manajemenrumahsakit.net :: PALEMBANG
Rumah Sakit Awal Bros Permudah BPJS
manajemenrumahsakit.net :: PEKANBARU – Sebagian masyarakat pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak mengetahui tahapan-tahapan rujukan yang benar, sehingga banyak klaim biaya ditolak, dan menjadi keluhan. Meskipun sudah ada yang paham, namun ada juga yang menyalahi koridornya. Sebagaimana diketahui, rumah sakit yang ditunjuk BPJS untuk dapat memberikan layanan kesehatan itu dimulai dari tipe D sekelas Puskesmas, Tipe C sekelas RS Awal Bros Panam, dan tipe B sekelas RS Awal Bros Pekanbaru.
Untuk itu, Rabu (15/4) pagi manajemen RS Awal Bros Pekanbaru ikut menyosialisasikan hal ini, digelar acara gathering bersama dengan BPJS dan Faskes tingkat I. Prosesi pembukaan dilakukan oleh diruktur RS awal bros dr Roswin Rosnim Djaafa Awal Bros memberikan pemahaman panduan praktis pelayanan kesehatan melalui BPJS di RS Awal Bros Pekanbaru dengan system rujukan berjenjang.
Disampaikan Manager business and development RS Awal Bros Pekanbaru Nasrul Edy. Kepada Riau Pos usai acara menyatakan, sosialsiasi system rujukan berjenjang ini perlu disampaikan, agar pasien dapat dilayani dengan baik dan terbantu. Jika selama ini ada pasien yang mengambil jalan pintas untuk dapat langsung dilayani di rumah sakit besar, namun pada ujungnya klaim sering menjadi masalah.
Kesadaran Masyarakat Menjadi Peserta BPJS Masih Rendah
manajemenrumahsakit.net :: Serang –
Pengoperasian RSUD Kota Malang Tunggu Payung Hukum
manajemenrumahsakit.net :: Malang (Antara Jatim) – Pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, Jawa Timur, yang dijadwalkan pada pertengahan atau akhir bulan ini molor lagi karena masih menunggu disahkannya payung hukum berupa peraturan daerah (Perda).
Direktur RSUD Kota Malang, Khusnul Muarif, Rabu, mengakui pihaknya masih menunggu pengesahan Perda Retribusi Jasa Umum terlebih dahulu dan sampai saat ini belum menerima pasien. “Kami tidak berani menerima pasien dulu, apalagi memungut biaya (retribusi) karena belum ada payung hukumnya, kalau sudah ada acuan hukumnya, kami baru berani mengoperasikan RSUD dan menerima pasien,” katanya.
Peresmian RSUD sedianya dijadwalkan pada 17 April yang rencananya bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun sampai saat ini RSUD belum ada konfirmasi ulang dari Pemkot Malang. Jika tanggal 17 April batal, peresmian ditunda pada 28 April bersamaan dengan digelarnya acara Asosiasi Perintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Malang.
Hanya saja, peresmian RSUD pada April 2015 itu sifatnya hanya “soft opening” dan belum melayani pasien sebagaimana mestinya. Setelah Perda Retribusi Jasa Umum disahkan oleh DPRD Kota Malang, termasuk retribusi jasa RSUD, manajemen baru berani menerima pasien dan dioperasikan sebagaimana mestinya.
Sebenarnya Perda Retribusi Jasa Umum tersebut diagendakan tuntas dan disahkan awal April lalu, namun karena ada berbagai hambatan, sampai saat ini masih dalam proses pembahasan di dewan. Dan, penuntasannya ditargetkan awal Juni mendatang.
Sementara itu anggota Panitia Khusus (Pansus) Perda Retribusi Jasa Umum DPRD Kota Malang, Choirul Amri, mengatakan pembahasan perda tersebut sebenarnya sudah beres. Namun, karena jadwal badan musyawarah (Banmus) cukup padat, otomatis pengesahan perda itu ditunda dan baru dijadwalkan dalam rapat paripurna pada 28 Mei 2015.
“Kami sudah usulkan ke Banmus untuk segera disahkan, tetapi tidak bisa karena jadwal Banmus sudah padat. Karena belum disahkannya perda tersebut, RSUD tidak bisa menerima pasien dan memungut retribusi, sebab kalau tetap dioperasikan berarti tarifnya ilegal, bahkan bisa dikatakan ada pungutan liar,” ujarnya. .(*)
Sumber: antarajatim.com
RS Jogja Luncurkan Wadah Bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
manajemenrumahsakit.net :: YOGYAKARTA — Rumah Sakit Jogja meluncurkan Forum Anak Hebat untuk mewadahi anak-anak berkebutuhan khusus yang rutin melakukan pengecekan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Yogyakarta itu.
