SELUMA TIMUR, bengkuluekspress.com – Sekalipun hanya merawat 8 orang terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Tais, Bupati Seluma, Erwin Octavian SE kemarin memastikan ketersediaan tabung dan oksigen serta pelayanan terhadap pasien di RSUD Tais. Hanya saja, dalam Sidak kemarin, pukul 14.00 WIB terbatas dengan kebutuhan serta ketersediaan alat pengisi.
Tenda Darurat IGD di RSUD Kota Bekasi Dibongkar
Bekasi – Sembilan tenda untuk layanan instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, Jawa Barat semuanya dibongkar pada Selasa, 3 Agustus 2021. Ini menyusul ketersediaan ruang perawatan bagi pasien Covid 19 di RSUD Kota Bekasi telah dianggap memadai.
RSUD Adnaan WD Dikhawatirkan tak Mampu Tampung Pasien Covid-19
PAYAKUMBUH – Tingginya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Payakumbuh, membuat Pemda setempat khawatir. Pasalnya kapasitas ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adnaan WD Kota Payakumbuh dikhawatirkan tidak bisa lagi menampung pasien positif Covid-19. Karena keterbatasan sarana dan petugas kesehatan, sedangkan angka kasus semakin meningkat dari hari ke hari.
Direktur Rumah Sakit Umum dr. Yanti, kepada wartawan, Senin (2/8), mengatakan, saat ini di RSUD ada dua ruangan yang dipakai untuk merawat pasien positif Covid-19. Yakni cempaka 1 dan cempaka 2 dengan total sebanyak 29 tempat tidur dengan kategori zona oranye dan merah. Dari 29 tempat tidur yang ada saat ini, disediakan 7 TT rawatan intensif tanpa ventilator, ruang bersalin untuk ibu hamil Covid-19 di siapkan untuk satu tempat tidur.
Stok Oksigen Menipis, RSUD Praya Tunda Operasi Pasien
Praya – Stok oksigen di RSUD Praya saat ini kian menipis. Sementara kebutuhan akan oksigen cukup tinggi, menyusul masih banyaknya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD Praya. Termasuk pasien penyakit lainnya yang membuat RSUD Praya mengalami over kapasitas.
Menyikapi kondisi tersebut, pihak RSUD Praya pun terpaksa harus mengambil langkah penghematan, untuk menjaga stok oksigen tetap tersedia. Salah satu dengan meniadakan atau menunda sementara waktu pelaksanaan tindakan operasi yang elektif atau operasi terjadwal yang membutuhkan dukungan oksigen.
RSUD Bangka Barat Butuh Tambahan 30 Nakes untuk Penanganan Covid-19
MENTOK, iNews.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sejiran Setason, Bangka Barat, membutuhkan 30 tenaga kesehatan (nakes) untuk menangani pasien Covid-19 di ruang isolasi. Sejauh ini rumah sakit sudah melakukan rekrutmen namun harus melakukan perpanjangan karena belum mendapatkan jumlah yang ideal.
“Minimal kita bisa dapat 20 orang sudah akan sangat membantu,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Sejiran Setason, Rudi Faizul Badri, Senin (2/8/2021).
Bangun Generator Oksigen di RSUD Cilacap, Pemkab Akan Gandeng Sejumlah Pihak
CILACAP – Guna mengatasi masalah ketersediaan oksigen, Pemkab Cilacap berencana membuat Generator Oksigen di RSUD Cilacap.
Hal itu diutarakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dian Setyabudi saat mengikuti Pendampingan Penyusunan Action Plan Program Pengendalian Covid-19 Daerah secara virtual, Jumat (30/7). Menurutnya generator itu, akan dibangun di RSUD Cilacap.
Ia mengatakan, selain upaya pembangunan oksigen generator, upaya mengatasi masalah ketersediaan oksigen juga dilakukan dengan menggandeng beberapa pihak.
Turun Signifikan, Kini BOR Pasien Covid-19 RSUD Kabupaten Bekasi Capai 62%
Bekasi – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi telah berkurang signifikan. Dari 116 tempat tidur yang disediakan, kini hanya terisi 74 pasien atau bed occupancy rate (BOR) saat ini sekitar 62%.
“Pasien rawat inap kasus Covid-19 sudah menurun signifikan. Saat ini, terdata ada 74 pasien Covid-19,” kata Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi, Sumarti, Senin (2/8/2021).
