BANDAR LAMPUNG (Lampost.Co): Beberapa keluarga pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial(BPJS) Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) mengeluhkan kondisi minimnya obat-obatan yang ada di RSUDAM. Namun, pihak rumah sakit beranggapan obat pasien peserta BPJS tidak berkurang dan masih tersedia.
Untuk kondisi saat ini, obat-obatan bagi peserta BPJS kesehatan sudah diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 328/MENKES/SK/VIII/2013 tentang Formularium Nasional yang berlaku sejak 2014. Demikian diungkapkan Elitha M Utari, Kepala Bagian Perencanaan dan Rekam Medik RSUDAM di kantornya, Bandar Lampung, Rabu (26/3).
Udin (45), warga Sukabumi, yang merawat ayahnya yang terserang hipertensi mengungkapkan bahwa ayahnya harus membeli obat di luar RSUDAM, karena ketersediaan obat yang tidak ada di RSUDAM.

PT Kaltim Medika Utama (KMU) mendirikan Rumah Sakit Pupuk Kaltim Siaga Ramania, di Jalan Ramania Nomor 3, Samarinda. Rumah sakit ini diresmikan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Selasa (25/3) kemarin. Kelebihannya, diklaim memiliki alat kesehatan tercanggih di Kaltim, dan mereka yang pertama memilikinya.
suarasurabaya.net – Dinas Kesehatan Jawa Timur akan menambah layanan untuk penderita tuberkulosis (TB), di empat rumah sakit.
PEKANBARU,SeRiau 





