manajemenrumahsakit.net :: Nyawa seorang balita yang tiak berdosa sudah tidak tertolong lagi setelah sejumlah rumah sakit yang terkenal di Jakarta, Rumah sakit daerah Depok, dan Bekasi menolak menangani penyakit yang diderita
Sebentar Lagi RSUD Serba Online
manajemenrumahsakit.net :: Wonosari – Dalam waktu dekat ini, pelayanan kepada masyarakat di RSUD Wonosari akan dilakukan secara online. Hal ini terungkap saat acara workshop implementasi sistem informasi rumah sakit (SIRMS) terintegrasi yang digelar di Ruang Rapat V Setda Kabupaten Gunungkidul, Selasa (25/11/2014).
Acara yang diselenggarakan RSUD Wonosari bersama Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika UGM ini diikuti seluruh pemangku kebijakan kesehatan mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit swasta maupun negeri se-Gunungkidul.
Sekda Gunungkidul, Ir Budi Martono, M.Si dalam sambutannya menyatakan, saat ini cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tercatat di BPJS se Indonesia mencapai 117 juta jiwa. Dengan cakupan JKN yang sangat luas maka kebutuhan akan informasi yang handal, tepat, cepat dan terbarukan menjadi sangat vital.
Rumah Sakit Harus Utamakan Pasien Masalah Biaya Urusan Belakang
manajemenrumahsakit.net ::
RSUD Melawi Dikeluhkan Warga, Pelayanan Buruk, Rontgen pun Tak Punya
manajemenrumahsakit.net :: MELAWI – Sejumlah keluarga pasien yang berobat ke RSUD
Pengguna BPJS Harap Lakukan Hal Ini Jika Ditolak RS Karena Kamar Penuh
manajemenrumahsakit.net :: Jakarta
Pembersihan RSUD Padang Dilanjutkan Kamis Pagi
manajemenrumahsakit.net :: Padang – Pembersihan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasyidin Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dari lumpur pascabanjir yang menggenangi daerah itu akan dilanjutkan pada Kamis (26/11) pagi.
“Untuk saat ini proses evakuasi telah kami selesaikan, besok pagi (Kamis (26/22) akan dilanjutkan dengan pembersihan rumah sakit itu, namun waktu jam pastinya menunggu keputusan pihak rumah sakit,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Hendri, di Padang, Rabu.
Ia mengatakan, keadaan di rumah sakit itu hingga saat ini telah normal kembali. Sedangkan beberapa pasien yang terkena dampak banjir telah dipindahkan ke tempat yang dinilai aman pada rumah sakit itu.
Ia mengatakan, di lokasi itu pihak BPBD Damkar Kota Padang menempatkan sebanyak delapan personel, sejak pukul 14.00 WIB, untuk membantu evakuasi dan pembersihan rumah sakit tersebut.
Air yang menggenangi rumah sakit itu, lanjutnya, setinggi 15 Centimeter.
Sebelumnya, RSUD Rasyidin selalu menjadi langganan banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi karena lokasi rumah sakit yang berada pada dataran rendah.
Banjir tersebut dampak dari hujan lebat mengguyur Kota Padang, sejak Rabu pagi hingga sore.
Selain genangan air di RSUD, tanah longsor juga terjadi di Kampung Baru, Teluk Bayur, Kota Padang. Akibat kejadian tersebut, dua rumah mengalami kerusakan parah.
Dimana satu unit rumah mengalami rusak total, dan satu mengalami retak hingga 80 persen dari seluruh bagian rumah. (*/hul)
Sumber: antarasumbar.com
Pelayanan RSUD Diperketat
manajemenrumahsakit.net :: Amuntai, (Antaranews Kalsel) – Pelayanan rumah sakit umum daerah Pambalah Batung, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, diperketat untuk mengantisipasi kebocoran anggaran.
“Akibat temuan kasus kebocoran anggaran di rumah sakit, sehingga pihak rumah sakit masih memberlakukan pembayaran satu pintu,” kata Pelaksana tugas Direktur RSUD Pambalah Batung Amuntai, Agus Fidliansyah di Amuntai, Selasa, menyikapi keluhan masyarakat terhadap layanan pihak rumah sakit.
