|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 12 Oktober 2021 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut: Analisis Bauran Pemasaran di Rumah Sakit
Bauran pemasaran merupakan salah satu strategi pemasaran untuk menyampaikan informasi secara luas, memperkenalkan produk dan jasa. Bauran pemasaran yang umum digunakan oleh rumah sakit di Indonesia adalah 7P, yaitu: produk, harga, tempat, promosi, orang, bukti fisik, dan proses. Mendefinisikan Lingkungan Kerja yang Positif Bagi Profesional Kesehatan Rumah Sakit: Sebuah Studi Delphi
Lingkungan kerja profesional kesehatan penting untuk perawatan pasien yang baik dan mendapat perhatian yang meningkat dalam penelitian ilmiah. Pemahaman yang jelas dan tidak ambigu tentang lingkungan kerja yang positif, seperti yang dirasakan oleh para profesional kesehatan, sangat penting untuk mendapatkan wawasan objektif yang sistematis ke dalam lingkungan kerja. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Tantangan dan Masalah Tentang Pengorganisasian Rumah Sakit untuk Menanggapi Pandemi COVID-19 | ||
Analisis Bauran Pemasaran di Rumah Sakit

Bauran pemasaran merupakan salah satu strategi pemasaran untuk menyampaikan informasi secara luas, memperkenalkan produk dan jasa. Bauran pemasaran yang umum digunakan oleh rumah sakit di Indonesia adalah 7P, yaitu: produk, harga, tempat, promosi, orang, bukti fisik, dan proses.
RSUD Dr Iskak Jelaskan Penyebab Lamanya Waktu Menebus Resep Obat di Instalasi Farmasi
TULUNGAGUNG lll Tempat duduk di ruang tunggu pelayanan Instalasi Farmasi Ruang Rawat Jalan RSUD dr. Iskak tak pernah sepi dari pengunjung. Terutama pada jam-jam layanan di hari kerja. Senin sampai Jumat.
Pasien atau keluarganya, akan segera memadati deretan kursi tunggu yang berjajar di depan loket instalasi Farmasi mulai pukul 08.00 WIB hingga tengah hari.
Seperti terlihat siang itu, pengunjung sedang menebus resep obat setelah menjalani pemeriksaan di poliklinik.
Kasus Covid-19 Turun, RSUD Mandau Bengkalis Hanya Rawat 2 Pasien Positif
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau, Kabupaten Bengkalis saat ini hanya merawat dua orang pasien positif covid-19. Hal tersebut lantaran menurunnya angka penyebaran wabah tersebut.
Direktur RSUD Mandau dr Chairiah melalui kepala bidang pelayanan, drg Armen Sosialisa Sihotang menjelaskan bahwa saat ini, RSUD Mandau belum ada mendapat pasien tambahan yang terpapar covid-19.
RSUD Blambangan Miliki Lab Patologi Anatomi
BANYUWANGI – Fasilitas penunjang pelayanan di RSUD Blambangan memang tidak perlu diragukan lagi, karena RSUD Blambangan selain memiliki laboratorium klinik, juga memiliki Laboratorium Patologi Anatomi.
Layanan Laboratorium Patologi Anatomi merupakan Instalasi yang memberikan pelayanan diagnostik atau penunjang untuk menegakkan diagnosis pasti suatu penyakit terutama di bidang penyakit kanker atau tumor ganas.
Manajemen RSUD dr Harjono Ponorogo Minta Warga Tak Takut Berobat
PONOROGO – Untuk masyarakat Kabupaten Ponorogo tak usah takut lagi untuk berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr Harjono Ponorogo. Pasalnya di sana fasilitas dan tenaga kesehatannya sudah profesional.
Saat ini masih tersedia puluhan ruangan untuk merawat warga menderita penyakit non Covid-19, begitu pula tenaga kesehatan pihak RSUD dr Harjono Ponorogo sejak awal telah membedakan tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19 dan khusus penderita penyakit non Covid-19.
RSUD Dumai Berlakukan Tarif Khusus Parkir, Ini Rinciannya
DUMAI – Berdasarkan Perda nomor 7 tahun 2014 tentang retribusi tempat khusus parkir, RSUD Kota Dumai sejak 1 Oktober 2021 lalu juga ikut memberlakukan tarif parkir bagi karyawan dan stafnya.
Menurut Paisal, Wali Kota Dumai, jika tarif parkir tersebut sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan sebelumnya hal ini sudah disosialisasikan oleh pihak RSUD maupun pengelola parkir.
Dari pendapatan parkir tersebut, Paisal berharap RSUD bisa meningkatkan pelayanan lebih optimal lagi kepada masyarakat.
RSUD dHAAN Tanbu gelar Fit & Proper Test calon Karu atau Kains
Batulicin – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Andi Abdurrahman Noor (dHAAN) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) gelar Fit dan Proper Test calon Kepala Ruangan (Karu) dan Kepala Instalasi (Kains).
Acara dilaksanakan di Aula RSUD dHAAN Tanbu dipandu langsung oleh dr. Emma Heriyantie, MM selaku Kasi Bina Mutu Pelayanan RS setempat dan 4 Kepala Bidang lainnya sebagai tim penilai pada agenda tersebut.
Edisi Minggu ke 39: Selasa 5 Oktober 2021
|
Salam jumpa Bapak/Ibu pemerhati Manajemen Rumah Sakit, Edisi Minggu ini Selasa, 05 Oktober 2021 kami sajikan beberapa Artikel / Jurnal / Berita dan Agenda sebagai berikut: Mendefinisikan Lingkungan Kerja yang Positif Bagi Profesional Kesehatan Rumah Sakit: Sebuah Studi Delphi
Lingkungan kerja profesional kesehatan penting untuk perawatan pasien yang baik dan mendapat perhatian yang meningkat dalam penelitian ilmiah. Pemahaman yang jelas dan tidak ambigu tentang lingkungan kerja yang positif, seperti yang dirasakan oleh para profesional kesehatan, sangat penting untuk mendapatkan wawasan objektif yang sistematis ke dalam lingkungan kerja. Tantangan dan Masalah Tentang Pengorganisasian Rumah Sakit untuk Menanggapi Pandemi COVID-19
Penjabaran respon rumah sakit tentunya terintegrasi di tingkat the Assistance Publique–Hôpitaux de Paris (AP-HP) maupun di tingkat regional, nasional dan internasional. Dukungan staf manajemen rumah sakit dan AP-HP diperlukan untuk mengawasi komunikasi dengan banyak aktor, terutama pengambil keputusan administratif dan politik tingkat tinggi. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Lonjakan Kasus COVID-19: Tak Dinanti Tapi Harus Diantisipasi RS | ||
Mendefinisikan Lingkungan Kerja yang Positif Bagi Profesional Kesehatan Rumah Sakit: Sebuah Studi Delphi

Lingkungan kerja profesional kesehatan penting untuk perawatan pasien yang baik dan mendapat perhatian yang meningkat dalam penelitian ilmiah.
Pemahaman yang jelas dan tidak ambigu tentang lingkungan kerja yang positif, seperti yang dirasakan oleh para profesional kesehatan, sangat penting untuk mendapatkan wawasan objektif yang sistematis ke dalam lingkungan kerja.









