JAYAPURA – RSUD Jayapura menyiapkan rencana pengembangan layanan rumah sakit dengan memperkuat kapasitas perawatan intensif, khususnya Intensive Care Unit (ICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Penguatan ini diarahkan untuk memastikan pasien kritis, termasuk bayi, dapat ditangani lebih cepat dan optimal seiring meningkatnya kebutuhan layanan rujukan di Papua.
Pelaksana Tugas Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey, mengatakan keterbatasan ruang ICU dan NICU masih menjadi tantangan utama dalam pelayanan. Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk serta tingginya pasien rujukan dari berbagai wilayah membuat kebutuhan perawatan intensif terus bertambah.







