|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 31 Januari 2023 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut: Reportase Webinar PERSI “Webinar Accelerating Digital Transformation in Healthcare”
Webinar ini dilaksanakan oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai update akselerasi transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Webinar ini dibuka oleh pengantar dari dr. Bambang Wibowo, SpOG (K), MARS, FisQUA selaku Ketua Umum PERSI Pusat. Beberapa narasumber yang hadir dalam sesi 1 webinar tersebut adalah Setiaji, ST, M.Si (DTO Kemenkes), Anis Fuad, S.Ked, DEA (PERSI), Zaenal Arifin (ARSADA). Hasil Pembedahan dengan Bantuan Robot pada Kanker Rektum Dibandingkan dengan Bedah Terbuka dan Laparoskopi
Pembedahan adalah pengobatan andalan untuk pasien dengan kanker dubur. Operasi terbuka dan laparoskopi telah digunakan selama bertahun-tahun, tetapi operasi dengan bantuan robot baru-baru ini dikembangkan dan berkembang pesat. Peneliti membandingkan hasil bedah rektal robotik dengan metode terbuka dan laparoskopi. Tim menemukan bahwa bedah robotik memiliki hasil yang lebih baik daripada bedah terbuka dalam hal perdarahan, infeksi, tinggal di rumah sakit, dan reseksi tumor lengkap. Demikian pula, operasi robot lebih baik daripada pendekatan laparoskopi dalam perdarahan, kebutuhan untuk operasi ulang, dan reseksi tumor lengkap. Beban Kesehatan Perawat yang Terkait dengan Pekerjaan di Jerman
Meningkatnya kebutuhan akan asuhan keperawatan diimbangi dengan kekurangan perawat, yang dihadapkan pada tuntutan fisik dan psikologis yang tinggi dalam pekerjaan sehari-hari mereka dan memiliki ketidakhadiran di atas rata-rata yang bervariasi diantara rangkaian perawatan yang berbeda. Berdasarkan data hari sakit, muncul pertanyaan: Apa beban kesehatan subyektif terkait pekerjaan perawat di rumah sakit perawatan akut, fasilitas rawat inap, dan layanan rawat jalan? Enam belas wawancara semi-terstruktur dilakukan dalam pengaturan perawatan yang berbeda antara Mei dan September 2021. Pelayanan Kesehatan Terintegrasi Sebuah Kisah dari Singapura
Apakah Kualitas Layanan Rumah Sakit Relevan Selama Pandemi COVID-19?
Studi ini menangkap ekspektasi kualitas layanan rumah sakit selama krisis COVID-19 dan membandingkannya dengan sebelum timbulnya COVID-19. Studi ini juga menyoroti dimensi kualitas layanan mana yang melemah selama krisis medis. Peneliti menggunakan instrumen pengukuran kualitas layanan berdasarkan SERVQUAL untuk menangkap harapan kualitas layanan dari pasien antara Juni 2019 dan Mei 2020. Sampel sebanyak 700 diperoleh (ukuran sampel pra COVID-19 350 dan sampel selama COVID-19 ukuran 350). Menggali Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Rumah Sakit, Kepercayaan Pasien, dan Loyalitas Dari Perspektif Service Encounter Pada Lansia Dengan Penyakit Kronis
Berdasarkan perspektif layanan, penelitian ini menggabungkan landasan teori untuk faktor-faktor seperti kualitas layanan dan karakteristik industri layanan rumah sakit untuk mengembangkan skala model penelitian untuk menyelidiki apakah kualitas layanan rumah sakit memengaruhi persepsi pasien terhadap pertemuan layanan kesehatan, kepercayaan, dan kesetiaan. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Praktik Ganda Spesialis di Lingkungan Rumah Sakit Umum | ||
Hasil Pembedahan dengan Bantuan Robot pada Kanker Rektum Dibandingkan dengan Bedah Terbuka dan Laparoskopi

Pembedahan adalah pengobatan andalan untuk pasien dengan kanker dubur. Operasi terbuka dan laparoskopi telah digunakan selama bertahun-tahun, tetapi operasi dengan bantuan robot baru-baru ini dikembangkan dan berkembang pesat. Peneliti membandingkan hasil bedah rektal robotik dengan metode terbuka dan laparoskopi. Tim menemukan bahwa bedah robotik memiliki hasil yang lebih baik daripada bedah terbuka dalam hal perdarahan, infeksi, tinggal di rumah sakit, dan reseksi tumor lengkap. Demikian pula, operasi robot lebih baik daripada pendekatan laparoskopi dalam perdarahan, kebutuhan untuk operasi ulang, dan reseksi tumor lengkap. Operasi robotik, bagaimanapun, memerlukan waktu operasi yang lebih lama dan biaya yang lebih tinggi daripada operasi terbuka dan laparoskopi.
