BIREUEN, Pemerintah Kabupaten Bireuen dibawah kepemimpinan H.Ruslan
Gubernur Resmikan Rumah Sakit Umum Wisata UIT
manajemenrumahsakit.net :: Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo membuka secara resmi pengoperasian Rumah Sakit Wisata Universitas Indonesia Timur di jalan Abdul Kadir, Makassar, Kamis (17/9/2015).
Rumah sakit wisata ini pun memiliki fasilitas presiden suite 5 kamar, dimana kamar ini diperuntukkan bagi pasien yang memiliki kelas atas. Selain itu RS ini juga memiliki ruang pasien 148 kamar, Suoer VIP 27 kamar, ruang kelas I 74 kamar dan kelas II memiliki 100 kamar serta kelas III memiliki 240 kamar.
Bagunan rumah sakit ini pun memiliki 6 lantai dimana lokasi perawatan berada di lantai 2 lantai 3 dan 4. Sementara dilantai 5 merupakan kamar hotel dan lantai 6 adalah asrama bagi mahasiswa UIT dan dilantai 6 juga memiliki fasilitas bioskop.
Dalam peninjauan ruangan RS UIT ini Gubernur merasa senang dan kagum akan rumah sakit megah yang dimiliki Kampus UIT.
Pemda akan Bangun 2 Rumah Sakit Baru
manajemenrumahsakit.net :: Tinggi kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sementara fasilitas rumah sakit tidak mampu menampung seluruh pasien. Tidak heran jika pihak rumah sakitpun terpaksa menolak melayani pasien.
Mengacu dari itu rencananya Pemkab Karawang akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru tipe C. Dan rencana tersebut sudah mendapat dukungan dari sejumlah anggota dewam karena dinilai bisa menjadi solusi bagi warga yang jauh dari perkotaan yang sulit mengakses rumah sakit daerah. “Langkah penambahan RSUD di Karawang benar karena sudah mendesak, apalagi RSUD Karawang sudah menjadi RS regional untuk tiga kabupaten,” ujar wakil Ketua DPRD Karawang Budianto, Selasa (15/9).
Meski begitu, Budianto menyarankan Pemkab Karawang untuk membangun RSUD tipe C didaerah yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Karena daerah tersebut harus di cover oleh fasilitas kesehatan. Karena saat ini, masih ada masyarakat yang sulit mendapatkan fasilitas kesehatan karena jaraknya jauh. Nah, rencananya, Pemkab Karawang akan membangun dua RSUD tipe C di dua wilayah Karawang, yakni di wilayah timur dan utara. “Kalau di wilayah Timur, saya hanya sarankan jangan di daerah Jatisari atau Cikampek, karena wilayah itu sudah padat, rumah sakit ini sifatnya urgensi. Jadi bangunnya harus ditempat yang memang belum padat kendaraan,” kata dia.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Yuska Yasin menuturkan, pihaknya tengah melakukan pemetaan untuk titik pembangunan RSUD tipe C. Kedua titik tersebut diprediksi akan dibangun di Cikampek atau Telagasari untuk Karawang wilayah timur, dan Rengasdengklok untuk Karawang bagian barat dan utara.
Gedung Parkir RS Moewardi Gagal Lelang Tiga Kali
manajemenrumahsakit.net :: SEMARANG – Hingga saat ini pembangunan gedung parkir tujuh lantai di RSUD Dr Moewardi Solo belum bisa dilaksanakan. Lelang sudah dilakukan tiga kali, namun semuanya gagal. Pada lelang pertama, dengan pagu anggaran Rp 40 miliar, tidak ada yang menawar alias tak satu pun peserta lelang ikut serta. Harga bahan material bangunan dan besi yang sangat fluktuatif diitengarai menjadi faktor utama penyebab ketakutan kontraktor.
Khawatir tak ada penawar lagi, pagu anggaran kemudian diturunkan menjadi Rp 30 miliar pada lelang kedua. Dengan catatan, pembangunan hanya sampai lantai kelima. Lantai enam dan tujuh masih berupa rangka. Setali tiga uang, hasilnya masih nihil.
Tersandung Pengadaan Alkes, Mantan Direktur RS Bahar Ditahan Kejagung
manajemenrumahsakit.net :: JAKARTA – Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Mulindra Tafit, resmi ditahan Kejaksaan Agung, Rabu (16/9), sore.
Mulindra merupakan salah satu tersangka korupsi pengadaan alat kesehatan pelayanan rujukan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2010.
Mantan Sekretaris Dinkes itu ditahan usai menjalani pemeriksaan di gedung bundar Pidana Khusus Kejagung, Rabu (16/9).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Amir Yanto mengatakan, tersangka ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejagung selama 20 hari ke depan. “Ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung,” kata Amir di Kejagung, Rabu (16/9).
Amir menjelaskan, Mulindra sebagai kuasa pengguna anggaran membuat harga perkiraan sendiri dan menandatangi kontrak proyek tersebut. Mulindra diduga bersama-sama tersangka Direktur PT Sindang Muda Serasan, Zuherli, selaku kontraktor proyek.
Zuherli sebelumnya sudah ditahan penyidik dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mattaher Provinsi Jambi.?
Tersangka Mulindra bungkam saat digiring penyidik ke mobil tahanan. Ia enggan berkomentar. (boy/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)
Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal, sehingga peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang baik dengan biaya yang terjangkau oleh masyarakat harus diupayakan.
