|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 27 Juli 2021 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut: Pemantauan Pasien Jarak Jauh dan Kenyamanan Optimal Pasien
Pemantauan Pasien Jarak Jauh (Remote Patient Monitoring – RPM) dapat mengurangi kunjungan dan lama rawat di rumah sakit, meningkatkan retensi, dan kepatuhan pasien untuk mengikuti jadwal. COVID-19 berdampak pada peningkatan permintaan pemantauan pasien jarak jauh.
Podcast Hospital Management Talk Episode 2 Sesi#2 “Keterlambatan Klaim di tengah Lonjakan Kasus COVID-19, Bagaimana Kondisi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit saat ini?” Podcast episode ini menggali masalah terkait isu keterlambatan klaim layanan kesehatan (COVID-19) yang mengakibatkan beberapa rumah sakit mengalami krisis keuangan di tengah lonjakan kasus COVID-19. Reportase Regulasi yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen beserta Impementasinya
Telah dilaksanakan diskusi online dengan tema “Regulasi Yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen Beserta Implementasinya”. Pembicara pada acara ini adalah dr. Guntur Surya Alam, Sp.B, Sp.BA, MPH, FICS, FAACT (Peneliti Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen) dan Dr. dr. Trimartani, Sp.THT-KL(K), MARS Mengukur Mutu Pelayanan RS pada Masa Pandemi COVID-19
Pandemi COVID-19 telah membuka realita bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia memiliki banyak kerentanan. Meskipun sudah memiliki Hospital Disaster Plan dan bahkan melakukan exercise atau simulasi, ternyata RS masih tidak siap dan rentan terhadap kejadian non alam. Situasi ini dapat berpengaruh pada kualitas pelayanan yang diberikan pada pasien COVID-19 maupun non COVID-19. Reportase Webinar Sosialisasi KMK Nomor HK.01.07-MENKES-4829-2021 tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan Melalui Telemedicine Masa Pandemi COVID-19 pada Rumah Sakit
Webinar ini dilaksanakan oleh Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai Peraturan Menteri Kesehatan No. HK.01.07-MENKES-4829-2021 tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan Melalui Telemedicine Masa Pandemi COVID-19 pada Rumah Sakit. Komplikasi di Rumah Sakit terkait COVID-19
Akibat pandemi COVID-19 terus berlanjut secara global, tantangan yang muncul adalah peralihan dari infeksi akut ke beban konsekuensi jangka panjang akibat penyakit tersebut. Meskipun terminologi konsensus belum tercapai, tahap pasca-akut COVID-19 sebagian besar didefinisikan sebagai 3 atau 4 minggu setelah timbulnya gejala, dan COVID-19 yang lama atau kronis didefinisikan sebagai gejala dan kelainan yang menetap atau muncul lebih dari 12 minggu. Universiti Kebangsaan Malaysia bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada dan Prince of Songkla University menyelenggarakan The 15th Virtual Post Graduate Forum on Health Systems and Policies dengan topik “Covid-19 Pandemic: The Health System and Policy Respon” Forum akan digelar selama dua hari pada Selasa – Rabu, 27 – 28 Juli 2021 |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Podcast: “Keterlambatan Klaim di tengah Lonjakan Kasus COVID-19, Bagaimana Kondisi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit saat ini?” |
|
Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen |
|
|
Reportase Webinar Ditundanya VGR Individu: Apa Kesiapan Tata Kelola dan Sistem yang Dibutuhkan? |
|
Strategi Pemasaran Rumah Sakit Di Tengah Pandemi COVID-19 |
|
|
Podcast: “Memastikan Supply Logisitik Kesehatan : Oksigen untuk Kelangsungan Pelayanan Pasien COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta | ||
Podcast Hospital Management Talk Episode 2 Sesi#2

Podcast Hospital Management Talk Episode 2 Sesi#2
“Keterlambatan Klaim di tengah Lonjakan Kasus COVID-19, Bagaimana Kondisi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit saat ini?”
