Saturday, Nov 22, 2014
Login

Lahan Parkir RS Elisabeth Akan Diperluas

SEMARANG – Keterbatasan ruang parkir di Rumah Sakit St Elisabeth akan ditangani dengan membangun gedung parkir berlantai dua sampai tiga. Kebutuhan parkir bagi masyarakat yang berinteraksi dengan pihak rumah sakit sangat mendesak.

Aspirasi tersebut diungkapkan salah satu masyarakat yang hadir dalam pertemuan antara relasi dan pengguna RS St Elisabeth di Hotel Grasia, Selasa (18/2).

Direktur Utama RS St Elisabeth, E Nindyawan mengatakan, lahan parkir diakuinya terbatas, baik untuk sepeda motor maupun mobil. Di saat tertentu ruangan penuh atau berdesak-desakan yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

”Sudah kami pikirkan untuk memperluas lahan parkir dengan membangun gedung khusus. Ini juga direncanakan membangun tempat persinggahan yang dapat disewa oleh keluarga pasien.

Mungkin tahun ini atau tahun depan ada realisasi,” jelasnya. Terkait pelayanan rumah sakit, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Pungky Samhasto diminta ditingkatkan dari sisi sumber daya manusia. Elemen fasilitas kesehatan yang telah dimiliki, kata Pungky, dinilai mencukupi. Tetapi sumber daya yang kurang cakap akan membuat pelayanan terkendala.

”Penghargaan sudah banyak dicapai. Semoga diimbangi dengan dengan sumber daya manusia,” paparnya, usai membacakan sambutan Guberbur Jawa Tengah.

Pelayanan Rumah

Salah satu mantan pasien yang telah berinteraksi dengan rumah sakit itu sejak 1966, Yuli mengatakan, pelayanan di rumah atau home caretelah dirasakan sesuai dengan harapan. Namun ada peralatan medis dan dokter khusus yang dibutuhkan tetapi tidak ada.

Nindyawan mengatakan, ada regulasi yang membatasi rumah sakitnya dalam menyediakan pelayanan, seperti nefrologi yang hanya di rumah sakit pendidikan.

”Kami bagian kecil dari fasilitas kesehatan berusaha menyediakan kebutuhan masyarakat, terutama di saat sistem BPJS sekarang ini,” paparnya. Jumlah tempat tidur yang digunakan untuk BPJS telah melebihi kuota yang ditetapkan yakni 20%. Sebanyak 59 tempat tidur dari 355 unit diperuntukkan bagi pasien BPJS. (H74-75)

Sumber: suaramerdeka.com


Leave a Reply


4 + = 6