Gorontalo (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelayanan persiapan operatif.
Pelayanan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien, khususnya dalam memastikan kesiapan pasien sebelum menjalani tindakan operasi.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara dr Rachman Kuki di Gorontalo Utara, Senin mengatakan kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pelayanan yang berkaitan langsung dengan proses persiapan operasi.
Seperti dokter spesialis bedah, dokter anestesi, Ketua Komite Medik, unsur keperawatan, kepala ruang instalasi bedah/OK, serta kepala ruang rawat inap bedah.
Keterlibatan lintas profesi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kesinambungan pelayanan, mulai dari persiapan pasien di ruang rawat inap sampai pelaksanaan tindakan di kamar operasi.
Rachman mengatakan persiapan operatif merupakan salah satu tahapan penting yang sangat menentukan keselamatan pasien dan keberhasilan tindakan operasi.
“Seluruh unsur pelayanan perlu menelaah kembali setiap SOP yang berkaitan dengan pelayanan persiapan operatif dan memastikan implementasinya di lapangan. Kepatuhan terhadap SOP harus menjadi budaya dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” katanya.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam monitoring dan evaluasi antara lain kepatuhan terhadap identifikasi pasien, verifikasi kesiapan pasien, kelengkapan pemeriksaan penunjang, asesmen dan persiapan anestesi.
Termasuk kelengkapan informed consent, kesiapan dokumen rekam medis, komunikasi antarprofesi, serta pelaksanaan checklist keselamatan pasien sebelum tindakan operasi.
Selain melakukan evaluasi terhadap kepatuhan prosedur, kegiatan ini juga menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemukan dalam proses persiapan operatif serta menyusun langkah-langkah perbaikan secara bersama-sama.
RSUD dr Zainal Umar Sidiki berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap proses pelayanan.
Melalui koordinasi yang baik antara dokter, perawat, tenaga kesehatan dan seluruh unsur terkait, diharapkan setiap pasien yang menjalani tindakan operasi mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, efektif dan sesuai standar.
Pelaksanaan monev ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap standar dan SOP pelayanan persiapan operatif sehingga mampu meminimalkan risiko kesalahan, meningkatkan keselamatan pasien, serta menghasilkan luaran operasi yang optimal.
Dengan semangat peningkatan mutu dan keselamatan pasien, RSUD dr Zainal Umar Sidiki terus mendorong seluruh tenaga kesehatan untuk menjadikan kepatuhan terhadap standar pelayanan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.
“Ini dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di wilayah pesisir ini,” kata Rachman.
Sumber: gorontalo.antaranews.com







