BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk memperbarui dan menambah peralatan kesehatan kedokteran pada 2026 ini.
Direktur RSUD Taman Husada Bontang, Suhardi, mengatakan anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan penunjang pelayanan medis di rumah sakit.
Biaya belanja modal anggaran alat kedokteran harus selalu dilaksanakan agar semua peralatan bisa selalu steril dan tidak berimbas pada pelayanan.
Menurutnya, pengadaan alat kedokteran menjadi bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. Peralatan yang dibeli nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan serta perkembangan teknologi kedokteran terkini.
“Anggarannya sekitar Rp2 miliar untuk alat kesehatan kedokteran. Kami sesuaikan dengan kebutuhan dan teknologi terbaru agar pelayanan kepada pasien bisa semakin baik,” ujar Suhardi.
Ia menjelaskan, pembaruan peralatan kesehatan diharapkan dapat menunjang proses pemeriksaan maupun penanganan pasien. Dengan begitu, masyarakat yang berobat di RSUD Taman Husada dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.
Selain mempertimbangkan perkembangan teknologi, Suhardi menegaskan setiap alat kesehatan yang digunakan harus memenuhi standar yang berlaku. Pengadaan peralatan juga mengacu pada ketentuan dan regulasi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
“Kami memastikan alat yang digunakan sesuai standar dan aturan dari Kementerian Kesehatan. Jadi, bukan hanya soal teknologi terbaru, tetapi juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Suhardi menambahkan, pengadaan dan pembaruan alat kesehatan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas serta kebutuhan pelayanan. Hal ini dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung peningkatan kualitas layanan di RSUD Taman Husada.
“Kami tetap memberikan kualitas pelayanan terbaik,” pungkasnya
Sumber: klikkaltim.com







