Mataram (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, saat ini memiliki 19 tempat tidur untuk pelayanan pasien cuci darah (hemodialisa).
“Sementara jumlah pasien yang akan mendapatkan pelayanan cuci darah cukup banyak. Pasien cuci darah yang menderita kerusakan ginjal berat bisa kita katakan sudah ‘overload’ (kelebihan),” kata Direktur Utama RSUD Kota Mataram dr Ni Ketut Eka Nurhayati di Mataram, Kamis.







