Gorontalo (ANTARA) – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo memastikan tidak akan melakukan alih fungsi gedung mal yang berada di area rumah sakit tersebut, menjadi gedung pelayanan rumah sakit.
Hal itu dikatakan Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD Dr Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo Ismail Pomalingo di Kabupaten Gorontalo, Selasa.
Menurutnya alasan tersebut sudah disampaikan kepada publik beberapa waktu lalu, pada pelaksanaan Forum Konsultasi Publik yang digelar Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Gorontalo di rumah sakit tersebut.
Ismail menjelaskan bangunan mal Limboto yang berada di belakang gedung rumah sakit tersebut, dibangun bukan dalam desain struktur bangunan rumah sakit, sehingga tidak dapat dimanfaatkan menjadi fasilitas rumah sakit, baik sebagai gedung pelayanan rawat jalan, maupun rawat inap.
“Kami sudah pernah melakukan uji forensik bangunan mal ini. Memang hasilnya gedung tersebut masih layak digunakan, namun bukan untuk struktur bangunan rumah sakit, sehingga tidak bisa dialihfungsikan,” katanya.
Hal yang mungkin dilakukan adalah, memanfaatkan lantai bawah mal sebagai gedung kantor RSUD Ainun Habibie.
“Kemungkinan besar gedung mal ini masih bisa dijadikan gedung kantor tapi hanya lantai bawah saja, bukan di bagian lantai atas,” katanya.
Kemungkinan rencana tersebut pun masih akan menunggu lagi hasil uji forensik bangunan yang dilakukan ulang, mengingat umur gedung sudah mencapai 20 tahun, sehingga faktor kelayakan demi keamanan pemanfaatan menjadi prioritas.
“Kami berharap publik mendapatkan jawaban alasan mengapa pihak manajemen RSUD Ainun Habibie tidak dapat memanfaatkan gedung mal tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, untuk perbaikan gedung mal pun sulit dilakukan oleh pihak manajemen rumah sakit, apalagi jika hanya mengandalkan sumber anggaran dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit ini.
“Anggaran BLUD tidak memungkinkan membiayai renovasi gedung mal tersebut,” kata Ismail.
Dalam pengembangannya, RSUD Dr Hasri Ainun Habibie terus mengoptimalkan pemenuhan sarana dan prasarana yang diperlukan, dalam rangka memenuhi akses layanan kesehatan yang diperlukan masyarakat.
“Kami berupaya memenuhi pelayanan kesehatan paripurna untuk memenuhi harapan masyarakat, disamping menjadi upaya dalam meningkatkan kepercayaan publik dan peningkatan jumlah kunjungan ke rumah sakit ini sesuai visi dan misi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam mengoptimalkan layanan kesehatan di Provinsi Gorontalo,” katanya.
Sumber: gorontalo.antaranews.com







