Jakarta – Lippo Group batal membangun Rumah Sakit (RS) Siloam yang terintegrasi dengan sekolah, hotel dan pusat perbelanjaan di Kota Padang, Sumatera Barat. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang hanya memberikan izin untuk hotel dan pusat perbelanjaan.
“Pembangunan sedianya terintegrasi 4 bentuk usaha, yaitu rumah sakit, sekolah, hotel dan pusat perbelanjaan. Namun yang disetujui hanya hotel dan pusat belanja,” kata Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, belum lama ini.
Pemkot Padang, kata Fauzi, mengakomodir saran dari berbagai organisasi masyarakat. Pembangunan RS Siloam maupun sekolah dinilai akan menjadi kontroversi, biarlah dihentikan pembangunannya,” ungkap Fauzi.
Kondisi itu, lanjut Fauzi, tentu akan berpengrauh pada serapan tenaga kerja serta jumlah invesatasi. Namun, kondisi itu diharapkan dapat dipahami semua pihak.
Sementara, Social Corporate Lippo Group Ambari Karim menyatakan Lippo Group menerima keputusan itu dan akan segera membangun hotel dan pusat belanja tersebut.
“Sesuai rekomendasi Pemkot Padang, Lippo Group akan membangun hotel dan pusat belanja. Nilai investasinya Rp 1,3trilyun lebih, sebelumnya mendekati Rp 2 triliun. Penyerapan tenaga kerja mencapai 1.500 orang,” ujarnya. (IZN – pdpersi.co.id)
Sumber: pdpersi.co.id

Sumedang (ANTARA News) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bidang kesehatan di Sumedang, Senin.
JAKARTA – Koordinator BPJS Watch, Timboel Siregar menilai kasus tewasnya seorang pasien dari kalangan tidak mampu atas nama Suparman bin Sariun alias Mbah Edi (63), karena dibuang oleh pegawai RSUD dr Dadi Tjokrodipo (RSUDDT) Bandar Lampung merupakan bukti tidak berjalan baiknya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kasus kematian ibu dan bayi pasca kelahiran di Jawa Tengah masih tergolong tinggi, bahkan untuk di kawasan asia, Indonesia menduduki angka tertinggi dibanding dengan negara-negara lainnya.
Jakarta, Aktual.co 
Operasi Salah Sisi: Mengapa Terjadi dan Bagaimana Mencegahnya?
PREVENTING WRONG SITE SURGERY








