manajemenrumahsakit.net :: PAREPARE
Pemkab Tubaba akan Naikkan Poned Panaragan Jaya Jadi Rumah Sakit
manajemenrumahsakit.net :: PANARAGAN — Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan meningkatkan status Pelayanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar (PONED) Panaragan Jaya menjadi Rumah Sakit Pratama (type D).
Peningkatan tersebut dilakukan sebagai langkah pemkab untuk mempersiapkan pembentukan RSUD type C yang rencananya akan dibentuk pada 2017. Saat ini pemkab sedang mempersiapkan gedung rumah sakit yang pembangunannya mulai dilakukan ditahun ini dengan anggaran sebesar Rp16 miliar.
“Peningkatan status Poned Panaraganjaya ini sebagai cikal bakal terbentuknya RSUD nanti. Oleh karenanya statusnya akan ditingkatkan menjadi RS pratama,”ujar Plt. Kadis Kesehatan Tubaba, Prana Putra kepada Lampost.co, Senin (14/9/2015).
Untuk meningkatkan status Poned tersebut, kata Prana, pihaknya akan membentuk tim yang melibatkan pemerintah provinsi dan persatuan rumah sakit di Lampung. “Yang dibentuk sekarang adalah struktur organisasinya. Dengan harapan tahun 2016 RS type D ini sudah berjalan,”kata dia
Selain mempersiapkan persyaratan dan struktur RS tersebut, kata dia, pemkab juga akan menyediakan sejumlah dokter spesialis untuk melakukan pelayanan di RS tersebut. “RS pratama ini selain disediakan pelayanan dokter umum juga akan disiapkan dokter spesialis. Makanya, kami mulai mempersiapkan dokternya dari sekarang, termasuk menyiapkan biayanya dalam APBD 2016,”kata dia.
Sumber: lampost.co
Antisipasi Kabut Asap, Rumah Sakit dan Puskesmas Sumsel Siaga 24 Jam
manajemenrumahsakit.net :: PALEMBANG — Pada hari libur kerja, Ahad (13/9), Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar rapat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang diselenggarakan di kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel.
Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Mukti Sulaiman dengan dihadiri pihak terkait diantaranya Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Sigit Wibowo, Komandan Satgas Karhutlah/ Danrem 044 Gapo Kolonel Infantri Tri Winarno, dan Kepala BPBD. Dalam rapat dibahas masalah kabut asap yang menyebabkan kualitas udara di Sumsel memburuk yang mengancam kesehatan warga.
“Kualitas udara yang masih buruk dikhawatirkan akan membahayakan kesehatan dan mengakibatkan terus meningkatnya jumlah penderita,” kata Seketaris Daerah Sumsel Mukti Sulaiman.
Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat dampak kabut asap, menurut Mukti Sulaiman, Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin telah menginstruksikan kepada kepala daerah, khususnya lima bupati yang merupakan daerah penghasil titik api terbanyak yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dan Kabupaten Muaraenim untuk siaga ISPA.
Rumah Sakit Siloam Beroperasi Maret 2016 di Jember
manajemenrumahsakit.net :: Jember – Rumah Sakit Siloam milik Lippo Group akan beroperasi Maret 2016 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 200 dari 350 tempat tidur dikhususkan pasien pengguna asuransi kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Direktur Siloam Hospital Group S. Budisuharto mengatakan, Siloam Hospital Tower Jember ini terdiri dari 19 lantai. Rumah sakit ini menempati tanah seluas 1,2 ha dan bangunan seluas 13,9 ha. Investasinya mencapai 25 juta Dollar AS.
“Ini rumah sakit Siloam ke-21 di Indonesia,” kata Budisuharto, di sela-sela acara peresmisn topping off atau pengecoran atap Menara Siloam, Senin (14/9/2015).
Sebanyak 200 tempat tidur rawat inap untuk pengguna asuransi kesehatan BPJS kelas III. Sebanyak 12 RS Siloam seluruh Indonesia sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Siloam adalah bagian dari Lippo Group milik Mochtar Riady. Konglomerat ini beristrikan orang Jember dan memulai bisnis dari kota ini. Selain rumah sakit, di kawasan bisnis tersebut akan ada hotel dan pusat belanja.
Presiden Direktur Wahana Cipta Gemilang Hokky Gunarto mengatakan, topping off dilaksanakan menjelang Bupati MZA Djalal mengakhiri masa jabatan. “Ini janji saya,” katanya.
Bupati Djalal berharap kehadiran RS Siloam memberikan manfaat kepada masyarakat. “Sekarang cukup berobat di Jember saja,” katanya. [wir]
Sumber: beritajatim.com
RS Harus Perhatikan Kendali Mutu dan Kendali Biaya
manajemenrumahsakit.net :: SEMARANG, Setiap tahun tercatat 500 ribu ibu melahirkan di Jawa Tengah dan berdasarkan catatan, kematian ibu hamil di Grobogan terkategori tinggi.
Kulonprogo Buka Peluang Pendirian Rumah Sakit Baru
manajemenrumahsakit.net :: KULONPROGO-Peluang investasi di bidang pelayanan kesehatan, khususnya pendirian rumah sakit baru di Kabupaten Kulonprogo masih terbuka lebar.
