PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kualitas pelayanan kesehatan di Benuo Taka dipastikan akan mengalami peningkatan fasilitas.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) dijadwalkan segera menerima bantuan alat kesehatan (alkes) mutakhir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.
Direktur RSUD RAPB PPU, dr Lukasiwan Eddy Saputro, mengonfirmasi bahwa dua perangkat medis kelas berat yang akan hadir adalah unit Computed Tomography (CT) Scan dan Catheterization Laboratory (Cathlab).
Kehadiran kedua alat ini menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya peningkatan fasilitas medis di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut. Proses pengadaan alkes ini telah memasuki tahap akhir.
Menurut Lukas, jika tidak terdapat kendala teknis, perangkat tersebut akan mulai mengisi ruang-ruang pelayanan RSUD RAPB pada kuartal kedua tahun 2026.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, bantuan peralatan CT Scan dan Cathlab ini akan didistribusikan ke PPU pada bulan Mei, atau paling lambat pada bulan Juni mendatang,” katanya, Selasa 7 April 2026.
Langkah modernisasi ini bukan tanpa alasan. Pengajuan bantuan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU sejak 2025.
Tujuan utamanya adalah untuk memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah, terutama untuk penyakit-penyakit kritis seperti gangguan kardiovaskular.
Dengan adanya Cathlab, RSUD RAPB nantinya akan memiliki kemampuan untuk melakukan intervensi medis tingkat tinggi, seperti pemasangan ring jantung (stent), kateterisasi jantung untuk mendeteksi penyumbatan pembuluh darah, dan peningkatan rasio keselamatan bagi pasien serangan jantung darurat.
“Alat CT Scan dan Cathlab ini telah kami usulkan tahun lalu. Bersyukur, Kemenkes menyetujui usulan tersebut dan telah memasukkannya ke dalam mata anggaran tahun 2026,” tambah Lukas.
Selain memprioritaskan penanganan jantung dan diagnostik pemindaian, Pemkab PPU juga tengah berupaya memperbarui seluruh ekosistem perawatan di rumah sakit.
Ia bilang, pihaknya juga mengusulkan paket bantuan alkes lainnya guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pasien secara menyeluruh.
Beberapa usulan tambahan yang sedang diproses oleh Kemenkes meliputi ventilator alat bantu pernapasan untuk pasien di ruang ICU, bedside monitor yakni perangkat pemantau tanda vital pasien secara real-time, serta fasilitas tempat tidur standar medis terbaru untuk ruang rawat inap.
Meskipun banyak alat yang dibutuhkan, dr. Lukas menekankan bahwa CT Scan dan Cathlab adalah prioritas yang tidak bisa ditunda lagi.
Hal ini dikarenakan tingginya kebutuhan masyarakat akan diagnosa yang cepat dan akurat serta penanganan penyakit jantung yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Balikpapan atau Samarinda.
“Kebutuhan yang paling mendesak atau urgen saat ini memang CT Scan dan Cathlab. Dengan dukungan penuh dari Kemenkes, kami optimistis wajah pelayanan kesehatan di PPU akan jauh lebih modern dan mampu melayani warga dengan lebih maksimal,” pungkas Lukas.
Sumber: nomorsatukaltim.disway.id







