PURWOREJO, Joglo Jateng – RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo resmi meluncurkan layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab). Hal ini sebagai langkah besar menghadirkan pelayanan kesehatan berteknologi tinggi yang lebih dekat, cepat, dan terjangkau bagi masyarakat.
Dengan hadirnya layanan tersebut, masyarakat Kabupaten Purworejo kini memiliki harapan baru. Khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD dr. Tjitrowardojo atas keberhasilan menghadirkan layanan Cath Lab.
Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas, sekaligus pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Purworejo.
Selain itu, ia berharap proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat segera diselesaikan. Agar masyarakat, khususnya warga kurang mampu, dapat memanfaatkan layanan tersebut tanpa kendala administrasi.
“Dengan layanan ini masyarakat Purworejo dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat dan lebih dekat. Sehingga tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah,” kata Yuli.
Bupati juga meminta seluruh jajaran rumah sakit terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan menjaga kualitas pelayanan. Tentunya agar tetap ramah, profesional, serta mengutamakan keselamatan pasien.
Dia berharap, hadirnya layanan Cath Lab ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Sekaligus semakin memperkuat peran RSUD dr. Tjitrowardojo sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Purworejo dan wilayah sekitarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama RSUD dr. Tjitrowardojo dr. Tolkha Amaruddin mengatakan, kehadiran Cath Lab menjadi tonggak penting transformasi pelayanan kesehatan di wilayahnya.
Menurutnya, fasilitas tersebut bukan sekadar penambahan alat kesehatan berteknologi tinggi. Tetapi merupakan lompatan besar dalam menghadirkan layanan jantung dan pembuluh darah yang berkualitas.
“Kehadiran Cath Lab adalah lompatan besar untuk mendekatkan pelayanan jantung dan pembuluh darah yang bermutu, aman, cepat, dan terjangkau kepada masyarakat,” ujar Tolkha.
“Tentunya bagi masyarakat Purworejo dan wilayah sekitarnya, tanpa harus bergantung pada rumah sakit di kota-kota besar,” imbuhnya. (mrn/fan/rds)
Sumber: joglojateng.com