Melalui anggota DPRD pada pembahasan rancangan APBD Hulu Sungai Utara 2015, pasien rumah sakit menyampaikan keluhannya terhadap layanan di rumah sakit, terkait proses administrasi pembayaran dan ketersediaan obat yang masih belum lengkap.
Agus mengakui, masih ada pasien yang masih menebus obat di apotik luar rumah sakit, karena obat yang diresepkan pihak dokter, tidak tercantum dalam daftar obat yang ada di apotik rumah sakit.
Pihak rumah sakit Pambalah Batung Amuntai, ujar dia, sebenarnya sudah berkoordinasi dengan dokter yang menangani pasien agar meresepkan obat sesuai daftar obat yang ada di apotik rumah sakit.
“Terkadang resep dokter tidak boleh diganti oleh merk lain meski kandungan dan khasiatnya sama,” kata Agus.
Pasien menebus obat ke luar rumah sakit bisa pula untuk menghindari antrian di depan apotik saat jam pelayanan sibuk, katanya lagi.
Selain itu, lanjutnya, kekosongan stok obat pada apotek rumah sakit dapat pula terjadi akibat proses pengiriman dari distributor yang agak terlambat.
Keluhan masyarakat terhadap rumah sakit Pambalah Batung Amuntai tidak hanya berhenti disitu, anggota dewan juga menyampaikan keluhan masyarakat terkait kebersihan lingkungan rumah sakit yang juga masih belum terkelola dengan baik.
Agus mengakui, minimnya petugas kebersihan menjadi kendala di samping masih kurangnya sarana dan prasarana kebersihan.
“Jumlah petugas kebersihan kita hanya 28 orang, ditambah dua petugas laundry dan satu petugas Kesling, sementara luas area rumah sakit yang harus diurusi mencapai 16 ribu m2 atau 1,6 hektare,” Terang Agus.
Kondisi ini, katanya, semakin ditambah oleh prilaku masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit kurang mengindahkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti membuang sampah sembarangan dan lainnya.
Sumber: antaranews.com
Pangdam Cenderawasih apresiasi pelayanan Rumah Sakit Marthen Indey
manajemenrumahsakit.net :: Jayapura (Antara Papua) – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G Siahaan mengapresiasi perawat, mantri, dan dokter di Rumah Sakit TNI AD Marthen Indey Jayapura yang tulus dan tekun dalam pelayanan kesehatan kepada pasien yang sebagian besar merupakan prajurit TNI.
“Pelayanan yang sudah baik dari Rumah Sakit Marthen Indey ini harus lebih ditingkatkan lagi, jangan sampai adanya keluhan dari prajurit maupun masyarakat yang datang berobat,” kata Mayjen Fransen dalam rilis yang diterima Antara Jayapura, Selasa malam.
Pernyataan itu disampaikan oleh Mayjen Fransen G Siahaan ketika melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura yang terletak di Aryoko, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua pada Senin (24/11).
Dalam kunjungannya tersebut Pangdam meminta kepada paramedis di rumah sakit itu untuk terus meningkatkan pelayanan yang terbaik bagi para prajurit maupun masyarakat.
“Lakukan pelayanan dengan sebaik mungkin dan penuh keihklasan serta rasa tanggung jawab yang tinggi karena itu adalah bagian dari tugas,” katanya.
Fransen juga mengingatkan agar selalu menjaga bebersihan di sekitar rumah sakit sehingga tetap indah dan bersih dan dapat mempercepat proses penyembuhan para pasien yang sedang dirawat.
Pada kesempatan itu, Pangdam Fransen juga menyempatkan diri menjenguk prajurit dan memberikan semangat moril kepada mereka, agar segera diberikan kesembuhan sehingga bisa berdinas lagi.
“Kepada para petugas medis lakukan yang terbaik agar tidak ada keraguan bagi seluruh prajurit dan masyarakat yang akan berobat di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura,” kata dia.
Pangdam Kemudian melanjutkan pengecekan seluruh fasilitas kesehatan yang dimiliki rumah sakit dan meminta agar semua fasilitas yang ada dirawat dan dijaga sebaik mungkin.
“Dengan fasilitas yang dimiliki sekarang diharapkan rumah sakit mampu dan sudah siap melaksanakan pelayanan dengan sebaik mungkin kepada prajurit maupun masyarakat yang akan berobat,” katanya. (*)
Sumber: antarapapua.com

manajemenrumahsakit.net :: 





