NusaBali- RSUD Karangasem mengefisienkan anggaran khususnya untuk biaya listrik.
RS ini mencoba menggunakan listrik ramah lingkungan berupa PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) 72 panel. Panel ini mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.
Panel-panel PLTS itu ditempel pada atap Gedung Wijaya Kusuma RSUD, tanpa mengubah struktur bangunan dan tidak mengganggu lingkungan. “Panel-panel PLTS tengah dipasang, jumlahnya 72 panel, tetapi belum serah terima. Kami belum tahu berapa kapasitas listrik tenaga surya ini,” jelas Direktur RSUD Karangasem dr I Gede Yuliasena di Amlapura, Rabu (12/10).

Lanskap perawatan kesehatan Asia Tenggara telah berubah karena pergeseran demografis, seperti populasi yang menua dan peningkatan penyakit tidak menular (PTM). Pemerintah dan pemangku kepentingan layanan kesehatan harus menilai kembali pembiayaan dan reformasi layanan kesehatan untuk tidak hanya meningkatkan ekosistem kesehatan dalam hal akses yang adil, tetapi juga keberlanjutan.





