TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM– Pemkab Tangerang melakukan ground breaking pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap 6 lantai di RSUD Balaraja, Rabu (17/6/26). Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja dan Forkopimda.
Dokter Rehabilitasi Medik Masih Minim, RSUD dr Murjani Ajak Dokter Muda Ambil Spesialis Ini
TINTABORNEO.COM, Sampit – Ketersediaan dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi atau rehabilitasi medik masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di RSUD dr Murjani Sampit. Kondisi tersebut mendorong manajemen rumah sakit untuk mengajak lebih banyak dokter muda menekuni bidang spesialis yang masih sangat dibutuhkan tersebut.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, mengatakan saat ini rumah sakit masih kekurangan tenaga dokter spesialis rehabilitasi medik. Bahkan, pelayanan yang ada masih mengandalkan bantuan satu dokter spesialis yang juga bertugas di rumah sakit lain.
Banyak Warga Abaikan Kesehatan Mata, RSUD dr Tjitrowardojo Fasilitasi Pemeriksaan Gratis Hingga Pelosok Desa
PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.ID – Banyak warga masih mengabaikan kesehatan mata akibat kebiasaan sehari-hari, seperti menatap gawai terlalu lama tanpa jeda, mengucek mata sembarangan, dan jarang melakukan pemeriksaan rutin.
Sebagian warga juga belum memiliki pengetahuan yang cukup terkait adanya komplikasi mata akibat penyakit lain.
RSUD di Padang bekali nakes tangani lansia lewat layanan geriatri
Padang (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin, Kota Padang, Sumatera Barat, melatih dan membekali perawat dan bidan terkait layanan geriatri guna meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan (nakes) dalam memberikan pelayanan yang komprehensif kepada pasien lanjut usia (lansia).
“Pelatihan geriatri ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah populasi lansia dan angka harapan hidup masyarakat di Kota Padang,” kata Direktur RSUD dr. Rasidin Kota Padang Lismawati di Padang, Selasa.
Dalam pelatihan tersebut, lanjutnya, tenaga kesehatan mendapatkan materi mencakup tantangan pelayanan kesehatan terhadap lansia, seperti penyakit kronis, penurunan fungsi organ, gangguan psikologis, hingga aspek sosial dan ekonomi yang membutuhkan pendekatan multidisiplin.
RSUD Djasamen Saragih Siantar Terbuka Bagi Yang Ingin Visum
Kabarindoraya.com | Siantar – Untuk mendapatkan visum dari rumah sakit, pemerintah daerah maupun pusat sediakan tenaga dan peralatannya disetiap rumah sakit.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djasamen Saragih kota Pematangsiantar terbuka untuk umum dalam pelayanan visum.
Perkuat Ekosistem Pendidikan Dokter Spesialis, UNAIR Jalin Kerja Sama dengan Tiga Rumah Sakit
UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU). Kegiatan yang bertujuan memperkuat ekosistem pendidikan dokter spesialis dan subspesialis itu berlangsung pada Senin (15/6/2026). Bertempat di Aula THE IX, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR, hadir perwajukab RS Pusat Otak Nasional Prof Dr dr Mahar Mardjono Jakarta, RSUD Dr Iskak Tulungagung, dan RSUD Dr Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur.
Urgensi Dokumen Studi Kelayakan Rumah Sakit: Fondasi Esensial Sebelum Investasi Pengembangan Rumah Sakit
Urgensi Dokumen Studi Kelayakan Rumah Sakit:
Fondasi Esensial Sebelum Investasi Pengembangan Rumah Sakit

Pembangunan sebuah rumah sakit sering kali dipandang sebagai jawaban instan atas ketimpangan akses kesehatan di suatu daerah. Namun, mendirikan fasilitas kesehatan tanpa perhitungan yang matang ibarat mengemudikan kapal tanpa kompas di tengah badai. Industri perumahsakitan adalah sektor yang padat modal, padat teknologi, dan padat regulasi, sehingga margin kesalahan sekecil apapun dapat berdampak fatal bagi keberlangsungan pelayanan. Di sinilah dokumen studi kelayakan (Feasibility Study) memegang peran krusial, bukan hanya syarat administratif formalitas, melainkan juga kompas strategis yang menentukan hidup mati pengembangan sebuah pelayanan kesehatan.
