| Edisi Minggu ke 41: Selasa 20 Oktober 2020
Mewujudkan Keadilan Kesehatan Melalui Telemedicine dan Telehealth? Akselerasi Konsultasi Kesehatan Jarak Jauh di Era Pandemi COVID-19 Community of Practice for Health Equity Telemedicine dan Telehealth adalah salah satu inovasi penggunaan teknologi informasi dalam dunia pelayanan medis. Menurut American Academy of Family Physicians (AAFP), Telemedicine adalah praktik kedokteran yang menggunakan teknologi atau alat telekomunikasi untuk memberikan perawatan dari jarak jauh. Di sisi lain, Telehealth memiliki definisi yang lebih luas dan mengacu pada pelayanan kesehatan jarak jauh secara klinis maupun non klinis. Dengan diadakannya pembatasan wilayah dan social distancing, masyarakat disarankan untuk mengurangi kunjungan ke rumah sakit untuk menghindari tertular COVID-19. Untuk tetap memenuhi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, maka banyak negara yang menggencarkan penggunaan Telemedicine dan Telehealth. Negara-negara yang sebelumnya belum menggunakan Telemedicine dan Telehealth juga sekarang tengah mengejar pengadaan dan perkembangan pelayanan kesehatan secara daring atau jarak jauh. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Tantangan Pelayanan Kesehatan HIV/AIDS bagi ODHA Selama Pandemi COVID-19 |
||
Mewujudkan Keadilan Kesehatan Melalui Telemedicine dan Telehealth?
Mewujudkan Keadilan Kesehatan Melalui Telemedicine dan Telehealth?
Akselerasi Konsultasi Kesehatan Jarak Jauh di Era Pandemi COVID-19
Community of Practice for Health Equity

Telemedicine dan Telehealth adalah salah satu inovasi penggunaan teknologi informasi dalam dunia pelayanan medis. Menurut American Academy of Family Physicians (AAFP), Telemedicine adalah praktik kedokteran yang menggunakan teknologi atau alat telekomunikasi untuk memberikan perawatan dari jarak jauh. Di sisi lain, Telehealth memiliki definisi yang lebih luas dan mengacu pada pelayanan kesehatan jarak jauh secara klinis maupun non klinis. Dengan diadakannya pembatasan wilayah dan social distancing, masyarakat disarankan untuk mengurangi kunjungan ke rumah sakit untuk menghindari tertular COVID-19. Untuk tetap memenuhi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat, maka banyak negara yang menggencarkan penggunaan Telemedicine dan Telehealth. Negara-negara yang sebelumnya belum menggunakan Telemedicine dan Telehealth juga sekarang tengah mengejar pengadaan dan perkembangan pelayanan kesehatan secara daring atau jarak jauh.
Mesin PCR RSUD Mimika Rusak, Sampel Dikirim ke Jayapura
TIMIKA — Mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk pemeriksaan sampel spesimen usap hidung dan tenggorokan untuk mendiagnosa Covid-19 milik RSUD Mimika dilaporkan mengalami kerusakan sejak pekan lalu sehingga sebagian sampel spesimen terpaksa dikirim ke Jayapura.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra di Timika, Selasa (20/10), mengatakan dalam beberapa hari ini spesimen usap tenggorokan dan hidung sebagian ada yang dikirim ke Klinik Kuala Kencana untuk diperiksa dengan mesin PCR milik PT Freeport Indonesia, dan sebagian lagi dikirim ke Jayapura untuk diperiksa dengan mesin PCR pada Labkes Provinsi Papua dan Puslitbangkes Kemenkes di Jayapura.
Nakes VK PONEK RSUD Palabuhanratu Positif Covid-19, Pelayanan Persalinan Dialihkan
Pelayanan VK (Verlos Kamer) atau ruang bersalin dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) atau pelayanan ibu dan anak baru lahir di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ditutup sementara sejak Selasa (20/10/2020) sore.
Hal itu lantaran salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) di pelayanan VK PONEK yang dinyatakan positif Covid-19, disusul 12 orang lainnya dinyatakan kontak erat.
RSUD Wangaya Siapkan Laboratorium PCR yang Bisa Uji 90 Sampel Swab Per Hari
DENPASAR, RSUD Wangaya, Denpasar persiapkan Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi penularan Covid-19.
Alat PCR yang merupakan bantuan dari Pemprov Bali nantinya dapat melakukan pengujian 90 sampel swab per hari. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan Laboratorium PCR di RSUD Wangaya ini dijadwalkan resmi beroperasi, 22 Oktober 2020 besok. Sebelum dioperasikan, lebih dulu dilaksanakan upacara pamelaspas di hari yang sama pada Wraspati Umanis Pahang, Kamis (22/10) pagi.