Reportase Regulasi yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen beserta Impementasinya
Reportase
Forum Manajemen RS Pendidikan – FK
Regulasi yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen beserta Impementasinya
Kamis, 22 Juli 2021
Telah dilaksanakan diskusi online dengan tema “Regulasi Yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen Beserta Implementasinya”. Pembicara pada acara ini adalah dr. Guntur Surya Alam, Sp.B, Sp.BA, MPH, FICS, FAACT (Peneliti Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen) dan Dr. dr. Trimartani, Sp.THT-KL(K), MARS (Plt. Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo). Hadir sebagai pembahas Ari Wahyuni, S.H., M.P.M. (Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Direktorat Jenderal Perbendaharaan) dan Edward Harefa, SE, MM, CFrA, QIA, QGIA (Inspektur IV pada Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI). Moderator diskusi ini adalah Dr. dr. Darwito, SH, SpB(K)ONK dari Forum Manajemen RS Pendidikan-FK.
RSUD Klungkung Maksimalkan Penggunaan Oksigen Gas
SEMARAPURA, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung mengalami kelangkaan pasokan oksigen cair hingga stok kosong.
Hingga Rabu (21/7), belum ada kiriman pasokan oksigen cair. Guna memenuhi kebutuhan oksigen, terutama pasien Covid-19 yang memerlukan oksigen dosis tinggi, petugas RSUD hanya menggunakan oksigen gas.
Pasien Covid-19 Berkurang, RSUD Kota Bekasi Mulai Bongkar Tenda Darurat
Jakarta – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan adanya penurunan angka kasus Covid-19 di wilayahnya.
Hal tersebut pun turut berimbas pada berkurangnya pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid.
“Terjadi penurunan (pasien Covid-19) di RSUD,” ujar Rahmat saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (21/7/2021).
Keterisian Tempat Tidur Pasien di RSUD Soewondo Kendal Turun
KENDAL — Sempat penuh beberapa pekan, keterisian tempat tidur pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo Kendal mulai menurun menjadi 65% dan membuka kembali pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) seperti biasa. Pasien yang hendak berobat di IGD mulai lengang tidak terjadi antrian hingga teras IGD.
Bahkan kondisi suasana di RSUD Soewondo Kendal mulai terlihat lengang, Kamis 22 Juli 2021. Pelayanan IGD yang sebelumnya penuh sesak pasein Covid-19 sejak beberapa hari lalu mulai turun drastis.
Jababeka dan Tenant Berikan Bantuan Alat Ventilator ke RSUD Kabupaten Bekasi
Jababeka Group melalui Jababeka Fighting Covid-19, dan tenant-tenant Kawasan Industri Jababeka dan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) memberikan bantuan alat medis berupa alat ventilator ke RSUD Kabupaten Bekasi sebanyak tiga buah.
Serah terima tiga alat ventilator diterima langsung oleh Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, dr. Hj. Sumarti, M.Kes beserta jajarannya, yang diberikan oleh Djefri Cantono selaku Direktur Bekasi Power dan Ketua Jababeka Fighting Covid-19 dan perwakilan dari PT. Dharma Precision Tools, didampingi oleh Aris Dwi Cahyanto selaku General Manager PT. Jababeka Infrastruktur.
Penuh, RSUD Wangaya Tutup Pelayanan Pasien Covid-19
DENPASAR – Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Wangaya, Denpasar, Bali saat ini sudah mencapai 100 persen. Pihak rumah sakit terpaksa menutup layanan IGD yang sebelumnya telah dimaksimalkan kapasitasnya.
Tingginya angka penambahan kasus positif Covid-19 di kota di Denpasar berimbas terhadap meningkatnya pasien di IGD RSUD Wangaya yang sementara terpaksa ditutup karena penuh. Beberapa pasien bergejala sesak dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapat penanganan darurat.
Tabung Oksigen Dipastikan RSUD Ansari Saleh Banjarmasin Aman
Kalimantan Selatan, Borneo24.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin memastikan ketersediaan tabung oksigen cukup aman. Rumah sakit saat memiliki 130 tabung oksigen dengan rata-rata pemakaian setiap bulan sebanyak 74 tabung.
Direktur RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar mengatakan sebanyak 130 tabung cukup untuk persediaan selama dua bulan.
Stok Oksigen Terbatas, RSUD Jayapura Akan Produksi Sendiri
Jakarta, CNN Indonesia — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura berencana memproduksi oksigen medis secara mandiri mulai awal Agustus 2021 menyusul kebutuhan yang meningkat selama lonjakan kasus positif Covid-19 di Papua.
“Jadi pada minggu pertama Agustus kami akan memasang peralatannya dan minggu kedua mulai memproduksi oksigen medis sendiri,” kata Direktur RSUD Jayapura Aloysius Giyai, dikutip dari Antara, Rabu (21/7).

