Kemampuan Analisis Studi Kelayakan: Kebutuhan Strategis Perencana Rumah Sakit di Era JKN

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan telah mengubah secara mendasar cara rumah sakit dibiayai dan dioperasikan di Indonesia. Sistem pembayaran berbasis INA-CBGs (Indonesia Case Base Groups) yang menggantikan mekanisme fee-for-service menetapkan tarif di muka berdasarkan diagnosis dan prosedur medis, bukan berdasarkan biaya aktual yang dikeluarkan rumah sakit. Konsekuensinya, rumah sakit yang tidak mampu mengelola biaya operasional secara efisien akan mengalami defisit yang mengancam keberlangsungan pelayanannya. Dalam konteks inilah, bagian perencanaan rumah sakit dituntut untuk memiliki kemampuan analisis studi kelayakan yang komprehensif sebelum setiap keputusan investasi atau pengembangan layanan diambil.
Perbedaan Biaya Rumah Sakit dan Kelompok Berbasis Kasus (INA-CBG) di Indonesia

Indonesia mulai menerapkan jaminan kesehatan nasional pada 2014. Dalam implementasi jaminan kesehatan nasional Indonesia, sering terjadi kesenjangan antara pengeluaran kesehatan berdasarkan tarif rumah sakit dan tarif INA-CBG. Tinjauan ini bertujuan untuk membandingkan tarif rumah sakit dengan tarif INA-CBG serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap biaya aktual.
Workshop Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan RS
Kerangka Acuan Kegiatan
Workshop Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan RS
Pemanfaatan Informasi Unit Cost Rumah Sakit
Untuk Berbagai Pengambilan Keputusan di Era JKN
Rabu – Jumat, 29 – 31 Juli 2026
LATAR BELAKANG
Perkembangan dunia akuntansi rumah sakit di Indonesia, terutama akuntansi manajemen mengalami peningkatan yang pesat pada dua dekade terakhir. Perubahan peraturan perundang-undangan terkait rumah sakit, mengharuskan adanya peningkatan kemampuan SDM akuntansi, baik akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen. Pola pengelolaan keuangan yang mengacu pada praktik bisnis yang sehat, mengharuskan rumah sakit pemerintah untuk mampu menyusun laporan keuangannya sesuai dengan laporan keuangan rumah sakit bisnis. Selain itu, akuntansi manajemen rumah sakit juga dituntut untuk mampu menghasilkan unit cost per pelayanan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis, diantaranya adalah sebagai penentuan dasar tarif dan penganggaran.
Penyusunan unit cost pelayanan rumah sakit bukan merupakan perkara mudah bagi internal akuntansi rumah sakit. Rumah sakit memiliki ribuan produk yang harus dianalisis dan puluhan unit/instalasi yang saling terkait satu dengan yang lain. Sehingga untuk melakukan proses analisis ini memerlukan kemampuan SDM yang mencukupi untuk memahami cara bagaimana untuk dapat menganalisis data tersebut.
Terkait dengan penerapan JKN, hasil dari analisis unit cost rumah sakit, sebenarnya menjadi bagian penting bagi rumah sakit dalam mengambil keputusan strategisnya. Besaran tarif yang ditentukan Kementerian Kesehatan, mendorong rumah sakit untuk mampu melakukan kendali mutu dan kendali biaya. Sehingga akuntansi tidak bisa lagi hanya dipandang secara global, akan tetapi sudah harus diolah menjadi bagian-bagian detail yang mampu menjadi dasar bagi manajemen rumah sakit untuk melakukan cost control.
Dengan latar belakang permasalahan diatas, maka perlu adanya langkah bagi rumah sakit untuk mempersiapkan sumber daya manusianya dalam membangun sistem akuntansi biaya. Dengan sistem ini, rumah sakit dapat melakukan analisis unit cost secara rutin agar memiliki modal dasar yang penting dalam pengambilan keputusannya.
