BEBERAPA waktu lalu, Gleneagles Hospital Singapura sekali lagi masuk dalam jajaran 10 Rumah Sakit Terbaik di Dunia bagi Wisatawan Medis, menurut peringkat tahunan yang dikeluarkan oleh Medical Travel Quality Alliance (MTQUA), penyelenggara sertifikasi berkelas internasional bagi penyedia jasa pelayanan kesehatan.
Setelah meninjau rumah sakit terkemuka di seluruh dunia, Gleneagles, dari Parkway Hospital Singapore Pte Ltd., sekali lagi dipercaya sebagai rumah sakit yang memenuhi kebutuhan khusus para wisatawan medis dan menyediakan mereka dengan perawatan yang memuaskan, melebihi standar protokol klinis.
“Gleneagles Hospital merupakan salah satu pusat medis terbaik,” kata Julie Munro, president of MTQUA. “Penghargaan ini mengakui bahwa Gleneagles juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek non-klinis, kunci dari perawatan pasien sehingga mempengaruhi hasil penyembuhan terbaik dan perjalanan wisata medis yang sukses bagi para wisatawan medis,” ujarnya.
MTQUA percaya bahwa wisatawan medis bukan merupakan pasien biasa. Rumah sakit dan dokter harus memberikan penanganan yang unik bagi mereka seperti perbedaan bahasa, budaya, praktik sosial, etika, dan koordinasi pasca perawatan.
“Hampir mustahil bagi wisatawan medis untuk menemukan rumah sakit yang baik menurut diri mereka sendiri,” kata Munro. “Kami berharap konsumen dan dokter akan belajar dari daftar rumah sakit terbaik ini atas keberhasilan mereka dalam menangani para wisatawan medis. Hal utama yang dibutuhkan untuk para pasien ketika akan melakukan pariwisata medis adalah mencari bantuan dari penyedia jasa perjalanan medis bersertifikat dan lebih mengurangi menghabiskan waktu berkutik dengan pembookingan hotel maupun jasa antar-jemput bandara,” katanya.
Untuk pertama kalinya, tujuh dari 10 rumah sakit terbaik dunia dalam pariwisata medis, terdapat di Asia – dua di India dan lima di ASEAN, bahkan Asia terus menarik puluhan ribu wisatawan medis dari berbagai daerah dan belahan dunia lainnya.
Selain Gleneagles Hospital Singapore, 9 Rumah Sakit Terbaik di Dunia bagi Wisatawan Medis tahun 2013 antara lain: Prince Court Medical Center, Asklepios Klinik Barmbek, Clemenceau Medical Center, Fortis Hospital Bangalore, Wooridul Spine Hospital, Bumrungrad International, Anadolu Medical Center, Bangkok Hospital Medical Center, dan Asia Heart Institute.
Singapura adalah pusat medis di Asia, dan terkenal sebagai pusat medis internasional yang berhasil menarik ribuan wisatawan medis setiap tahunnya. Berbagai pusat pelayanan medis profesional yang berkelas internasional, juga perusahaan kesehatan multinasional tertarik untuk mendirikan kantor pusat di sana. Mereka berbagi keahlian dan melakukan penelitian untuk perkembangan dunia medis, dan mengadakan berbagai pelatihan juga kegiatan medis di Singapura. Pemerintah Singapura sangat agresif mengejar inisiatif untuk mempertahankan dominasinya di Asia untuk perawatan kesehatan khusus dan penelitian klinis.
Medical Travel Quality Alliance (MTQUA) adalah sebuah organisasi independen internasional yang didirikan pada tahun 2009, dengan tujuan untuk mempromosikan keselamatan dan kualitas dalam pengobatan dan perawatan bagi wisatawan medis.
Hal ini mendorong pengembangan secara profesional pada industri pariwisata medis di dunia dengan menawarkan sertifikasi pariwisata medis internasional, mereka juga menerbitkan serangkaian Praktik Terbaik dalam dunia pariwisata medis dan mengoperasikan Registry Patients, semacam rekam medis untuk pasien yang akan bepergian internasional.
