BANJARMASIN – Pelayanan terapi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di RSUD Ulin Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, terpaksa dihentikan.
Sudah lama pelayanan bagi ABK yakni fisioterapi, wicara dan farmakologi harus dihentikan lantaran dianggap terlalu berisiko bagi ABK selama pandemi.
Direktur Umum RSUD Ulin Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar, Selasa (1/2/2022), membenarkan, pelayanan terapi anak berkebutuhan khusus dihentikan sementara waktu karena dianggap rentan dan berisiko bagi ABK.







