Ambon, Tribun-Maluku.com : Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Haulussy Ambon menyiapkan fasilitas penunjang pelaksanaan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Sejak sistem ini diberlakukan tanggal 1 Januari 2014, kami berupaya menyiapkan fasilitas penunjang program serta meningkatkan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat, kata Wakil Direktur RSUD Dr. Haulussy Ambon Ita Sabrina, di Ambon, Kamis (20/2).
Menurut dia, fasilitas penunjang yang disiapkan berupa ruang pendaftaran pasien dengan loket khusus program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.
“Kami juga membenahi ruang perawatan pasien kelas VIP, paviliun bahkan ruang operasi dan fasilitas penunjang lainnya, ” katanya.
Ita Sabrina mengatakan, perubahan sistem membuat pihaknya berupaya maksimal dalam melayani masyarakat walaupun masih terkendala dari segi administrasi.
“Prinsipnya sistem ini tidak berbeda dari program semula yakni Jamsostek, Askes dan Jamkesmas, tetapi yang harus diperhatikan adalah pengurusan administrasi serta formula obat berdasarkan JKN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta BPJS yang berobat di RSUD Haulussy juga tidak mengalami kendala kerena sebelumnya telah memperoleh sosialisasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon maupun BPJS kesehatan.
“Kami bersyukur karena walaupun sistem ini baru tetapi masyarakat dan SDM kami tidak mengalami kendala, sementara untuk kepesertaan baru maupun pengalihan kami berkoordinasi dengan baik dengan pihak BPJS,” tandasnya.
Ita Sabrina menambahkan sistem JKN, masyarakat yang terdaftar dalam Jamkesmas dan Jamkesda akan dilayani di kelas tiga sementara peserta BPJS yang semula Jamsostek dan Askes akan disesuaikan golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pasien BPJS, tambahnya yang akan menggunakan fasilitas paviliun di RS, cukup membayar selisih dari golongan PNS sehingga seluruhnya dapat menikmati fasilitas yang tersedia di RS.
“Sementara obat yang akan diberikan juga akan menggunakan formula JKN. Kami berharap seluruh pasien tidak mengeluarkan uang saat berobat di RS,” tandasnya. (ant/tm)
Sumber: tribun-maluku.com

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendatangkan alat kesehatan canggih berupa CT-Scan seharga Rp12,5 miliar untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat terutama penderita kanker.
SLEMAN (KRjogja.com) – Memasuki Milad ke 91 RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta bertekad menjadi rumah sakit pendidikan. Saat ini tengah mepersiapkan diri, target terdekat menjadi rumah sakit dengan akreditasi B pada tahun 2014. Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional RS PKU Muhammadiyah YOgyakarta Unit II Gamping Sleman dr Ahmad Faisol SpRad MKes di rumah sakit tersebut Selasa (19/2/2014). Hari itu PKU Muhammadiyah Yogyakarta menyelengarakan pemasangan alat kontrasepsi IUD dan implan cuma-cuma untuk 100 orang sebagai bagian dari kegiatan milad (ulang taun).
JAKARTA – Organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak di bidang medis, Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C), kembali memberangkatkan tim kemanusiaan dalam sebuah misi kajian perlengkapan (Equipment Assessment) ke Jalur Gaza, Palestina, Senin (17/2).
SUMEDANG, (PRLM).- RSUD Sumedang akan melakukan ujicoba menerapkan 5 hari kerja untuk pelayanan rawat jalan, dari Senin hingga Jumat. Ujicoba tersebut mulai 3 hingga 31 Maret. Saat ini, pelayanan rawat jalan di RSUD Sumedang dilakukan 6 hari dari Senin hingga Sabtu.
Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) – Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie akan berkunjung ke Gorontalo, 28 Februari hingga 2 Maret 2014, untuk meninjau langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Gorontalo.
TRIBUNNEWS.COM





