arah kebijakan Kementerian Kesehatan RI sangat krusial untuk dilaksanakan.
Tujuan Kegiatan
- Mengidentifikasi dan membedah regulasi atau payung hukum yang sudah tersedia saat ini terkait penyelenggaraan layanan perawatan setara rumah sakit di rumah (Hospital at Home).
- Memetakan demand nyata masyarakat terhadap layanan HaH dan membandingkannya dengan supply (kapasitas dan kesiapan) rumah sakit di Indonesia.
- Mempelajari pengalaman praktis (tantangan operasional dan klinis) dari rumah sakit yang telah menerapkan layanan sejenis HaH.
- Mendapatkan arahan strategis dan umpan balik (feedback) dari pembuat kebijakan di Kementerian Kesehatan RI terkait pengembangan model HaH ke depan.
Sasaran Peserta
Target peserta dalam webinar ini meliputi:
- Jajaran Direksi dan Manajemen Rumah Sakit.
- Manajer Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit.
- Pembuat kebijakan kesehatan dan Dinas Kesehatan.
- Peneliti, akademisi, dan mahasiswa manajemen rumah sakit.
- Praktisi industri kesehatan dan asuransi.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari, Tanggal : Rabu, 20 Mei 2026
Waktu : 11.00 – 12.00 WIB
Platform : Zoom Cloud Meetings
Link zoom : https://pkmkfk.net/WebinarHaH
Meeting ID : 894 9921 2316
Passcode : 436518
Susunan Acara (Rundown)
| Waktu (WIB) | Kegiatan | Pengisi Acara |
| 10.50 – 11.00 | Registrasi Peserta & Persiapan Room Zoom | Panitia |
| 11.00 – 11.05 | Pembukaan, Tata Tertib, dan Pengantar Diskusi | MC / Moderator |
| 11.05 – 11.15 |
Sesi 1: Best Practice & Tantangan Implementasi Layanan Sejenis HaH di RS Pemerintah |
Direktur RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro |
| 11.15 – 11.25 |
Sesi 2: Menangkap Demand Pasar & Inovasi Layanan Sejenis HaH di RS Swasta |
Direktur RS Kasih Ibu Group, Bali |
| 11.25 – 11.40 | Sesi Pembahas: Tinjauan Regulasi Eksisting & Arah Kebijakan Kemenkes RI terkait HaH | Direktur Tata Kelola Yankes Rujukan Kemenkes RI |
| 11.40 – 11.55 | Sesi Diskusi dan Tanya Jawab (Q&A) Terarah | Dipandu oleh Moderator |
| 11.55 – 12.00 |
Kesimpulan dan Penutup |
Moderator / MC |








Kereen👍👍