Gorontalo (ANTARA) – Layanan poliklinik Jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Hasri Ainun Habibie, Provinsi Gorontalo, terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari sisi fasilitas dan kualitas pelayanan kepada pasien.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr Diera Gabriella Darda, SpJP di Gorontalo, Kamis, mengatakan layanan yang tersedia kini semakin memadai dan mampu menunjang kebutuhan diagnosis pasien secara menyeluruh.
Peningkatan ini juga didukung dengan ketersediaan berbagai alat pemeriksaan jantung yang semakin lengkap di rumah sakit tersebut.
“Pasien yang datang akan kami lakukan anamnesis terlebih dahulu untuk mengetahui keluhan yang dirasakan serta riwayat penyakit, sebagai langkah awal sebelum menentukan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan,” katanya.
Ia mengatakan setelah melalui wawancara medis, pasien akan menjalani pemeriksaan fisik untuk menilai kondisi awal secara langsung oleh dokter. Pemeriksaan ini membantu dokter mendapatkan gambaran awal kondisi jantung pasien secara lebih objektif.
Selanjutnya, pasien akan diarahkan menjalani pemeriksaan penunjang seperti elektrokardiogram (EKG) sebagai tahap awal evaluasi jantung. Hasil EKG menjadi dasar untuk menentukan apakah pasien memerlukan pemeriksaan lanjutan.
“Jika diperlukan, kami juga melakukan pemeriksaan lanjutan seperti ekokardiografi dan treadmill test untuk melihat fungsi jantung lebih detail serta membantu menilai struktur dan kinerja jantung secara lebih menyeluruh,” katanya.
Diera juga menjelaskan kelengkapan alat tersebut sangat membantu dokter dalam menegakkan diagnosis secara lebih akurat dan cepat. Dengan demikian, proses penanganan pasien dapat dilakukan lebih tepat sasaran sesuai kondisi masing-masing.
“Seluruh pemeriksaan dasar hingga lanjutan kini sudah dapat dilakukan di rumah sakit tersebut tanpa kendala. Hal ini membuat pasien tidak perlu lagi dirujuk ke fasilitas lain untuk pemeriksaan jantung dasar maupun lanjutan,” katanya.
Ia berharap dengan fasilitas yang tersedia, pasien dapat memperoleh penanganan optimal dan lebih efisien tanpa harus dirujuk ke fasilitas lain.
Ke depan, ia juga berharap layanan dapat terus dikembangkan hingga tersedia tindakan jantung seperti kateterisasi.
Sumber: gorontalo.antaranews.com







