Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf menyatakan, kekuatan dan kelemahan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) kurang-lebih merupakan gambaran kekuatan dan kelemahan program BPJS Kesehatan mendatang. Tentu tidak bijak bila langsung menyalahkan ke-16 rumah sakit yang mundur dari program KJS dan menuding mereka hanya berpikir untung.
Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sering disebut sebagai miniatur pelaksanaan jaminan kesehatan oleh BPJS Kesehatan, yang akan dimulai pada 1 Januari 2014. Setiap permasalahan yang timbul dari program KJS sebaiknya dikaji seksama dan menjadi pembelajaran penting persiapan beroperasinya BPJS Kesehatan.
Berdasarkan UU Rumah Sakit, setiap RS berhak menjalin kerjasama dengan pihak lain dan mendapatkan imbalan jasa atas pelayanan yang diberikannya. Sebagai rumah sakit swasta, sangat wajar apabila mereka memikirkan keuntungan.
“Walaupun tidak boleh melupakan fungsi sosialnya dengan memberikan fasilitas pelayanan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu,” kata Nova, Selasa (21/05/13).
Nova mengapresiasi langkah cepat Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan yang akan mengevaluasi keluhan sejumlah rumah sakit itu. Harus diingat, mereka juga asset Pemprov DKI dan Pemerintah pusat.
Nova menjelaskan, jika memang sebab utama permasalahan itu adalah perubahan sistem pembayaran, maka ini menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi Pemprov DKI dan Pusat. Sekarang sistem pembayaran telah diubah menjadi sistem Indonesia Case Based Group (INA CBG). Ini adalah sistem pembayaran kepada pemberi pelayanan kesehatan (PPK) berdasarkan pengelompokan ciri klinis dan biaya perawatan yang sama.
“Karena sistem INA-CBGs ini akan digunakan oleh BPJS Kesehatan dan sosialisasi kepada rumah sakit-rumah sakit calon providers BPJS Kesehatan belum terlalu gencar,” ujarnya.
Kalau ini dibiarkan tanpa sosialisasi yang masif, maka bisa jadi hanya sedikit rumah sakit swasta yang mau bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dampaknya, pemerintah hanya akan bertumpu kepada rumah-rumah sakit milik Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
Sumber: lensaindonesia.com

Jakarta, PKMK. Ribuan perawat dari berbagai propinsi ataupun kota di Indonesia mengakhiri aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pukul 12.00 WIB, Jakarta (21/5/2013). Sebelumnya, dari atas mimbar, sejumlah koordinator aksi menyampaikan hasil pembicaraan perwakilan perawat dengan sejumlah pimpinan DPR. Salah satu diantaranya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Keperawatan dijanjikan disahkan tahun ini. “Pimpinan DPR juga berjanji akan mengawasi ketat pembahasan RUU Keperawatan,” kata koordinator aksi tersebut. Pimpinan DPR mengatakan bahwa salah satu lembaga yang berperan penting dalam pemulusan pengabsahan RUU Keperawatan adalah Kementerian Kesehatan. “Oleh karena itu, marilah sekarang dengan tertib kita menuju ke Kementerian Kesehatan di Jalan Rasuna Said, Kuningan,” ungkapnya.
Maluku – Kabupaten Maluku Tengah membutuhkan lima rumah sakit umum (RSU) tingkat pratama di Kecamatan Leihitu, Banda, Seram Utara, Seram Utara Timur Seti dan Kecamatan Telutih. Kebutuhan itu telah disampaikan pada Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi pada kunjungannya ke Maluku Tengah, 13 Mei lalu.
JAKARTA – Program Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang dicanangkan Gubernur Joko Widodo bermasalah. Kendati demikian, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih mengaku tetap menjalankan program Pemprov DKI itu.
Organisasi kesehatan dunia (WHO) melaporkan kasus baru penularan virus corona baru di Arab Saudi. Saat ini total ada 41 pasien yang terinfeksi dan 20 orang meninggal dunia sejak pertama kali virus ini diidentifikasi pada September 2012.
Singapura, Penduduknya hanya sekitar 5 juta jiwa, tapi Singapura memiliki banyak rumah sakit internasional yang menjadi rujukan dari berbagai negara, salah satunya Indonesia. Negara ini menjadi destinasi favorit untuk berobat dan berbelanja. Apa rahasianya?
Jakarta : Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok kini dihadapkan dengan masalah baru. Sebanyak 16 rumah sakit swasta akan mundur dan tidak bisa melayani program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Hikmah dari peristiwa ini, Jokowi jangan lagi terburu-buru melahirkan kebijakan demi kepentingan popularitas.
Jakarta – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan 19 rumah sakit (RS) yang dibangun dengan total anggaran Rp2,7 triliun belum dimanfaatkan optimal.
JAKARTA – Sejumlah rumah sakit swasta di Jakarta mengusulkan ketentuan tarif program Kartu Jakarta Sehat segera diperbaiki. Nilai pembayaran klaim pelayanan kesehatan yang selama ini diberlakukan dinilai terlalu kecil dan mereka minta agar diperbesar.





