manajemenrumahsakit.net :: Sumenep : Kekurangan dokter di Sumenep juga mendapat perhatian
Saatnya NU Kendal Memiliki Rumah Sakit
manajemenrumahsakit.net :: Warga nahdliyin tak perlu menunggu lama untuk memiliki sebuah rumah sakit. Pengurus Cabang NU Kabupaten Kendal bakal segera membangun rumah sakit. Rumah sakit yang bakal dibangun diberi nama Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU). Dalam rapat yang digelar pengurus tadi siang, ada tiga titik lokasi yang bakal dijadikan rumah sakit, yakni dua titik di Kendal Kota dan satu titik di jalur pantura Brangsong.
RS Siloam Simatupang Gelar Kampanye Peduli Kanker
Rumah Sakit Siloam Simatupang Jakarta memperingati Hari Kanker Sedunia dengan aksi turun ke jalan. Pihak rumah sakit mengajak masyarakat untuk peduli terhadap bahaya penyakit kanker.
Aksi turun ke jalan berlangsung di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sejumlah relawan dan petugas rumah sakit membagikan brosur kepada masyarakat tentang bahaya kanker dan cara pencegahannya.
Dokter Siloam Hospital mengatakan masyarakat diharapkan peduli dengan kanker dan secepatnya memeriksakan diri sedini mungkin agar terhindar dari kanker stadium lanjut.
Acara dilanjutkan dengan diskusi pencegahan kanker serviks dan kanker usus besar. Hadir sebagai bintang tamu putri Hatta Rajasa sekaligus mantu dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Aliya Rajasa Yudhoyono.
Sumber: beritasatu.tv
Turki akan Membuka Rumah Sakit Riset di Luar Negeri
manajemenrumahsakit.net :: Menyusul inisiatif pemerintah untuk membuka sekolah-sekolah Turki di luar negeri, Kementerian Kesehatan sekarang sedang merencanakan untuk membuka rumah sakit di mancanegara, di mulai di Somalia dan Sudan.
Anggota dewan dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), Cevdet Erdol, mengatakan saat berpidato di parlemen bahwa Kementerian Kesehatan sedang mempertimbangkan untuk membuka rumah sakit riset dan pelatihan di luar negeri.
Rumah Sakit Swasta Di Pontianak Didorong Terapkan Clinical Pathway
manajemenrumahsakit.net :: PONTIANAK
Rumah Sakit Jangan Manipulasi Data Pasien BPJS
manajemenrumahsakit.net :: Pontianak-RK. Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kantor Wilayah Provinsi Kalbar mengharapkan, pihak rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS supaya tidak mengklaim tagihan perawatan pasien BPJS dengan memanipulasi data. Pasalnya hal itu telah menyalahi aturan yang berlaku.
Rencana Pembangunan RS Taraf Internasional Sulbar Mendapat Tantangan
manajemenrumahsakit.net :: SIMBORO – Rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) kelas B taraf internasional oleh pemerintah provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui dana pinjaman di Pusat Investasi Pemerintah (PIP) kementerian keuangan, sebesar Rp. 239.691.000.000 dengan jangka waktu 7 tahun dengan tingkat bunga 9.75 persen, mendapat tantangan dari sejumlah pihak dan ketua Fraksi PDI Perjuangan.
Menurut Rayu, ketua Fraksi PDI Perjuangan, ia bakal menolak rencana tersebut, sebab menurutnya akan memberatkan keuangan daerah dalam pembayaran bunga dan pokoknya selama tujuh tahun.
PR Harus Pro RS Dalam Negeri
manajemenrumahsakit.net :: Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga – BURT DPR RI Elva Hartati berharap anggota dewan menjadikan pelayan rumah sakit di dalam negeri sebagai pilihan utama. Pelayanan sejumlah rumah sakit di dalam negeri dinilai sudah cukup mumpuni dan tidak kalah dengan negara lain.
