PONTIANAK POST – Pemerintah Kota Singkawang memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan Gedung Cytotoxic Jantung dan Pembuluh Darah serta Gedung Cathlab di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, stroke, dan urologi.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan pengadaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan mutu layanan kesehatan daerah. Peralatan medis yang tersedia memiliki nilai investasi lebih dari Rp10 miliar dan merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Peralatan yang tersedia sudah memadai dan bernilai lebih dari Rp10 miliar. Ini merupakan dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Singkawang,” katanya saat meresmikan gedung tersebut.
Menurutnya, pemkot bersama manajemen rumah sakit telah menyiapkan seluruh sarana pendukung agar layanan dapat segera dioperasionalkan, mulai dari kesiapan gedung, instalasi listrik, sistem pendingin, hingga tenaga medis.
Seluruh persyaratan teknis disebut telah dipenuhi dan saat ini tinggal menunggu proses perizinan operasional. Kesiapan sumber daya manusia menjadi perhatian utama, mengingat layanan cathlab dan terapi cytotoxic membutuhkan kompetensi khusus.
“Dokter-dokter telah mengikuti pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri. SDM sudah dipersiapkan untuk mendukung layanan ini,” kata Tjhai Chui Mie.
Sementara, Direktur RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang, Alexander, mengatakan bahwa bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan difokuskan pada penyakit prioritas nasional. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan mampu menekan angka rujukan pasien ke luar daerah.
“Kami sudah melengkapi kebutuhan dokter dan tenaga medis. Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh karena layanan sudah tersedia di Singkawang,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses perizinan menjadi syarat agar layanan dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan. Pihak rumah sakit telah berkoordinasi agar pelayanan di gedung baru tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat secara optimal.(*)
Sumber: pontianakpost.jawapos.com







