Gorontalo Utara (ANTARA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, meningkatkan pelayanan publik melalui inovasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kami melakukan inovasi di bidang SDM, dengan memotivasi kinerja para tenaga kesehatan khususnya perawat ruangan agar mereka terus termotivasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya pasien rawat inap,” kata Kepala Ruangan Rawat Inap Bedah, Neuro (Saraf) dan Mata (Benema) RSUD dr Zainal Umar Sidiki Ns Fertien Nansyah Rauf SKep MKM di Gorontalo, Jumat.
Pihaknya menggelar halal BI halal jelang bulan suci Ramadhan tahun ini, sekaligus memberikan penghargaan kepada para perawat di ruang Benema tersebut.
Fertien mengatakan empat penghargaan yang diberikan berdasarkan kategori, yaitu perawat terbaik berdasarkan penilaian kerja, ketelitian dan kepatuhan pada standar keselamatan pasien. Perawat bedah berkarya megabdi, melayani sampai rumah demi kemajuan profesi.
Perawat bedah inovatif dengan teknik instrumen perawatan luka bedah baru (modern), serta perawat favorit ruang rawat inap Benema.
“Kami meyakini inovasi ini dapat memotivasi seluruh perawat di rumah sakit ini, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Fertien.
Direktur RSUD dr Zainal Umar Sidiki dr Mohammad Ardiansyah MKes mengapresiasi inovasi kepala ruangan rawat inap Benema.
“Kinerja yang baik, tentu mencitrakan pelayanan terbaik di rumah sakit ini. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi inovasi pemberian penghargaan bagi perawat di ruangan ini. Ke depan, kita lebih memperluas inovasi yang akan memotivasi kinerja seluruh pegawai yang ada,” kata Ardiansyah.
Ia mengatakan tahun ini semua layanan di rumah sakit tersebut berbasis kompetensi.
Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh pegawai yang ada untuk terus meningkatkan kompetensi, keahlian dan kemampuan yang dimiliki.
“Lakukan inovasi terbaik, meski harus menggunakan biaya sendiri. Sebab itu adalah bagian dari kompetensi,” katanya.
Ia optimistis inovasi akan dapat meningkatkan kompetensi seluruh pegawai secara terus menerus. Dampaknya tentu pada pelayanan terbaik yang akan dinikmati masyarakat.
Ke depan, diharapkan ruang rawat inap bisa mempertahankan penghargaan yang diberikan, dengan kategori yang lebih banyak lagi.
Ardiansyah juga mengapresiasi kegiatan halal BI halal yang digelar.
“Halal BI halal diharapkan lebih memperkuat kekompakan dan menghindarkan dari kesalahpahaman di lingkungan kerja. Jangan saling iri dan dengki. Bekerja lah dengan baik, kompak dan saling memotivasi,” katanya pula.
Kegiatan yang digelar di lobi ruang Benema tersebut, dihadiri para kepala bidang di RSUD ZUS dan jajaran manajemen, dokter spesialis saraf dan para dokter internsip serta seluruh perawat di ruang rawat inap tersebut.
Sumber: gorontalo.antaranews.com







