
Rumah sakit dapat lebih memahami pengguna cerdas melalui pemasaran digital dibandingkan pemasaran tradisional. Tujuan pemasaran rumah sakit adalah untuk menilai dan memahami kebutuhan serta keinginan calon pasien agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan sebaik-baiknya. Internet, email, dan media sosial lebih murah daripada pemasaran langsung dan dapat menciptakan peluang untuk memasarkan layanan kepada pelanggan virtual, menjembatani kesenjangan, serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap layanan yang ditawarkan di mana saja.
Makalah ini bertujuan untuk menentukan dampak pemasaran digital di rumah sakit. Tinjauan lingkup ini mengikuti proses seleksi studi dalam tinjauan sistematis. Studi-studi yang relevan dikumpulkan dari Open Knowledge Maps dan Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa informasi terkait penerapan pemasaran digital menghadapi tantangan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam penerapan pemasaran digital. Selain itu, aplikasi rumah sakit dapat dimanfaatkan sebagai media pendaftaran online dan media pemasaran. Selama pandemi, rumah sakit memerlukan strategi pemasaran inovatif untuk menarik pasien baru, memperluas bisnis, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memperkuat loyalitas. Media pemasaran digital memiliki dampak signifikan terhadap promosi penjualan, perluasan bisnis, dan kualitas layanan.







