Kebijakan dan regulasi terkait BLUD telah berjalan kurang lebih 5 tahun, sementara batas akhir pelaksanaan Permendagri 61/2007 sejak 2011 lalu. Akan tetapi masih banyak RS Daerah yang belum menerapkan PPK BLUD. Hal ini terungkap dalam pertemuan yang dilakukan di beberapa RS Daerah dalam rangka pendampingan BLUD. Seperti pendampingan di Kabupaten Bima, NTB dan Paser yang dilaksanakan pada awal Juli lalu.
Warning: A non-numeric value encountered in /home/u806950939/domains/manajemenrumahsakit.net/public_html/wp-content/plugins/lightbox-gallery/lightbox-gallery.php on line 564
Pelatihan Jarak Jauh adalah sebuah program yang diselenggarakan oleh PMPK FK UGM dengan memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi dan internet. Pada pelatihan ini peserta dapat mendownload modul-modul pelatihan dan referensi yang relevan, mengerjakan assignment dan berdiskusi sesuai dengan tahapan/sesi pelatihan. Selama masa pelatihan, komunikasi dengan fasilitator dilakukan via teleconference (misalnya dengan Skype) dan email. Pada setiap pelatihan, pengelola akan membuka satu laman forum sehingga antar peserta juga bisa berinteraksi dan saling berdiskusi.
Software Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) pertama kali dibuat pada tahun 2006 dengan diawali pengembangan modul billing system. Software ini dibuat dengan tujuan untuk mempermudah pengolahan data dan informasi yang ada pada rumah sakit. Hingga tahun 2012, software yang bersifat open source ini telah digunakan oleh beberapa rumah sakit di Indonesia, baik rumah sakit umum maupun rumah sakit daerah di antaranya:
Rumah Sakit UGM, di Yogyakarta tahun 2010
4 (Empat) RSUD di Provinsi NTT pada tahun 2014:
a) RSUD Ende
b) RSUD Bajawa
c) RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu
d) RSUD Kefamenanu
Secara umum, SoftwareBilling System ini baru meliputi beberapa modul, yaitu:
Pendaftaran Pasien
Unit Rawat Jalan
Unit Rawat Inap
Instalasi Gawat Darurat
Unit Penunjang
Unit Farmasi
Unit Kasir
Billing System
Proses Implementasi
Implementasi software yang telah kami buat ini membutuhkan beberapa perangkat pendukung yang meliputi sebagai berikut:
Komputer server
Komputer client di setiap unit
Printer di unit kasir dan pendaftaran
Jaringan intranet
Programmer atau pengembang sistem
Teknisi Hardware dan Jaringan
Jaringan Internet untuk komunikasi jarak jauh
Proses Implementasi dapat dilaksanakan secara mandiri oleh rumah sakit dengan pendampingan dari tim manajemen rumah sakit PKMK. Pendampingan bisa dilakukan dalam bentuk pelatihan tatap muka maupun jarak jauh, konsultasi via video conference, dan monitoring dan evaluasi implementasi di lapangan.
Pengembangan
Tim manajemen rumah sakit PKMK tengah berupaya untuk mengembangkan software SIM RS dengan harapan agar software ini menjadi salah satu software yang mampu mencakup semua sistem yang ada di rumah sakit.
Saat ini, tim pengembangan sistem tengah memfokuskan diri pada pembuatan sistem keuangan rumah sakit yang dapat terintegrasi dengan billing system.
Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut mengenai software SIM RS, silahkan menghubungi kami.