“Iyalah, saya rasa kita anggota dewan tidak baik kalau sedikit-sedikit ke luar negeri. Kita harus menunjukkan keteladanan dengan pro RS yang ada di negeri sendiri,” katanya saat Kunjungan Lapangan ke RS Siloam di Manado, Sulut, Rabu (4/2/15).
Pada sisi lain anggota dewan dari daerah pemilihan Bengkulu ini juga meminta rumah sakit di dalam negeri terus meningkatkan pelayanan dan keahlian sumber daya manusianya. Dalam kesempatan kunjungan tersebut ia mengkritisi hal sederhana yang terkadang terlewatkan oleh manajemen rumah sakit yaitu toilet yang tidak memenuhi standar kebersihan apalagi kesehatan.
Sementara itu Ketua Tim Kunjungan Agung Budi Santoso menyebut dalam Perpres No.68 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Keuangan No.167/PMK.02/2014 sebagai payung hukum bagi jaminan kesehatan bagi pejabat negara juga tidak diakomodir layanan berobat di luar negeri.
“Kita mendukung kok karena layanan di dalam negeri juga sudah cukup bagus kecuali kalau sakit pada saat melaksanakan tugas di luar negeri. Mau tidak mau harus dirawat dulu di RS setempat dong, sifatnya emergency,” papar dia.
Dalam kunjungan lapangan ke Manado, BURT ingin melihat langsung kondisi sebenarnya tidak sekedar mendengar paparan dalam rapat atau laporan di atas meja. Apalagi BUMN Jasindo sebagai pelaksana baru pertama kali menyelenggarakan. Menurut politisi Fraksi Partai Demokrat ini dua RS yang dikunjungi yaitu RS Siloam dan RS Advent sudah cukup layak fasiltasnya. (iky)
Sumber: dpr.go.id
UPTD RSUD Lembang Bakal Jadi Rumah Sakit Besar
manajemenrumahsakit.net :: Bandung – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Bandung Barat (KBB), khususnya warga Lembang dan sekitarnya. Dalam waktu tidak terlalu lama lagi, warga akan semakin terlayani dalam hal kesehatan.
Ppelayanan kesehatan akan makin optimal karena Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembang saat ini sedang diproyeksikan menjadi RSUD, tanpa embel-embel UPTD.
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Pupu Sari Rohayati mengatakan, UPTD RSUD Lembang akan naik statusnya menjadi rumah sakit besar yang memiliki fasilitas lengkap. Pihaknya sedang berusaha maksimal mewujudkan itu.
“Saat ini statusnya masih UPTD RSUD. Posisinya setara dengan Puskesmas-DTP (Pusat Kesehatan Masyarakat dengan Tempat Perawatan),” kata Pupu kepada wartawan, Rabu (4/2/2015).
Saat ini, pihaknya sedang melakukan proses izin perubahan status kepada Menteri Kesehatan. Apabila sudah keluar izinnya, tidak menunggu lama lagi pihaknya akan segera memprosesnya menjadi rumah sakit yang lengkap dan besar.
“Kami akan terus mendorong agar status UPTD RSUD Lembang ini bisa berubah menjadi rumah sakit,” katanya.
Meski saat ini masih UPTD, dia menegaskan, operasional pelayanan kepada masyarakat sudah dilakukan optimal. Sejumlah layanan fasilitas di UPTD Lembang itu sudah berjalan. Seperti bedah anak, pelayananan Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT), Radiologi dan beberapa pelayanan poliklinik lainnya.
Sain itu, UPTD RSUD Lembang juga sudah memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal) agar limbah yang dihasilkan tidak mengotori lingkungan warga.
“Kami optimistis menjadi sebuah rumah sakit besar bisa tercapai,” ujarnya.
Saat ini pihaknya akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan membenahi kekurangan fasilitas yang belum dimiliki. Ini penting untuk kelancaran ke depannya yang berencana berubah status menjadi rumah sakit ideal.
Sumber: inilah.com