TUJUAN UMUM
Memberikan gambaran terkait analisis penghitungan unit cost rumah sakit dan pentingnya unit cost rumah sakit sebagai salah satu alat dalam pengambilan keputusan.
TUJUAN KHUSUS
- Mampu memahami unit cost dan akuntansi biaya
- Memiliki gambaran besar strategi implementasi analisis unit cost di rumah sakit
- Mampu melakukan analisis biaya dengan menggunakan data simulasi rumah sakit
PESERTA
Peserta yang diharapkan dalam workshop ini, antara lain:
- Tenaga manajemen rumah sakit
- Tenaga keuangan
- Tenaga akuntan
- Tenaga perencana program
- Tenaga informasi teknologi
- Tenaga umum dan operasional
- Dokter
- Dokter spesialis
- Dokter sub spesialis
- Dokter gigi
- Dokter gigi spesialis
- Perawat
- Bidan
- Apoteker
- Tenaga keteknisan medis
- Tenaga kesehatan lingkungan
- Tenaga kesehatan lainnya
- Tenaga non kesehatan
Peserta diwajibkan membawa laptop dan mouse agar optimal dalam mengikuti workshop ini.
KOMPENTENSI
Setelah mengikuti workshop ini diharapkan peserta mampu:
- Mampu memahami unit cost dan akuntansi biaya
- Memiliki gambaran besar strategi implementasi analisis unit cost di rumah sakit
- Mampu melakukan analisis biaya dengan menggunakan data simulasi rumah sakit
WAKTU DAN TEMPAT
Hari & Tanggal : Rabu – Jumat, 29 – 31 Juli 2026
Waktu : 08.00 WIB – selesai
Tempat : Hotel KHAS Malioboro Yogyakarta (Jl. Gadean No.3, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta)
AGENDA
| Hari Pertama: Rabu, 29 Juli 2026 | ||||||
| Pukul | Durasi | JPL | Kegiatan | Narasumber/ Fasilitaror/ Penanggung Jawab | ||
| T | P | PL | ||||
| 07.30 – 08.30 | Registrasi Peserta dan Pre-Test | |||||
| 08.30 – 08.35 | 5” | Pembukaan Workshop | MC : Ubaid Hawari | |||
| 08.30 – 08.45 | 15” | Pengantar Workshop | Ni Luh Putu Eka Andayani, SKM., M.Kes.
(Kepala Divisi Manajemen Rumah Sakit PKMK) |
|||
| 08.45 – 10.15 | 90” | 2 | Pentingnya rumah sakit mampu mengelola informasi unit cost | Yos Hendra SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI | ||
| 10.15 – 10.30 | 15” | Coffee Break | ||||
| 10.30 – 11.30 | 60” | 1 | Akuntansi Manajemen pada Rumah Sakit | Arif Surya Irawan, S.E., M.Com. Ak., CA. | ||
| 11.30 – 12.15 | 45” | 1 | Pengantar Unit Cost Rumah Sakit | Yos Hendra SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI | ||
| 12.15 – 13.15 | 60” | Ishoma | ||||
| 13.15 – 14.00 | 45” | 1 | Pengantar Unit Cost Rumah Sakit | Yos Hendra SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI | ||
| 14.00 – 14.45 | 45” | 1 | Persiapan Collecting Data Template Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
|
||
| 14.45 – 15.15 | 30” | Coffee Break | ||||
| 15.15 – 16.00 | 45” | 1 | Persiapan Collecting Data Template Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
|
||
| 16.00 – 16.30 | 30” | Diskusi dan Penutup Workshop Hari-1 | Yos Hendra SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI | |||
| Hari Kedua: Kamis, 30 Juli 2026 | ||||||
| Pukul | Durasi | JPL | Kegiatan | Narasumber/ Fasilitator/ Penanggung Jawab | ||
| T | P | PL | ||||
| 08.00 – 08.30 | 30” | Registrasi Peserta & Review Pembelajaran Hari Pertama oleh peserta | Maria Adelheid Lelyana, SE. | |||
| 08.30 – 10.30 | 120” | 2 | Simulasi Collecting Data Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
||
| 10.30 – 10.45 | 15” | Coffee Break | ||||
