Merawang, BANGKA – RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel), melalui Bidang Pendidikan dan Penelitian (Bidang DIKLIT) melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), Rabu (09/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung Eko Maulana Ali ini diikuti oleh para pegawai RSUD Soekarno Babel dari Bagian/Bidang di Manajemen, Komite Medik, Komite Farmasi dan Terapi (KFT), Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Komite Kesehatan Lainnya, serta pegawai di ruang pelayanan yang diwakili oleh 1 orang sebagai peserta, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung digitalisasi pelayanan kesehatan, integrasi data rekam medis elektronik (RME), peningkatan efisiensi operasional, serta sebagai salah satu bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan sistem informasi di lingkungan rumah sakit.
Dalam sambutannya, mewakili Plt. Direktur, Wakil Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Martha Cahyadinata, SE, M.M. mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan IHT ini sebagai wadah belajar bersama agar dapat meningkatkan pemahaman dalam menggunakan dan memanfaatkan SIMRS di ruangan masing-masing.
“para peserta manfaatkan kegiatan ini untuk bertanya langsung kepada para narasumber, gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya agar dapat bersama-sama meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam memanfaatkan SIMRS kita saat ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yaitu Rama Saktriawindarta, M.Kom., C.T. yang membawakan materi tentang keamanan dan kerahasiaan data dan informasi serta strategi selama waktu henti (downtime), serta Suhendri, M.Kom. yang menyampaikan materi mengenai penggunaan sistem informasi, dengan di moderatori oleh Ketua Tim Sarpras dan Teknologi Informasi, Umi Kalsum, ST.
Penggunaan SIMRS memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan rumah sakit. Melalui sistem ini, berbagai informasi dan proses administrasi pelayanan dapat dikelola secara lebih terintegrasi. Karena itu, pemahaman pegawai dalam menggunakan sistem informasi menjadi hal yang penting untuk mendukung pelayanan kepada pasien.
Selain kemampuan menggunakan sistem, aspek keamanan dan kerahasiaan data juga menjadi perhatian utama. Data rumah sakit, termasuk informasi yang berkaitan dengan pasien, perlu dikelola dengan baik dan dijaga kerahasiaannya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi gangguan atau sistem tidak dapat digunakan sementara waktu (downtime).
Kegiatan IHT ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kemampuan pegawai RSUD Soekarno Babel dalam memanfaatkan teknologi informasi secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.
Melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, RSUD Soekarno Babel terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang semakin efektif, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sumber: rsud-soekarno.babelprov.go.id







