Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto mengembangkan pelayanan berbasis online untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan. Setelah meluncurkan pelayanan pendaftaran online melalui aplikasi berbasis android, RSUD Margono melengkapi aplikasi tersebut dengan kemudahan lainnya.
Sebelumnya, manajemen menemukan permasalahan di antaranya, komitmen dokter spesialis untuk datang tepat waktu pada pukul 08.00 yang rendah, tingginya keluhan pasien rawat jalan, serta pasien kronis dengan jarak tempuh lebih dari 60 kilometer. Kemudian, lamanya waktu tunggu pemeriksaan pasien hingga lebih dari dua jam, serta, antara sistem layanan antrean dan rekam medik elektronik yang masih terpisah.
Pelayanan berbasis online itu bernama TeLe ApIK atau Teyeng NdeLeng (dapat melihat) Antrean Pendaftaran dan Poliklinik. Melalui program itu, masyarakat yang telah mendaftar secara online untuk berobat di poliklinik RSUD Margono Soekarjo bisa memperkirakan jam berapa pasien tersebut akan mendapat pelayanan.
Plt Direktur RSMS Yunita Dyah Suminar menuturkan, lama waktu tunggu pelayanan dokter menjadi permasalahan hampir di seluruh rumah sakit, khususnya rumah sakit milik pemerintah. Sebab, pasien harus menunggu berjam-jam untuk berkonsultasi atau mendapatkan pelayanan dokter.
“Melalui program ini, masyarakat yang telah mendaftar secara online untuk berobat di poliklinik RSUD Margono Soekarjo bisa memperkirakan jam berapa pasien tersebut akan mendapat pelayanan. Sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama di RS, tanpa merasa khawatir nomor panggilannya terlewati,” kata Yunita, Selasa (15/10/2019).
Disebutkan, program yang bisa diakses melalui situs rsmargono.jatengprov.go.id/tele_apik maupun aplikasi ‘RSMS Online’ di android ini, diberikan mengingat jumlah pasien rawat jalan yang cukup banyak. “Dalam sehari, ada sekitar 900-1.000 pasien yang datang melakukan rawat jalan di RS Margono. Mereka melakukan pemeriksaan di 19 klinik,” katanya.
Sumber: tutwuri.id







