REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Sembilan Rumah Sakit (RS) di Kota Tangerang Selatan, Banten, tercatat bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dalam Program Jaminan Kesehatan (JKN).
“Ada sembilan rumah sakit di Tangerang Selatan yang bekerja sama dengan BPJS dalam Program JKN,” kata Direktur RSU Kota Tangsel, Dr Maya di Tangerang.
Sembilan rumah sakit tersebut yakni RSU Kota Tangsel, RS Bhineka Bhakti Husada, RS Anak Permata Sarana Husada, OMNI Hospital, RS Islam As-Shobirin, RS Sari Asih dan RSIA Cinta Kasih.
Ia menjelaskan, dengan adanya kerja sama ini maka akan memberikan kemudahan bagi warga Tangerang Selatan dalam mendapat jaminan kesehatan.
Program Jaminan Kesehatan yang merupakan penggabungan dari Jamsostek, Askes dan Jamkesmas tersebut, adalah bentuk dalam menjamin kesehatan. “Kita harapkan agar pelayanan kesehatan di Tangsel dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Ditambahkannya, layanan kesehatan yang dijamin BPJS mencakup Rawat Jalan Tingkat Lanjut (RJTL) di rumah sakit umum yang ditunjuk melalui poliklinik spesialis.
Meliputi administrasi pelayanan, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi oleh dokter spesialis serta subspesialis. Tindakan medis spesialistik sesuai indikasi medis.
“Sedangkan untuk layanan rawat inap yang meliputi, perawatan inap non intentif dan perawatan inap di ruang intensif,” papar Maya.
Sumber: berita.plasa.msn.com

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngipang, Banjarsari, Solo mendapat kucuran dana Rp6 miliar pada 2014. Alokasi anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan bantuan gubernur (bangub) itu digunakan untuk menambah fasilitas pelayanan ruang hemodialisa dan perkantoran.
Pekanbaru
Sumedang (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan di Sumedang, Senin.
JAKARTA – Koordinator BPJS Watch, Timboel Siregar menilai kasus tewasnya seorang pasien dari kalangan tidak mampu atas nama Suparman bin Sariun alias Mbah Edi (63), karena dibuang oleh pegawai RSUD dr Dadi Tjokrodipo (RSUDDT) Bandar Lampung merupakan bukti tidak berjalan baiknya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kasus kematian ibu dan bayi pasca kelahiran di Jawa Tengah masih tergolong tinggi, bahkan untuk di kawasan asia, Indonesia menduduki angka tertinggi dibanding dengan negara-negara lainnya.
Jakarta, Aktual.co 