| 10.45 – 11.30 | 45” | 0,75 | Persiapan Analisis Data Template Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
|
||
| 11.30 – 12.30 | 60” | Ishoma | ||||
| 12.30 – 13.30 | 60” | 1 | Simulasi Analisis Data Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
||
| 13.30 – 14.30 | 60” | 1 | Simulasi Analisis Data Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
||
| 14.30 – 15.00 | 15” | Coffee Break | ||||
| 15.00 – 16.00 | 60” | 1 | Simulasi Analisis Data Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
||
| 16.00 – 16.15 | 15” | Penugasan Hari-2 | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
|||
| 16.15 – 16.30 | 15” | Diskusi dan Penutup Workshop Hari-2 | Yos Hendra SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI | |||
| Hari Ketiga: Jumat, 31 Juli 2026 | ||||||
| Pukul | Durasi | JPL | Kegiatan | Narasumber/ Fasilitator/ Penanggung Jawab | ||
| T | P | PL | ||||
| 08.00 – 08.30 | 30” | Post Test | ||||
| 08.30 – 09.00 | 30” | Review Pembelajaran Hari ke-2 oleh Peserta | Maria Adelheid Lelyana, SE. | |||
| 09.00 – 09.45 | 45” | 0,75 | Simulasi Analisis Data Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA. Husniawan Prasetyo, SE | ||
| 09.45 – 10.00 | 15” | Coffee Break | ||||
| 10.00 – 11.00 | 60” | 1 | Simulasi Analisis Data Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA. Husniawan Prasetyo, SE | ||
| 11.00 – 12.00 | 60” | 1 | Simulasi Penyusunan Tarif berdasarkan pada Unit Cost | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
||
| 12.00 – 13.00 | Ishoma | |||||
| 13.00 – 14.30 | 90” | 1,5 | Simulasi Pemanfaatan Unit Cost sebagai Tools Efisiensi Biaya | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
||
| 14.30 – 15.00 | 30” | Rencana Tindak Lanjut | Yos Hendra SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI | |||
| 15.00 – 15.15 | 15” | Penugasan Hari – 3 | Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
Husniawan Prasetyo, SE |
|||
| 15.15 – 15.30 | 15” | Penutup | Ni Luh Putu Eka Andayani, SKM., M.Kes.
(Kepala Divisi Manajemen Rumah Sakit PKMK) |
|||
NARASUMBER
Narasumber dalam workshop ini, antara lain:
- Yos Hendra, SE., MM., M.Ec.Dev., Ak., CA., MAPPI
- Arif Surya Irawan, S.E., M.Com. Ak., CA.
- Barkah Wahyu P., SE., Ak., CA.
- Husniawan Prasetyo Adhi, SE.
BIAYA KEPESERTAAN
Biaya kepesertaan non akomodasi workshop sebesar Rp. 3.000.000,-/orang
Pembayaran peserta dapat dilakukan dengan melalui transfer ke rekening panitia dengan Kode Unik 36, contoh Rp. 3.000.036. No. Rekening sebagai berikut:
No Rekening : 9888807171130003
Nama Pemilik : Online Course/ Blended Learning FK UGM
Nama Bank : BNI
Alamat : Jalan Persatuan, Bulaksumur Yogyakarta 55281
Catatan: pembayaran yang di lakukan dari beda Bank BNI, mohon bisa menggunakan biaya transfer online sebesar Rp. 6.500 tidak bisa menggunakan biaya BI Fast sebesar Rp. 2.500
FASILITAS
- Materi seminar dalam bentuk softcopy
- Goodie bag
- Snack dan makan siang
Pendaftaran peserta dapat dilakukan online melalui link https://bit.ly/Daftar-WSUnitCost
INFORMASI PENDAFTARAN
- Pendaftaran : Maria Lelyana /082134116190/ [email protected]
- Konten : Barkah Wahyu Prasetyo /085879830589 / [email protected]
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan keperawatan
Universitas Gadjah Mada
Gedung Litbang FK-KMK Jl. Medika Yogyakarta 55281
Telp/Fax: 0274 – 549425
Website: https://manajemenrumahsakit.net/