Jaspel Nakes RSUD Ryacudu Lampura Belum Dibayarkan Hingga 10 Bulan
Lampung Utara – Jasa Pelayanan (Jaspel) Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Mayjend. Ryacudu Lampung Utara (Lampura) sudah 10 bulan belum dibayarkan.
“Sudah ganti tiga Direktur RSUD Ryacudu mas, belum juga ada titik terang sementara kebutuhan hidup sehari-hari kami juga sulit dan pelayanan diminta terus maksimal,” jelas salah satu bidan RSUD Ryacudu yang enggan disebutkan namanya.
Edisi Minggu ke 30: Selasa 03 Agustus 2021
|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 03 Agustus 2021 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut: Reportase Pertemuan Pelatihan Metodologi Workload Indicators of Staffing Need (WISN)
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK – KMK UGM bekerja sama dengan Direktorat Kesehatan Kerja dan Olah Raga (Kesjaor), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan WHO Indonesia tengah melakukan kajian terhadap indikator beban kerja kebutuhan nakes dan lingkungan kerja yang aman di faskes penyedia layanan COVID-19. Adapun penilaian beban kerja tersebut menggunakan metode dari WHO yaitu: Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Reportase Hari 1 Reportase Hari 3 Menggunakan Sistem Triase yang Dimodifikasi untuk Meningkatkan Efektivitas Emergency Unit: Implementasi Lean yang Berhasil
Sebagian besar unit gawat darurat di rumah sakit pedesaan mempraktikkan sistem triase tingkat tunggal. Peneliti mengusulkan penambahan triase sekunder, sistem triase 2 tingkat yang dapat meningkatkan kemanjuran departemen. Ini adalah studi pra – pasca – intervensi pusat tunggal yang dilakukan di departemen distrik darurat. Pemantauan Pasien Jarak Jauh dan Kenyamanan Optimal Pasien
Pemantauan Pasien Jarak Jauh (Remote Patient Monitoring – RPM) dapat mengurangi kunjungan dan lama rawat di rumah sakit, meningkatkan retensi, dan kepatuhan pasien untuk mengikuti jadwal. COVID-19 berdampak pada peningkatan permintaan pemantauan pasien jarak jauh.
Podcast Hospital Management Talk Episode 2 Sesi#2 “Keterlambatan Klaim di tengah Lonjakan Kasus COVID-19, Bagaimana Kondisi Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit saat ini?” Podcast episode ini menggali masalah terkait isu keterlambatan klaim layanan kesehatan (COVID-19) yang mengakibatkan beberapa rumah sakit mengalami krisis keuangan di tengah lonjakan kasus COVID-19. Reportase Regulasi yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen beserta Impementasinya
Telah dilaksanakan diskusi online dengan tema “Regulasi Yang Mendukung Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen Beserta Implementasinya”. Pembicara pada acara ini adalah dr. Guntur Surya Alam, Sp.B, Sp.BA, MPH, FICS, FAACT (Peneliti Kebutuhan Dokter Spesialis dan Insentif Residen) dan Dr. dr. Trimartani, Sp.THT-KL(K), MARS Universiti Kebangsaan Malaysia bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada dan Prince of Songkla University menyelenggarakan The 15th Virtual Post Graduate Forum on Health Systems and Policies dengan topik “Covid-19 Pandemic: The Health System and Policy Respon” Forum akan digelar selama dua hari pada Selasa – Rabu, 27 – 28 Juli 2021 |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Mengukur Mutu Pelayanan RS pada Masa Pandemi COVID-19 |
|
Reportase Webinar Sosialisasi KMK Nomor HK.01.07-MENKES-4829-2021 tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan Melalui Telemedicine Masa Pandemi COVID-19 pada Rumah Sakit |
|
|
Komplikasi di Rumah Sakit terkait COVID-19 | ||
Menggunakan Sistem Triase yang Dimodifikasi untuk Meningkatkan Efektivitas Emergency Unit: Implementasi Lean yang Berhasil

Sebagian besar unit gawat darurat di rumah sakit pedesaan mempraktikkan sistem triase tingkat tunggal. Peneliti mengusulkan penambahan triase sekunder, sistem triase 2 tingkat yang dapat meningkatkan kemanjuran departemen. Ini adalah studi pra – pasca – intervensi pusat tunggal yang dilakukan di departemen distrik darurat.