Gleneagles Hospital Singapore merupakan sebuah rumah sakit berstandar internasional yang memiliki 272 tempat tidur perawatan akut yang menyediakan berbagai pelayanan medis dan pembedahan untuk perawatan total pasien. Kunci kekuatan Gleneagles terletak pada fokus pelayanan pasien yang user-friendly, perawatan berkualitas, keahlian spesialisnya dan teknologi medis yang terbukti canggih. Rumah sakit ini terakreditasi oleh Joint Commission International, dengan spesialisasi utama pada kardiologi, gastroenterologi, transplantasi hati, kebidanan dan ginekologi, juga onkologi dan ortopedi.
Sumber: atjehpost.com

DUMAI– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, saat ini tengah melakukan pembangunan penambahan ruang kelas I hingga III bagi pasien. Pembangunan dengan cara bertahap itu sendiri menggunakan dana APBD 2013 hingga 2015 sebanyak Rp24 miliar.
KUPANG – Lippo Group akan mendirikan empat buah rumah sakit (RS) berstandar internasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan mempertimbangkan usulan pengembangan Rumah Sakit Bhayangkara menjadi Unit Pelayanan Teknis (UPT). Menurut Asisten Deputi Kelembagaan Kesejahteraan Rakyat KemenPAN-RB, Jaka Sutisna pengembangan Rumah Sakit Bhayangkara menjadi UPT merupakan kebijakan Polri dalam meningkatkan pelayanan yang bermutu, merata, profesional, dan proporsional.
BANDUNG – Rumah sakit asal Malaysia semakin memperluas pasar dengan berupaya menjaring pasien dari Indonesia. Mereka mengklaim tak kalah kualitas dari Singapura yang cenderung lebih kerap dirujuk WNI dalam urusan pengobatan medis atas penyakitnya.
Dengan alasan kamar rumah sakit penuh, Nasrudin (57) warga Jalan Nusa Indah E1, RT 6 RW 8, Kebon Jeruk, Jakarta Barat terpaksa menjalani pengobatan di rumah. Nasrudin diketahui memiliki penyakit tumor di kepala.
Jakarta, PKMK. Konsep badan hukum khusus RS dalam UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, mengandung prinsip-prinsip good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. RS harus dikelola profesional demi sumber dana dan sumber pengelolaan. Kompleksitas pengelolaan RS membuat perlunya badan hukum tersendiri. Jadi, ketentuan badan hukum rumah sakit itu tidak lepas dari keinginan Pemerintah Indonesia untuk adanya prinsip-prinsip pengelolaan yang baik di rumah sakit. “Khususnya asas etika dan profesionalisme,” kata Arsil Rusli, Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kesehatan RI, di Jakarta (12/6/2013).
Jakarta, PKMK. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit mengharuskan RS untuk memiliki badan hukum khusus ternyata memiliki tujuan tertentu. Tujuan yang dimaksud yaitu untuk melindungi RS dari resiko dari kegiatan lain yang dijalankan pemilik rumah sakit, ungkap Ruhut Sitompul, Anggota DPR RI Ruhut Sitompul dalam sidang di Mahkamah Konstitusi di Jakarta (12/6/2013).
PURWAKARTA-Penanganan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih lambat. Akibatnya fatal, janin pasien Jaminan Persalinan (Jampersal) meninggal dunia sebelum ditangani. Selain lambat, setelah sembilan hari sampai berita ini diturunkan, Senin (10/6), janin yang meninggal dunia dalam kandungan itu belum juga diangkat.
Padang, Padek—Rumah sakit (RS) dilarang memungut biaya dari masyarakat miskin yang berobat menggunakan kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Jika ada rumah sakit masih memungut biaya pada pemegang kartu jamkesmas, masyarakat dapat melaporkan rumah sakit tersebut.