RS Internasional Bali Tingkatkan Kepercayaan Publik
JAKARTA, NusaBali – Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mendorong pembangunan rumah sakit internasional Bali (Bali International Hospital) di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan (KEK) Sanur dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik untuk berobat dan melakukan perawatan kesehatan di dalam negeri.
“Kita sedang dalam proses pembangunan Bali International Hospital,” ujar Pahala di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis.
RSUD Mandalika meluncurkan layanan MCU
Mataram (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Rumah Sakit Umum Daerah Mandalika meluncurkan layanan Medical Check Up (MCU).
Direktur RS Mandalika dr. Oxy Tjahjo Wahjuni mengatakan bahwa RS Mandalika sebagai penopang kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika terus berikhtiar memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.
RSUD Pulang Pisau Tingkatkan Mutu Pelayanan Menuju Predikat Bintang Lima
PULANG PISAU – PW : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulang Pisau senantiasa selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam rangka mewujudkan moto RSUD Pulang Pisau“ Cepat melihat, mendengar, langsung bertindak”, dan meningkatkan mutu pelayanan melalui penerapan standar akreditasi rumah sakit.
Saat dibincangi awak media Jum’at (27/1/2023) Direktur RSUD Pulang Pisau Dr. Muliyanto Budiharjo mengatakan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM, memperbaiki proses layanan, berusaha memperoleh pengakuan melalui akreditasi hingga memperbaiki kemasan layanan dilingkungan RSUD Pulang Pisau demi mencapai Predikat Bintang Lima.
Setahun Mandek, Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Soekardjo akan Dilanjutkan
REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA — Sudah sekitar setahun terakhir pembangunan gedung poliklinik di RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mandek. Dari rencana pembangunan tiga lantai, sejauh ini baru sampai tahap struktur gedung.
Pembangunan gedung poliklinik itu sudah berjalan sejak akhir 2021. Ketua Dewan Pengawas RSUD dr Soekardjo, Undang Sudrajat, menyebut ada persoalan anggaran untuk pembangunan gedung poliklinik itu. Semula, kata dia, untuk pembangunannya dianggarkan sekitar Rp 34 miliar.
Fasilitas RSUD Sultan Suriansyah Terus Ditingkatkan
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina didampingi Sekretaris Daerah, Ikhsan Budiman meresmikan Masjid Ibnu Sina dan Instalasi Ambulance Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjarmasin, yang berlangsung di area RSUD Sultan Suriansyah.
Turut Hadir dalam kegiatan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, M Yamin, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, M Ramadhan, Sejumlah Kepala SKPD, Direktur RSUD Sultan Suriansyah, H M Syaukani serta jajaran RSUD terkait.
Izin Operasional Belum Turun, RSUD Geneng-Mantingan Urung terima Pasien
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Berselang enam bulan sejak soft launching Juli tahun lalu, dua rumah sakit anyar Ngawi urung menerima pasien umum. Pemkab masih perlu menyelesaikan dua syarat krusial sebagai syarat RSUD Geneng dan Mantingan beroperasi.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi Heri Nur Fachrudin menyebutkan salah satu syarat itu penyediaan tiga dokter spesialis. Meliputi spesialis anak, anestesi, serta obstetri dan ginekologi (Obgin). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mewajibkan ketiganya tersedia di RSUD Geneng dan Mantingan.
RSUD Paser tidak menerima rujukan pasien BPJS dari puskesmas
Paser (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya Kabupaten Paser menerapkan kebijakan yakni tidak lagi menerima layanan rujukan pasien BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dari puskesmas.
“Kebijakan ini diterapkan untuk pemerataan pelayanan dan menghindari penumpukan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Panglima Sebaya,” kata Humas RSUD Panglima Sebaya, dr. Ahmad Hadiwijaya di Tanah Grogot, Rabu.
Cegah Pencemaran, RSUD dr Soeratno Gemolong Kelola Limbah Medis
RADARSOLO.ID – Limbah medis bakal menjadi persoalan serius bila tidak dikelola dengan baik. Agar tidak membahayakan masyarakat, RSUD dr Soeratno Gemolong bakal menyiapkan gudang penyimpanan sementara limbah medis.
Kasubag Perencanaan RSUD dr Soeratno Gemolong Andreas Hastariawan mengatakan, limbah medis masuk kategori limbah tidak aman, sehingga perlu ditempatkan di ruang khusus. Selain itu dibuat jalur sirkulasi keluar masuk kendaraan pengangkut yang terpisah dari akses pasien.



Kesehatan digital mungkin terlihat sebagai obat mujarab untuk mencapai kesehatan yang berpusat pada pasien. Untuk mencapai hal tersebut, “Satu Pasien, Satu Rekam Medis” menjadi bayangan Singapura. Meskipun asumsi pencapaian visi tersebut cepat dan mudah direalisasikan, namun hal tersebut masih jauh dari kenyataan.