Meningkatnya pendidikan dan sosial ekonomi masyarakat menuntut perubahan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih ramah dan lebih bermutu. Dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan maka fungsi pelayanan kesehatan termasuk pelayanan dalam rumah sakit secara bertahap perlu terus ditingkatkan agar menjadi lebih efektif, efisien serta memberikan kepuasan terhadap pasien, keluarga maupun masyarakat dengan tetap mengedepankan keselamatan pasien.
Rumah Sakit Prikasih dalam mengupayakan peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang baik dengan biaya yang terjangkau oleh masyarakat telah mencanangkan serta melaksanakan program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP). Program- program PMKP tersebut diantaranya adalah pelatihan tentang keselamatan pasien untuk seluruh staf serta penilaian terhadap indikator
2 Rumah Sakit Disiagakan Tampung Korban ISPA
manajemenrumahsakit.net :: Lubuklinggau – Dua rumah sakit umum di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, disiagakan untuk menampung masyarakat yang berobat akibat terjangkit penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kedua rumah sakit itu adalah Rumas sakit Umum Daerah Siti Aisyah dan RSUD dr Sobirin milik Pemkab Musirawas yang lokasinya di Kota Lubuklinggau, kata Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Selasa (15/9/2015).
Ia mengatakan, selama musim kemarau saat ini wilayah itu diselimuti kabut asap dari kabupaten tetangga dan debu berterbangan setiap kendaraan lewat, sehingga masyarakat sangat rentan terjangkit penyakit ISPA tersebut.
Meskipun belum ada pasien yang rawat inap, namun penderita saluran pernapasan setiap hari ada yang berobat kedua rumah sakit tersebut.
Kepada Direktur rumah sakit itu sudah dinstruksikan untuk siaga 24 jam disamping melayani pederita saluran pernapasan juga masyarakat lainnya apa lagi daerah itu dilintasi Jalan Lintas Tengah Sumatera.
“Kami menyediakan semua jenis obat bagi penderita penyakit saluran pernapasan, bagi warga kurang mampu akan digratiskan,” ujarnya.
Direktur Utama RSUD dr Sobirin dr Harun mengatakan pada musim kemarau sekarang ini hampir setiap hari ada pasien berobat penyakit ISPA, namun sebagian besar rawat jalan dan tetap dalam pengawasan tenaga medis.
Pasien datang ke klinik rata-rata usia dewasa untuk berobat penyakit ISPA karena mereka lebih banyak beraktifitas di luar ruangan.
Untuk menekan jumlah penderita penyakit ISPA itu, pihaknya sudah membagikan sekitar 1.000 lembar masker kain ke masyarakat umum, terutama para pengemudi kendaraan roda dua.
Disamping menghimbau agar masyarakat banyak-banyak mengkonsumsi air putih, serta jangan banyak di luar ketika kabut asap sedang tebal.
Karena asap tebal itu selain rawan terjangkit ISPA, juga mata terasa perih, alternatifnya kurangi aktifitas diluar rumah saat baut tebal penyelimuti daerah itu, ujarnya. [tar]
Sumber: inilah.com
Kerja Sama RS Royal Prima – Medan Petisah akan Ditingkatkan
manajemenrumahsakit.net :: Medan. Kerja sama di bidang kesehatan antara Rumah Sakit (RS) Royal Prima Medan dengan Pemerintah Kecamatan Medan Petisah akan terus ditingkatkan. Harapannya ke depan, koordinasi yang baik selama ini dengan Camat Medan Petisah Rahmad Harahap SSTP dapat terus dibangun.
Hal itu dikatakan Dr Tommy Leonard SH MKn saat diminta sambutannya mewakili tokoh masyarakat pada acara puncak Perayaan HUT ke-24 Kecamatan Medan Petisah tahun 2015, di halaman kantor kecamatan tersebut, Jalan Iskandar Muda Medan, Senin (7/9).
Secara khusus, kata Tommy, keluarga besar RS Royal Prima yang lokasinya berada di Jalan Ayahanda merupakan wilayah Kecamatan Medan Petisah, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan menyampaikan rasa bangga, telah diikutsertakan oleh Camat Medan Petisah dalam rangka mendukung program kesehatan bagi masyarakat se-Kecamatan Medan Petisah.
“Harapan kami juga, keberadaan RS Royal Prima dapat memberikan kontribusi bagi Kecamatan Medan Petisah,” sambung Ketua BPH Universitas Prima Indonesia ini.
Tommy juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Medan Petisah dan seluruh jajarannya yang telah mempercayakan kepada RS Royal Prima dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kecamatan Medan Petisah.
“Semoga Kecamatan Medan Petisah dapat menjadi contoh yang baik bagi kecamatan-kecamatan lain di Kota Medan, serta dapat terus memberikan pelayanan yang prima bagi masyakat,” sambungnya.
Sementara Camat Medan Petisah Rahmad Harahap mengungkapkan, serangkaian kegiatan seperti menggelar bakti sosial berupa pengobatan umum berjalan lancar, berkat kerjasama dengan beberapa rumahsakit termasuk RS Royal Prima. “Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Rahmad, RS Royal Prima sudah banyak membantu membangun kesehatan dalam rangka program Kota Sehat Kecamatan Medan Petisah. (ril/eko hendra)
Sumber: medanbisnisdaily.com







