Jakarta – Peringatan medis melalui surat elektronik (email) dapat mendorong dokter kanker untuk berbicara dengan pasien-pasien yang sakit parah mengenai keinginan terakhir sekaligus mencatatnya dalam rekaman medis.
“Jika, maaf, pasien-pasien berakhir di perawatan medis darurat dan tidak jelas apa keinginan medis mereka maka itu selalu menjadi situasi sulit bagi dokter dan keluarga,” kata Kepala Peneliti di Massachusetts General Hospital Cancer Center, Boston, Jennifer Temel, seperti dikutip Reuters.
Temel mengatakan para dokter cenderung menunggu kondisi pasien memburuk sebelum mencatat keinginan terakhirnya seperti apakah mereka ingin perawat menggunakan CPR dan peralatan lain.
“Pasien dalam pengaturan rawat inap dalam kondisi krisis, dan itu adalah keadaan emosi tinggi bagi pasien dan keluarga mereka,” kata Temel.
Temel mengatakan, “Setiap orang berpikir akan lebih baik mendiskusikan hal itu (keinginan medis) ketika orang tidak begitu sakit.”
Temel dan rekan-rekannya menyurvei dokter dan perawat tentang percakapan terakhir mereka dengan pengidap kanker parah, salah satunya bagaimana pemberi perawatan kesehatan ingin didorong memulai percakapan itu.
Para peneliti kemudian mendesain dan menguji sistem surat elektronik yang mengingatkan dokter ketika mereka menemui pasien pemula kemoterapi.
Pakar peringan obat dari Fakultas Kesehatan Universitas Northwestern, Von Roenn, mengatakan perubahan yang terlihat dengan peringatan surel merupakan suatu kemajuan. “Tapi kita masih punya jalan panjang untuk itu,” kata Roenn.
Sumber: antaranews.com


Sumatera Selatan – Ratusan pasien kurang mampu di Sumatera Selatan (Sumsel), selama 2012 telah dirujuk ke Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta untuk berobat gratis. Pasien umumnya terkena penyakit jantung dan kanker yang harus melakukan pengobatan intensif, termasuk operasi.
Jakarta – Pada 12.12.12 Rumah Sakit Bethsaida mulai beroperasi untuk pertama kalinya. Sebelumnya, pada 11 Mei 2012, manajemen melakukan acara topping off pada gedung RS. Berdiri di atas lahan 8.900 meter persegi, RS ini akan memiliki luas bangunan 22.000m2 yang terdiri dari delapan lantai, ber kapasitas 200 tempat.
Perth, Kasihan sekali nasib pria ini. Tak ada kelainan pada dirinya, tetapi dia keliru disangka sebagai pasien Rumah Sakit Jiwa yang kabur. Tanpa basa-basi, dia ditahan dan disuntik obat anti psikotik dosis tinggi secara paksa. Dia pun harus dirawat di rumah sakit.
London, Siapa bilang negara maju selalu memiliki layanan kesehatan yang berkualitas untuk pasiennya. Nyatanya, ada rumah sakit di Inggris yang menelantarkan pasien dan membiarkannya mati kelaparan. Tak tanggung-tanggung, ada 38 pasien yang menjadi korban.
Jakarta, Orang usia lanjut memang membutuhkan perawatan khusus yang membutuhkan biaya ekstra. Dengan alasan sibuk, beberapa orang ada yang mengirim kerabatnya berusia lanjut ke panti jompo. Tapi lain halnya dengan tren yang sedang marak di Jerman. Alih-alih mengirim ke panti jompo, para tua renta di sana malah dibuang ke luar negeri.





