MMC Kobar – RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menggelar Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi tenaga kesehatan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026, di Unit Diklat dan Pelatihan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Pelatihan tersebut diikuti 25 tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Para peserta mendapatkan materi dan pembekalan dari narasumber Pro Emergency yang mencakup penguatan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan kondisi trauma serta kegawatdaruratan kardiovaskular.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr. Fachruddin. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Direktur Pelayanan Medik, Wakil Direktur Umum dan Keuangan, serta jajaran manajemen RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Dalam sambutannya, dr. Fachruddin menegaskan pentingnya kompetensi BTCLS bagi tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat dan tindakan tepat.
“BTCLS merupakan kompetensi yang sangat penting bagi tenaga kesehatan, terutama dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat dan tindakan yang tepat. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius, sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” ujar dr. Fachruddin.
Melalui pelatihan tersebut, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan.
Dengan pelatihan dan pembekalan yang diberikan, para peserta diharapkan mampu memberikan pertolongan secara cepat, tepat, profesional, serta tetap mengutamakan keselamatan pasien. (RSSI Pbun)
Sumber: mmc.kotawaringinbaratkab.go.id







