|
Pengelolaan Bank Darah Di Rumah Sakit
Jurnal Open Access Smart Blood Bag Management System in a Hospital Environment
Jurnal ini telah diterbitkan di Spinger – Verlag Berlin Heidelberg 2006. Untuk memberikan sampel transfusi darah yang sesuai kepada pasien, kantong darah harus dijaga pada suhu yang sama atau stabil agar mampu mencegah kemerosotan selama pengangkutan. Oleh karena itu, sistem pemantauan dan pengelolaan darah sangat penting di rumah sakit. Sistem ini dapat terus melaporkan suhu lemari pendingin bank darah, melacak lokasi kantong darah untuk meningkatkan efisiensi operasi staf dalam pengangkutan ke pasien yang membutuhkan transfusi dan dapat memastikan bahwa kantong darah yang tersalurkan dengan baik. Pengembangan alat ini untuk menunjukkan kegunaan klnis dari sistem pengelolaan dan pelacakan suhu darah dengan menggunakan jaringan sensor dan teknologi Radio Freqquency Identification (RFID). |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Jurnal Open Access: Lean Six Sigma in Health Operations |
|
Reportase Investasi dan Keberlangsungan RS – RS Swasta di Era BPJS |
12 Sep2017
Edisi Minggu ini: 12 – 18 September 2017
Subscribe
Login
0 Comments

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran khususnya dalam teknologi pelayanan darah, pengelolaan komponen darah dan pemanfaatannya dalam pelayanan kesehatan harus memiliki landasan hukum sebagai konsekuensi asas negara berlandaskan hukum. Oleh karena itu, dalam rangka memberikan pelindungan kepada masyarakat, pelayanan darah hanya dilakukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan kewenangan, dan hanya dilaksanakan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang memenuhi persyaratan. Hal ini diperlukan untuk mencegah timbulnya berbagai risiko terjadinya penularan penyakit baik bagi penerima pelayanan darah maupun bagi tenaga kesehatan sebagai pemberi pelayanan kesehatan maupun lingkungan sekitarnya. Seluruh pelayanan kesehatan berupa transfusi darah meliputi perencanaan dan pelestarian pendonor darah, penyedia darah, pendistribusi darah dan tindakan medis pemberian darah kepada pasien untuk tujuan penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan.