“Forum ini dibentuk karena kunjungan anak berkebutuhan khusus yang mengakses layanan kesehatan di Rumah Sakit Jogja cukup banyak,” kata Direktur Utama Rumah Sakit Jogja Tuty Setyowati di Yogyakarta, Rabu (15/4). Berdasarkan data, sejak Desember 2014 hingga Januari, ada 163 anak berkebutuhan khusus yang tercatat sebagai pasien di rumah sakit tersebut dan 26 di antaranya adalah pasien tetap.
Menurut dia, anak berkebutuhan khusus dan orang tuanya bisa memperoleh lebih banyak pengetahuan dan informasi dengan bergabung di dalam forum tersebut karena ada jadwal pertemuan khusus yang rutin digelar secara periodik. “Nanti akan ditetapkan jadwal pertemuan rutinnya, apakah itu setiap satu atau tiga bulan sekali,” katanya.
Anak berkebutuhan khusus yang tercatat sebagai pasien di Rumah Sakit Jogja didominasi oleh anak autis dan “Down Syndrome”. Di rumah sakit milik pemerintah itu, anak berkebutuhan khusus bisa mengakses layanan rehabilitasi medis, layanan tumbuh kembang, dan terapi wicara. “Kami siapkan dokter anak, termasuk psikolog untuk mendukung layanan ini,” lanjutnya.
Tuty berharap, anak-anak berkebutuhan khusus tersebut dapat memiliki rasa percaya diri dan tidak lagi dianggap sebagai anak-anak yang lemah. “Untuk orang tua pun, akan diberikan pendampingan agar mereka menyadari bahwa anak-anak mereka bukan beban. Anak-anak tersebut tetap bisa diarahkan sesuai kemampuannya masing-masing,” katanya.
Keberadaan forum anak sehat tersebut merupakan yang pertama di DIY dan diharapkan bisa menjadi percontohan bagi kabupaten lain di provinsi tersebut.
Sumber: republika.co.id
Gandeng perusahaan Malaysia, TelkomSigma rambah bisnis TeleRadiology
manajemenrumahsakit.net :: Salah satu anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia, PT Sigma Cipta Caraka (TelkomSigma) menggenjot bisnis solusi Teknologi Informasi (TI) dengan menggandeng perusahaan asal Malaysia, Redtone International Bhd. Melalui kerja sama ini, TelkomSigma bakal menyediakan layanan TeleRadiology.
Rumah Sakit Siloam Gelar Talkshow Kekerasan dan Pelecehan terhadap Anak
manajemenrumahsakit.net :: MANADO (BK): Rumah Sakit Siloam (Siloam Hospitals) yang berkedudukan di Jalan Samratulangi Manado akan menggelar talkshow bertajuk Antisipasi Kekerasan dan Pelecehan Seksual Pada Anak, Jumat (17/4/2015), di lobi lantai dasar Siloam Hospital Manado.
Hal tersebut dikatakan Marketing and Communication Siloam Hosptila Manado, John Rahasia SIP
RSUD Linggajati Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan
manajemenrumahsakit.net :: Diusianya yang baru tiga tahun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati Kuningan menargetkan menjadi rumah sakit rujukan/tindak lanjut, dari segi fasilitas RSUD Linggajati telah dilengkapi dengan fasilitas hemodialisa, USG 4 dimensi, kemudian dari segi SDM telah memiliki dokter bedah sebanyak tiga orang, dokter dalam tiga orang serta dokter anak dua orang.
RSUD Meuraxa Terapkan Pelayanan Islami
manajemenrumahsakit.net :: Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa, Kota Banda Aceh, menerapkan pelayanan Islami bagi pasien dan keluarganya.
Direktur RSUD Meuraxa dr Syahrul SpBS di Banda Aceh, Senin, mengatakan penerapan pelayanan Islami karena sesuai visi dan misi Kota Banda Aceh sebagai Kota Madani.
“Sebagai rumah sakit di daerah yang menerapkan syariat Islam, sudah seharusnya pelayanan yang diterapkan berbasis Islam. Pelayanan Islami inilah yang kami terapkan,” kata dia.
Ia menyebutkan beberapa pelayanan berbasis Islam tersebut seperti semua ruangan rawat harus memiliki penanda arah kiblat. Pelayanan diawali ucapan Assalamualaikum.
Kemudian, kata dia, pasien maupun keluarga pasien yang menjaga selalu diingatkan waktu shalat. Perawat juga akan membantu pasien rawat inap yang sulit bergerak menunaikan shalat lima waktu.
“Selain itu, dokter ketika merawat pasien diawali membaca Bismillah.