Kebutuhan rumah sakit, terutama di wilayah utara, dinilai masih cukup tinggi sehingga Pemkab Kulonprogo belum memberlakukan moratorium.
Saat ini, Kulonprogo telah memiliki dua rumah sakit pemerintah, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates dan RSUD Nyi Ageng Serang. Tujuh rumah sakit swasta lain pun tersebar di sejumlah wilayah.
Edisi Minggu ini: 15 – 21 September 2015
|
Dear Pengunjung website, RS Rujukan Nasional
14 Sep2015
Peran Spesialis Gizi Klinik di Rumah Sakitmanajemenrumahsakit.net :: PREVALENSI pasien malnutrisi di RS cukup tinggi, beberapa penelitian menunjukkan sekitar 30-50% yang masuk RS sudah menderita malnutrisi, bahkan 20% sudah menderita malnutrisi berat dan dua per tiga pasien selama dirawat di RS akan mengalami penurunan status gizi. Malnutrisi dibedakan,yang pertama gizi kurang dan yang kedua kelebihan gizi (obesitas). Defisiensi asupan zat gizi, gangguan metabolisme atau penyerapan zat gizi menyebabkan malnutrisi, sehingga berdampak pada proses penyembuhan dan masa rawat yang lebih lama, penurunan kualitas hidup pasien dan tingginya biaya perawatan. Unit gizi klinik di rumah sakit merupakan bagian dari pelayanan medik yang bertujuan untuk memenuhi status gizi pasien, dan memberikan terapi gizi yang optimal untuk menunjang fungsi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dalam upaya peningkatan kualitas hidup pasien. Pelayanannya sendiri meliputi pelayanan gizi klinik (Clinical nutrition service) dan pelayanan diet (Hospital nutrition service). Gizi klinik diselenggarakan oleh dokter spesialis gizi klinik (SpGK), dalam pelaksanaannya didukung oleh Tim Terapi Gizi (TTG) atau Nutrition support team (NST), terdiri dari dokter penanggung jawab pasien (DPJP), konsultan intensive care khusus pengelolaan pasien ICU, perawat, dan ahli gizi/dietisen untuk memberikan pelayanan terapi gizi satu pintu (one gate system). Terapi gizi klinik mengatur dan memberikan asupan gizi pasien baik pasien rawat inap maupun rawat jalan untuk mempertahankan atau mencapai status gizi yang optimal, memperbaiki stres metabolik, menghambat proses penyakit dan mengurangi gejala penyakit serta mempercepat proses penyembuhan. Pelayanan gizi klinik di RS menentukan diagnosis status gizi, status metabolik, dan menentukan kebutuhan terapi yang meliputi kebutuhan zat gizi makro (protein, karbohidrat, lemak), zat gizi mikro/spesifik seperti imunonutrisi, antioksidan, wound healing(penyembuhan luka) dan nutrigenomik. Status gizi pasien sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit, sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat mempengaruhi perubahan status gizi pasien. Keadaan tersebut saling timbal balik, seperti lingkaran setan. Kondisi pasien selama di rawat di RS umumnya semakin memburuk karena kebutuhan zat gizi yang tidak sesuai dengan kondisi klinis. Pemberian terapi gizi disesuaikan dengan kondisi klinis pasien, status gizi, dan status metabolisme tubuh serta perubahan fungsi organ selama penyembuhan serta harus dimonitoring dan dievaluasi sesuai dengan perubahan klinis dan hasil pemeriksaan laboratorium. Terapi gizi menjadi salah satu faktor penunjang utama penyembuhan penyakit baik akut maupun kronik dengan memperhatikan pemberian terapi gizi agar tidak melebihi kemampuan organ tubuh dalam melaksanakan fungsi metabolisme. Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Call Center 24 Jam SMC RS. Telogorejo di nomor Telp. (024)8646 6000.(dr Arien Himawan, M.Kes, SpGK) Sumber: suaramerdeka.com
14 Sep2015
Pemkab Gunungkidul Undang Investor Dirikan Rumah Sakitmanajemenrumahsakit.net :: Yogyakarta : Kabupaten Gunungkidul membuka peluang bagi investor yang akan mendirikan rumah sakit di wilayah tersebut. Hal itu menyusul adanya penutupan izin pendirian rumah sakit di 3 wilayah, yakni
14 Sep2015
Bersama-sama Melawan Kanker dengan Cinta Kasihmanajemenrumahsakit.net :: Modern Cancer Hospital Guangzhou menggelar acara dengan tema “Bersama-sama |

Pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan telah menetapkan aturan tentang RS Rujukan Nasional dan telah pula menetapkan RS-RS yang menjadi Rujukan Nasional, Regional/Provinsi maupun rujukan Kabupaten/Kota. RS Mohammad Hoesin Palembang adalah salah satu RS milik Kementerian Kesehatan yang dinobatkan sebagai RS Rujukan Nasional. Namun sebagaimana kebanyakan RS Nasional, RSMH masih perlu melakukan berbagai pembenahan sistem dan peningkatan kapasitas agar fungsi sebagai rujukan nasional ini dapat berjalan optimal. Beberapa waktu yang lalu, RSMH melakukan rapat kerja yang diisi dengan pemaparan





