GROBOGAN, diswayjateng.id – Dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah dikabarkan penuh dengan pasien, yaitu RSUD Ki Ageng Selo Wirosari dan RSUD dr Soedjati Purwodadi.
Ketika dikonfirmasi Disway Jateng di sela-sela kegiatan Dokter Spesialis Keliling (Spelling) di Balaidesa Mojorebo, Direktur RSUD Ki Ageng Selo Wirosari Wahyu Tri Haryadi membenarkan kabar tersebut.
“Kebetulan sebelum ke sini tadi saya mampir di UGD itu penuh. Rawat inap juga sama, penuh,” katanya.
Wahyu menyampaikan, ketika menanyakan kepada dokter jaga, banyak pasien masuk UGD penyebabnya karena penyakit diare, muntah-muntah, demam, dan lainnya. Dari hasil pemeriksaan, karena dipengaruhi cuaca panas yang ekstrim seperti sekarang.
“Kemarin saya itu juga mengumpulkan data dari masing-masing ruangan, ternyata pasien menyebar. Dari dokter kandungan, itu juga penuh kamarnya. Ruang anak, juga penuh. Lalu, poli bedah banyak juga,” bebernya.
Wahyu pun menyebut kalau dirinya selalu menekankan kepada perawat atau dokter jaga UGD agar tidak menolak pasien yang datang untuk melakukan pemeriksaan. Ia mewanti-wanti agar selalu menangani pasien terlebih dahulu.
“Ditangani dulu, diobati, diobservasi, kemudian periksa dokter spesialis. Kalau dokter spesialis ternyata enggak mampu, baru dievaluasi serta dirujuk ke faskes yang lebih memadai. Jangan sampai belum diperiksa apa-apa sudah bilang enggak mampu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan, saat ini di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari terdapat sebanyak 98 ruang rawat inap mulai dari kelas I, kelas II, dan kelas III, dengan jumlah karyawan mencapai 303 orang.
“Saat ini kami belum ada kamar inap VIP. Tahun 2025 saja, kami baru bisa tambah 20 dari sebelumnya 78 ruangan,”
Wahyu menyampaikan, peningkatan jumlah pasien di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari mulai berlangsung sejak awal September. Padahal, dua bulan sebelumnya, Juli hingga Agustus menurun.
“Nanti siklus tren penyakit naik Oktober, November, Desember Januari, lalu Februari baru akan landai lagi. Puncak-puncaknya itu Desember hingga Januari,” jelasnya.
Karena itu, Wahyu berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat. Terlebih lagi saat kemarau panjang seperti sekarang dengan cuaca kering serta panas yang cukup ekstrim. Ia mengimbau agar tidak banyak mengkonsumsi minuman dingin seperti es dan sejenisnya.
Sumber: jateng.disway.id







