|
Dear Pengunjung website,
REMUNERASI DI ERA JKN HEALTH ECONOMICS REVIEW Kebanyakan negara maju telah menerapkan sistem pembayaran prospective, dimana Indonesia baru mulai 1-2 tahun belakangan ini dengan diterapkannya JKN. Komponen esensial dari sistem ini adalah pengklasifikasian yang dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien akan sumber daya, untuk mengatasi masalah kesehatannya. Artikel ini membahas tentang bagaimana evolusi dan struktur Healthcare Resource Groups (HRGs, varian dari DRGs di Inggris), dan bagaimana cara penghitungan biayanya untuk alokasi pasien pada HRGs, bagaimana pembayaran dilakukan dan bagaimana evolusi kebijakan untuk memberi insentif pada upaya peningkatan mutu, serta bagaimana pembayaran proypentif diterapkan di luar setting RS. Dengan membaca artikel ini, diharapkan ada pemahaman baru terhadap penerapan JKN di Indonesia, yang dapat menginspirasi untuk mencari solusi terbaik. |
|||
| Website ini akan update setiap Selasa pagi. Nantikan Informasi terbaru setiap minggunya. | |||
|
+ Arsip Pengantar Minggu Lalu |
|||
|
|
Kongres Internasional ke-11 Gizi dan Ekonomi Kesehatan | ||
29 Jul2015
Edisi Minggu ini: 28 Juli – 3 Agustus 2015
Subscribe
Login
0 Comments

Tanggal 1-10 Agustus merupakan Pekan ASI se-Dunia. Komunitas kesehatan di Indonesia tidak boleh lelah dalam mengkampanyekan ASI ekslusif sebagai bagian dari upaya untuk menurunkan angka kematian bayi, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kecerdasan anak. Untuk mendukung upaya ini, setiap instansi – tidak terkecuali rumah sakit – harus menyediakan ruang maternity, yang dapat digunakan oleh pengunjung maupun staf RS untuk menyusui bayinya atau sekedar memerah ASI. Tanpa adanya fasilitas ini, ASI eksklusif hanya akan menjadi slogan dan setiap individu ibu dibiarkan mencari solusinya masing-masing agar dapat tetap menyusui bayinya. Karena ASI adalah hak bayi, maka ruang maternity adalah hak ibu menyusui. RS memiliki peran penting dalam menyukseskan hal ini, selain dari sekedar menyediakan pojok konsultasi laktasi bagi pasien. Sudahkah RS Anda memiliki ruang khusus maternity?
Topik remunerasi masih hangat dibahas. Walaupun JKN sudah berlangsung lebih dari 16 bulan, remunerasi di rumah sakit masih menjadi bahan diskusi. Bahkan pada tataran konsep, pengembangan sistem remunerasi di rumah sakit masih belum mendapatkan landasan yang kuat. Literatur untuk bahan bacaan sistem remunerasi di rumah sakit tidak semakin berkembang, oleh karena isu ini sudah mulai selesai dibahas di tingkat dunia. Jika kita membuka data base Science-Direct, dan mencari kata kunci “physician payment”, maka hanya ditemukan 1 artikel yang dipublikasikan tahun 2015, 2 artikel (2014), dan sisanya dipublikasikan tahun-tahun sebelumnya. Jika kita menggunakan kata kunci “hospital remuneration”, maka hasilnya lebih sedikit daripada kata kunci “physician payment”. Ini menunjukkan bahwa diskusi remunerasi sudah mulai berkurang intensitasnya. Bagaimana dengan kita? Silakan ikuti diskusinya
Katja Grašič, Anne R. Mason and Andrew Street