Saat ini, Ruangam Laboratorium PCR di RSUD Wangaya masih dilakukan perbaikan. “Kalau untuk alat, sudah ada. Sekarang yang masih dikerjakan adalah servis ruangan. Rencananya, setelah dilakukan upacara pamelaspas hari Kamis, Lab PCR RSUD Wangaya ini akan langsung dioperasikan,” jelas Dewa Rai yang juga Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, Selasa (20/10).
Daya Tampung RSUD HM Sani Makin Tipis, Pasien Covid-19 Dirujuk ke RSKI
Kasus Covid-19 yang belum juga menurun di Karimun berdampak pada daya tampung pasien corona di RSUD Muhammad Sani, Karimun, Kepulauan Riau terbatas.
Informasi terbaru menyebut, saat ini RS tersebut hanya bisa menampung 30 pasien. Kondisi ini membuat sejumlah pasien baru positif Covid-19 dirujuk ke RSKI Covid-19 Galang menggunakan kapal ambulans.
Kunjungi RSUD Asy-Syifa KSB, Wagub Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan
Penerapan protokol kesehatan adalah salah satu upaya terpenting dalam pencegahan penularan Covid -19. Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah secara konsisten melakukan sosialisasi pentingnya penerapan protokol kesehatan tersebut. Kali ini Wakil Gubernur mengunjungi RSUD Asy-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, Selasa 20 Oktober 2020.
“Kalau bicara Pandemi ini yang paling utama adalah protokol covid. Protokol covid ini kelihatannya sederhana, berkali-kali dan berulang-ulang itu saja yang kita bicarakan, tetapi pelaksanaannya terkadang sulit, karena kita memang kita berbicara merubah mindset masyarakat,” kata Wakil Gubernur saat mengunjungi RSUD Asy-Syifa.
Reportase Webinar Keadilan Sosial dalam Pemenuhan Akses dan Distribusi Vaksin COVID-19 di Indonesia
Reportase Webinar
Keadilan Sosial dalam Pemenuhan Akses dan Distribusi Vaksin
COVID-19 di Indonesia
CoP for Health Equity
Selasa, 20 Oktober 2020

Sampai saat ini, belum ada negara yang mampu memproduksi jumlah vaksin yang dibutuhkan secara individu, sedangkan penyediaan vaksin tidak akan mengakhiri pandemi dengan cepat kecuali jika didistribusikan secara adil. Kondisi ini menyebabkan timbulnya persaingan antar negara untuk mendapatkan stok vaksin saat tersedia nanti. Maka dari itu, GAVI meluncurkan program Covax dan Indonesia telah menjadi bagian dari negara menengah ke bawah yang akan mendapatkan subsidi dari COVAX. Namun, Indonesia tetap memerlukan strategi jangka panjang dalam pengembangan dan pengadaan vaksin COVID-19. Webinar yang diadakan pada 20 Oktober 2020 mengundang tiga panelis untuk mendiskusikan bagaimana pemenuhan dan skema distribusi vaksin COVID-19 secara ekuitabel serta pentingnya edukasi masyarakat akan pentingnya vaksin. Ketiga panelis yang berkontribusi pada webinar kali ini ialah Prof. dr. Amin Soebandrio, Ph. D, Sp. MK (K), Dr. Nihayatul Wafiroh, MA, dan Dr. dr. Mubasysyir Hasan Basri, MA. Webinar ini dimoderatori oleh dr. Tiara Marthias, MPH.
RSUD Al Ihsan Berhasil Tangani Kelainan Pembulu Darah dengan Teknologi TEVAR
BALEENDAH – RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat berhasil melakukan Tindakan Thoracic Endovascular Aortic Repair (TEVAR) untuk pertama kalinya pada Jumat tanggal 16 Oktober 2020.
Tindakan tersebut dilakukan pada pasien dengan kondisi diseksi aorta (robeknya pembuluh darah besar aorta). Tindakan ini berhasil dilaksanakan dengan baik di unit Cathlab Instalasi Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Al Ihsan Prov Jawa Barat, oleh tim dokter vascular yang terdiri dari dr. Reza SpJP, dr.Ihsan SpBV dan dr Andika SpAN.
RSUD Kotamobagu Usulkan Penambahan Bangunan Baru lewat DAK dan DAU
KOTAMOBAGU – Guna memaksimalkan pelayanan penanganan pasien, RSUD Kotamobagu usulkan penambahan beberapa bangunan baru sebagai infrastruktur penunjang rumah sakit.
Kabag Umum RSUD Kotamobagu Hendri Kolopita, mengatakan ada tiga bagunan yang diusulkan dibangun baru, dan merupakan bangunan penting,
”Ada tiga bangunan baru yang prioritas untuk dibangun dan ini sudah diusulkan ada yang lewat DAU dan DAK,” terang Hendri Kolopita.








